Arenabetting – Derby della Madonnina selalu penuh drama, dan kali ini Inter Milan harus pulang dengan rasa kecewa. Nerazzurri dipaksa mengakui keunggulan AC Milan setelah kalah tipis 0-1 di San Siro. Gol tunggal dari Pervis Estupiñán cukup untuk membuat Rossoneri berpesta di laga panas tersebut.
Meski hasilnya pahit, kiper Inter Yann Sommer mencoba melihat pertandingan ini dengan kepala dingin. Ia memberikan evaluasi jujur soal performa timnya dan mengakui ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.
Inter Kurang Kreatif Saat Menyerang
Menurut Sommer, salah satu masalah utama Inter dalam derby tersebut adalah kurangnya kreativitas saat menguasai bola. Timnya memang lebih aktif menekan di babak kedua, tapi tetap kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya.
Ia menilai Inter terlalu jarang menghasilkan situasi yang bisa mengancam gawang Milan secara serius. Padahal, dalam pertandingan sebesar derby, satu peluang saja bisa mengubah jalannya laga.
Sommer juga menyebut bahwa Inter sebenarnya sempat memiliki beberapa kesempatan untuk mencetak gol penyama kedudukan. Sayangnya, penyelesaian akhir tidak berjalan seperti yang diharapkan.
Bagi sang kiper, masalah finishing menjadi salah satu faktor terbesar yang membuat Inter gagal mencuri poin.
Gol Milan Jadi Momen Penentu
Gol Estupiñán yang tercipta di babak pertama memang menjadi titik balik pertandingan. Setelah itu, Inter berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan.
Namun Milan tampil cukup disiplin dalam bertahan dan berhasil menutup ruang bagi para pemain Inter. Setiap serangan yang dibangun Nerazzurri kerap mentok sebelum benar-benar membahayakan gawang lawan.
Sommer sendiri mengaku perlu melihat ulang proses gol tersebut. Ia merasa gol itu sangat menyakitkan karena datang di momen yang sulit bagi timnya untuk langsung merespons.
Meski begitu, ia tetap mengakui bahwa Inter seharusnya bisa mencetak gol balasan jika lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Tetap Tenang Hadapi Sisa Musim
Walau kalah di derby, Sommer menegaskan bahwa satu hasil buruk tidak akan menentukan perjalanan musim Inter.
Ia mengingatkan bahwa timnya masih berada di posisi teratas klasemen Serie A dengan keunggulan tujuh poin. Artinya, Inter tetap memiliki situasi yang cukup nyaman dalam persaingan gelar.
Sommer juga meminta rekan-rekannya untuk tetap fokus dan tidak larut dalam kekecewaan. Menurutnya, yang terpenting sekarang adalah segera mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya.
Absennya Pemain Penting Berpengaruh
Dalam pertandingan tersebut, Inter juga tidak tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain penting absen atau tidak dalam kondisi terbaik.
Lautaro Martínez tidak bisa dimainkan, sementara Marcus Thuram hanya duduk di bangku cadangan karena sedang kurang fit.
Sommer mengakui situasi itu tentu memberi dampak pada performa tim. Namun ia menegaskan bahwa Inter tidak boleh menjadikannya sebagai alasan.
Menurutnya, Inter memiliki skuad yang cukup dalam dengan banyak pemain berkualitas. Kini fokus mereka adalah menatap laga berikutnya sambil berharap para pemain yang absen bisa segera kembali membantu tim.


