Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Senne Lammens Jadi Tembok Kokoh, MU Selamat dari Tekanan Everton

Berita Bola – Manchester United pantas mengirim ucapan terima kasih untuk Senne Lammens. Tanpa performa gemilang sang kiper, tiga poin di markas Everton mungkin hanya jadi angan-angan. Dalam duel sengit di Hill-Dickinson Stadium, Selasa dini hari WIB, MU dipaksa bekerja ekstra keras sebelum akhirnya menang tipis 1-0.

Gol tunggal Benjamin Sesko di menit ke-72 memang jadi penentu. Namun jika melihat jalannya laga, sorotan utama justru tertuju pada aksi heroik Lammens di bawah mistar.

Everton Menggempur, MU Bertahan

Secara statistik, Everton tampil cukup agresif. Meski kalah dalam penguasaan bola, tuan rumah mampu mencatatkan 12 percobaan dengan empat mengarah tepat ke gawang. Tekanan datang bergelombang, terutama lewat serangan sayap dan situasi bola mati.

Sementara itu, MU hanya menghasilkan 11 tembakan dengan tiga yang benar-benar menguji kiper lawan. Perbedaan intensitas serangan ini membuat lini belakang Setan Merah dipaksa siaga sepanjang pertandingan.

Di momen seperti inilah peran Lammens terasa krusial. Kiper asal Belgia tersebut tercatat melakukan empat penyelamatan penting selama 90 menit. Ia juga empat kali meninju bola dari situasi crossing dan sepak pojok, serta dua kali mengamankan duel udara dengan sempurna.

Momen Krusial yang Menentukan

Salah satu aksi paling menegangkan terjadi saat Everton mendapatkan sepak pojok di babak kedua. Lammens harus berhadapan dengan kerumunan pemain lawan di area kecil. Dalam situasi penuh tekanan, ia disebut tetap tenang dan berhasil menangkap bola dengan lompatan meyakinkan.

Menjelang laga usai, tepatnya di menit ke-93, Lammens kembali jadi penyelamat. Sepakan keras Loanee George hampir saja memupus harapan MU. Namun refleks cepat sang kiper memastikan bola tetap aman dalam genggamannya.

Dari situlah MU akhirnya mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang berbunyi.

Pujian dari Dua Kubu

Manajer interim MU, Michael Carrick, mengisyaratkan bahwa seorang kiper idealnya mampu menghadirkan rasa aman bagi tim. Ia menilai Lammens telah menunjukkan kualitas tersebut, bukan hanya dengan penyelamatan, tetapi juga dengan ketenangan yang menular ke lini belakang.

Catatan performanya pun impresif. Dari 19 laga saat menjadi starter, MU hanya dua kali menelan kekalahan. Statistik itu mempertegas betapa pentingnya kontribusi Lammens musim ini.

Menariknya, pujian juga datang dari kubu lawan. David Moyes mengungkapkan bahwa timnya merasa frustrasi karena berkali-kali digagalkan sang kiper. Ia bahkan menilai Lammens sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

Kemenangan ini memang tercatat atas nama MU, tapi peran Senne Lammens jelas tak tergantikan. Di tengah tekanan hebat dan gempuran tanpa henti, ia berdiri sebagai benteng terakhir yang sulit ditembus. Jika MU terus menjaga konsistensi seperti ini, bukan tak mungkin mereka akan semakin solid di papan atas.