Arenabetting – Real Madrid tampil menggila saat menjamu AS Monaco di lanjutan Liga Champions. Bermain di Santiago Bernabeu, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB, Los Blancos menang telak 6-1. Selain hujan gol, satu momen yang paling bikin heboh justru datang dari selebrasi unik Jude Bellingham.
Madrid Dominan, Gol Datang Silih Berganti
Sejak awal laga, Real Madrid langsung tampil agresif dan menekan pertahanan Monaco tanpa henti. Aliran bola cepat, pergerakan tanpa bola yang rapi, serta finishing yang tajam bikin tim tamu kesulitan keluar dari tekanan.
Salah satu gol Madrid lahir di menit ke-80 lewat aksi Jude Bellingham. Berawal dari umpan terobosan Federico Valverde ke kotak penalti, Bellingham mengontrol bola dengan tenang, melewati kiper, lalu menceploskan bola ke gawang kosong. Gol itu menegaskan dominasi Madrid di laga tersebut.
Kontribusi Bellingham di laga ini bukan cuma soal gol, tapi juga pergerakan dan pressing yang bikin lini tengah Monaco tidak berkembang. Ia terus aktif membuka ruang dan membantu transisi serangan.
Selebrasi Aneh yang Jadi Sindiran Halus
Yang bikin publik terkejut bukan cuma golnya, tapi juga selebrasinya. Biasanya, Bellingham dikenal dengan selebrasi tangan direntangkan lebar. Namun kali ini, ia justru melakukan gestur seperti sedang minum minuman keras, seolah menirukan orang yang sedang mabuk.
Banyak pihak menilai selebrasi itu sebagai respons santai terhadap rumor yang belakangan ramai di media Spanyol. Bellingham disebut-sebut kerap dikaitkan dengan isu kehidupan malam, yang bahkan dianggap memengaruhi performanya di lapangan.
Alih-alih membantah dengan kata-kata serius, Bellingham memilih menjawab dengan humor. Gestur tersebut seolah menjadi sindiran halus bahwa ia tidak mau terlalu pusing memikirkan gosip yang beredar, selama performanya di lapangan tetap berbicara.
Fokus ke Lapangan, Bukan ke Gosip
Selebrasi nyeleneh itu justru memperlihatkan sisi dewasa Bellingham dalam menyikapi tekanan. Ia memilih membiarkan permainan dan kontribusinya menjadi jawaban atas segala spekulasi. Dengan performa solid dan gol yang ia cetak, pesan yang disampaikan pun terasa cukup jelas.
Pendekatan seperti ini menunjukkan mentalitas pemain besar. Di usia yang masih muda, Bellingham sudah terbiasa menghadapi sorotan dan ekspektasi tinggi, apalagi bermain untuk klub sebesar Real Madrid.
Bagi Madrid, kemenangan besar ini jadi sinyal kuat bahwa tim sedang berada di jalur yang tepat di Liga Champions. Sementara bagi Bellingham, laga ini bukan cuma soal mencetak gol, tapi juga tentang menunjukkan karakter dan kepercayaan diri di tengah badai rumor.
Jika performa seperti ini terus berlanjut, selebrasi unik mungkin hanya jadi bumbu kecil dari perjalanan besar Bellingham bersama Los Blancos musim ini.


