Arenabetting – Marcus Rashford akhirnya merasakan manisnya angkat piala bersama Barcelona. Penyerang asal Inggris itu sukses meraih trofi pertamanya bareng Blaugrana setelah ikut membantu kemenangan 3-2 atas Real Madrid di final Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah, 11 Januari lalu. Meski hanya masuk sebagai pemain pengganti, momen ini jelas jadi awal yang manis buat Rashford di petualangan barunya di Spanyol.
Trofi Pertama, Rasanya Selalu Spesial
Buat Rashford, gelar ini punya arti penting. Menurutnya, trofi pertama selalu punya rasa yang beda, apalagi di klub sebesar Barcelona. Ia berharap kemenangan ini bukan jadi yang terakhir, tapi justru awal dari rentetan prestasi lain.
Rashford juga memuji performa tim yang tampil solid di laga final. Meski masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, ia merasa Barca sudah menunjukkan identitas kuat sebagai tim besar yang siap bersaing di banyak kompetisi.
Final El Clasico sendiri berjalan ketat. Barcelona sempat unggul, lalu dikejar Madrid, sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat gol penentu di babak kedua. Atmosfer panas dan tekanan besar justru jadi panggung sempurna buat Rashford merasakan arti laga besar bersama klub barunya.
Kontribusi Nyata di Musim Pertama
Sejauh ini, Rashford bukan sekadar numpang lewat di skuad Barca. Ia sudah tampil 27 kali di semua kompetisi, dengan 17 di antaranya sebagai starter. Bermain di posisi winger kiri, Rashford mencatatkan tujuh gol dan 11 assist, angka yang cukup solid untuk musim debut di liga baru.
Perannya juga penting dalam membuka ruang, menarik bek lawan, dan membantu transisi serangan cepat. Meski tidak selalu mencetak gol, kontribusinya terasa dalam alur permainan tim. Adaptasinya yang relatif cepat jadi nilai plus, apalagi mengingat gaya main La Liga yang cukup berbeda dengan Premier League.
Nyaman, Kompak, dan Penuh Rasa Tim
Rashford mengaku sangat menikmati hidupnya di Barcelona. Menurutnya, suasana tim yang kompak bikin segalanya terasa lebih ringan. Saat tim menang, segalanya terasa lebih mudah, tapi yang bikin dia betah adalah sikap tim saat kondisi sedang nggak ideal.
Ia menilai Barca tetap solid, saling mendukung, dan bertindak sebagai satu kesatuan, bahkan ketika permainan sedang tidak maksimal. Buat Rashford, atmosfer seperti ini bikin dia merasa berada di tempat yang tepat untuk berkembang dan menikmati sepak bola.
Status Masih Pinjaman, Tapi Masa Depan Terbuka
Saat ini, Rashford masih berstatus pemain pinjaman hingga akhir musim. Namun, Barcelona punya opsi untuk mempermanenkan sang pemain dengan harga sekitar 30 juta euro di musim panas mendatang. Dengan performa yang cukup konsisten dan dampak positif di dalam tim, peluang Rashford untuk bertahan jelas terbuka lebar.
Buat Barca, Rashford menawarkan kombinasi kecepatan, pengalaman, dan fleksibilitas di lini depan. Sementara buat Rashford, kesempatan bermain di klub sebesar Barcelona, plus sudah meraih trofi di musim pertama, jelas jadi sinyal positif untuk masa depannya.
Baru Mulai, Ambisi Masih Panjang
Trofi Piala Super Spanyol mungkin baru satu, tapi buat Rashford, ini bisa jadi batu loncatan besar. Dengan musim yang masih berjalan dan peluang di kompetisi lain, bukan nggak mungkin koleksi gelarnya bakal bertambah.
Kalau performanya terus stabil dan chemistry dengan tim makin kuat, Rashford bisa jadi salah satu kepingan penting dalam proyek jangka panjang Barcelona. Dan dari caranya bicara, jelas kelihatan: dia datang bukan cuma buat numpang lewat, tapi buat ikut menulis cerita juara bareng Blaugrana.


