Arenabetting – Manchester United bakal kembali diuji saat bertandang ke markas Arsenal akhir pekan ini. Meski datang dengan status underdog, kehadiran Michael Carrick di kursi pelatih membuat fans Setan Merah tetap punya alasan untuk berharap. Apalagi, Carrick punya catatan manis saat menghadapi rival-rival besar.
Rekor Positif Carrick Bikin MU Percaya Diri
Laga Arsenal vs Manchester United akan digelar di Stadion Emirates pada Minggu (25/1/2026) malam WIB. Secara klasemen, jarak kedua tim cukup jauh. Arsenal nyaman di puncak, sementara MU berada di peringkat lima dengan selisih poin yang cukup lebar.
Pada pertemuan pertama musim ini di Old Trafford, Arsenal juga sukses mencuri kemenangan tipis 1-0. Itu jadi bukti bahwa The Gunners memang sedang solid dan sulit ditembus.
Namun, sejak ditangani Carrick, performa MU terlihat lebih stabil. Dalam empat laga terakhir bersama Carrick, MU belum tersentuh kekalahan. Hasil ini jelas memberi suntikan moral jelang laga berat di London Utara.
Menariknya, ini bukan kali pertama Carrick memberi dampak instan. Pada periode singkatnya sebagai pelatih sementara di musim 2021/22, MU sempat meraih hasil bagus, termasuk menumbangkan Arsenal dengan skor 3-2 di Premier League.
Debut Kedua yang Langsung Nendang
Saat kembali dipercaya sebagai manajer interim musim ini, Carrick langsung memberi kesan positif. Di laga debut keduanya, MU sukses mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Kemenangan itu bukan cuma soal hasil, tapi juga soal cara bermain yang lebih disiplin dan rapi.
Carrick terlihat berani mengambil keputusan penting, termasuk memberi kesempatan kepada pemain yang sebelumnya jarang tampil. Pendekatan ini membuat suasana tim lebih hidup dan kompetitif.
Dengan modal seperti itu, MU setidaknya datang ke Emirates tanpa rasa takut berlebihan. Target realistis tentu bukan sekadar bertahan, tapi mencoba mencuri poin lewat permainan yang efisien.
Arsenal Bukan Lawan Sembarangan
Meski begitu, tantangan kali ini jelas tidak mudah. Arsenal musim ini tampil sangat konsisten. Dalam 34 pertandingan di semua kompetisi, mereka hanya menelan dua kekalahan. Performa ini membuat mereka masih berada di jalur perburuan empat trofi sekaligus.
Tim asuhan Mikel Arteta juga dikenal punya pressing ketat, pergerakan cepat, dan lini serang yang tajam. Bermain di kandang sendiri, Arsenal tentu ingin menjaga momentum dan memperlebar jarak di puncak klasemen.
Bagi MU, kunci laga ini ada pada disiplin bertahan dan efektivitas saat mendapat peluang. Jika terlalu sering kehilangan bola di area berbahaya, tekanan dari Arsenal bisa jadi mimpi buruk.
Laga ini bukan cuma soal tiga poin, tapi juga soal pembuktian. Carrick ingin menunjukkan bahwa kemenangan atas City bukan kebetulan, sementara Arsenal ingin menegaskan status mereka sebagai tim paling konsisten musim ini.
Apakah MU bisa mengulang kejutan seperti di masa lalu bersama Carrick? Atau justru Arsenal yang kembali menunjukkan dominasinya? Jawabannya bakal ditentukan di Emirates akhir pekan ini.


