Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Messi Kejar Wasit? Aksinya Usai Inter Miami Kalah Jadi Sorotan

Berita Bola – Nama Lionel Messi kembali jadi bahan pembicaraan. Bukan karena gol indah atau assist brilian, melainkan aksi emosionalnya usai Inter Miami kalah 0-3 dari Los Angeles FC pada laga pembuka MLS 2026 di LA Memorial Coliseum, Minggu (22/2).

Kapten Inter Miami itu terlihat kesal setelah pertandingan. Dalam sebuah video yang beredar, Messi tampak berjalan cepat menuju area lorong stadion dan disebut mencoba mendekati wasit. Momen tersebut langsung viral dan memancing spekulasi.

Sempat Diselidiki MLS

Insiden itu membuat pihak MLS melakukan peninjauan. Banyak yang menduga Messi bisa saja terkena sanksi disiplin. Namun, setelah dilakukan evaluasi, liga memutuskan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh sang megabintang.

Meski tidak dijatuhi hukuman, peristiwa tersebut tetap menuai kritik. Beberapa pengamat menilai gestur Messi menunjukkan frustrasi berlebihan. Terlebih, ia merupakan pemain paling berpengaruh di kompetisi tersebut.

Sebagai peraih delapan Ballon d’Or dan ikon sepak bola dunia, eks bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain itu memang selalu berada di bawah sorotan tajam, baik saat tampil gemilang maupun ketika emosinya terpancing.

Dinilai Kurang Profesional

Jurnalis Tom Hindle dalam analisanya di Goal menilai bahwa inti persoalan bukan soal ada atau tidaknya pelanggaran. Ia menyiratkan bahwa video yang beredar memperlihatkan Messi dalam situasi yang kurang menguntungkan dari sisi citra profesional.

Menurutnya, terlepas dari apakah Messi benar-benar hendak menemui wasit atau tidak, ekspresi frustrasinya terlihat jelas sepanjang pertandingan. Bahkan siaran Apple TV disebut menangkap beberapa momen ketidaksenangan Messi terhadap keputusan wasit.

Hindle juga menyinggung bahwa Luis Suarez sempat terlihat menahan Messi di dekat lorong, yang memicu spekulasi bahwa ada sesuatu yang ingin dicegah. Dalam pandangannya, aksi tersebut memberi kesan bahwa pemain terbaik di liga sedang melampiaskan kekesalan akibat hasil pertandingan.

Frustrasi di Awal Musim

Kekalahan 0-3 tentu bukan start ideal bagi Inter Miami yang datang sebagai juara bertahan MLS. Musim lalu, Messi sukses membawa klub itu meraih gelar liga untuk pertama kalinya sekaligus menyabet penghargaan pemain terbaik.

Memasuki usia 38 tahun, ekspektasi terhadap Messi tetap tinggi. Banyak yang memprediksi ia kembali menjadi kandidat kuat MVP musim ini. Bahkan ada anggapan bahwa rasa kesal setelah kekalahan bisa menjadi bahan bakar tambahan untuk tampil lebih tajam di laga berikutnya.

Namun, momen ini menjadi pengingat bahwa bahkan pemain sekelas Messi pun bisa menunjukkan sisi emosionalnya. Dalam dunia sepak bola profesional, gestur kecil bisa berdampak besar pada persepsi publik.

Kini, perhatian akan tertuju pada bagaimana respons Messi di pertandingan selanjutnya. Apakah ia membalas kritik dengan performa luar biasa? Jika melihat rekam jejaknya, bukan hal aneh jika ia langsung bangkit dan membungkam semua sorotan dengan aksi di atas lapangan.