Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Matheus Cunha Bikin Efek Instan, Waktunya Jadi Starter Lawan Arsenal?

Arenabetting – Perdebatan kecil mulai muncul di kalangan fans Manchester United jelang duel melawan Arsenal. Nama yang paling sering disebut tentu saja Matheus Cunha. Penyerang asal Brasil itu memang belum turun sebagai starter di laga debut Michael Carrick sebagai manajer interim, tapi dampaknya dari bangku cadangan langsung terasa.

Saat MU menghadapi Manchester City di Old Trafford pekan lalu, Carrick memilih menurunkan Bryan Mbeumo sejak awal bersama Amad Diallo dan Bruno Fernandes. Cunha harus rela menunggu giliran dari bench. Keputusan itu sempat bikin MU kesulitan menembus pertahanan lawan di babak pertama.

Masuk Sebentar, Dampaknya Langsung Terasa

Kebuntuan baru pecah di menit ke-65 lewat gol Mbeumo. Enam menit berselang, Carrick memasukkan Cunha untuk menyegarkan lini serang. Keputusan itu terbukti tepat. Hanya lima menit setelah masuk, Cunha langsung terlibat dalam proses gol kedua MU.

Ia mengirimkan umpan matang kepada Patrick Dorgu yang kemudian dikonversi menjadi gol. MU pun menjauh dan mengontrol pertandingan hingga peluit akhir. Cunha bahkan hampir mencatatkan dua assist jika gol Mason Mount tidak dianulir akibat posisi offside.

Performa singkat tapi efektif itu membuat banyak pendukung MU mulai bertanya-tanya. Jika dari bangku cadangan saja bisa seberbahaya itu, bagaimana jika Cunha dimainkan sejak menit pertama?

Kombinasi Lini Depan yang Menggoda

Menjelang laga tandang ke Emirates Stadium, fans mulai membayangkan kombinasi Cunha, Mbeumo, dan Amad sebagai trio depan. Kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan kreativitas mereka dinilai bisa merepotkan pertahanan Arsenal yang dikenal agresif.

Carrick sendiri mengakui bahwa Cunha membawa perubahan besar saat masuk ke lapangan. Ia terlihat puas dengan bagaimana Cunha menyatu dengan alur permainan, bukan cuma soal assist atau peluang gol, tapi juga kontribusi dalam membangun serangan.

Namun, keputusan soal starter belum sepenuhnya dikunci. Carrick menilai performa seperti ini harus dijaga secara konsisten dalam jangka panjang, bukan hanya satu pertandingan.

Statistik Cukup Menjanjikan

Sejak direkrut dari Wolverhampton pada bursa transfer musim panas lalu, Cunha sudah mencatatkan empat gol dan dua assist dari 19 penampilan di semua kompetisi. Angka itu mungkin belum mencolok, tapi kontribusinya sering kali muncul di momen penting.

Dengan performa terakhirnya, peluang Cunha untuk tampil sebagai starter melawan Arsenal jelas terbuka. Jika Carrick ingin tampil lebih berani sejak awal, memainkan Cunha dari menit pertama bisa jadi opsi menarik.

Kini tinggal menunggu keputusan akhir. Apakah Cunha kembali jadi senjata rahasia dari bangku cadangan, atau akhirnya dipercaya memimpin lini depan MU sejak awal laga besar?