Arenabetting – Performa Noni Madueke di Premier League lagi jadi bahan obrolan. Winger anyar Arsenal itu belum juga memberi dampak nyata di kompetisi domestik. Sudah setahun penuh, namanya belum muncul di papan skor maupun kolom assist Liga Inggris. Kondisi ini tentu bikin banyak pihak bertanya-tanya soal adaptasinya bersama The Gunners.
Kekalahan Arsenal Jadi Sorotan
Arsenal harus menelan hasil pahit saat menjamu Manchester United di lanjutan Premier League, Minggu (25/1/2026). Bermain di Emirates Stadium, Meriam London kalah tipis dengan skor 2-3 dalam laga penuh drama.
Madueke tidak turun sejak awal pertandingan. Ia baru masuk pada menit ke-75 untuk menggantikan Leandro Trossard, saat Arsenal berada dalam posisi tertinggal 1-2. Masuk di momen genting, Madueke diharapkan bisa memberi perubahan di lini serang.
Minim Sentuhan, Nol Kontribusi
Sayangnya, kehadiran Madueke tak membawa dampak signifikan. Selama berada di lapangan, pemain berusia 23 tahun itu tidak mencatatkan satu pun tembakan ke gawang. Sentuhan bolanya pun sangat terbatas, hanya sekitar 10 kali hingga laga berakhir. Tak ada gol, tak ada assist, dan Arsenal tetap gagal membalikkan keadaan.
Catatan ini memperpanjang periode sulit Madueke sejak bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2025. Hingga memasuki paruh musim 2025/2026, ia belum sekali pun terlibat langsung dalam gol Arsenal di Liga Inggris.
Setahun Puasa di Premier League
Jika ditarik lebih jauh, puasa Madueke di Premier League sudah berlangsung selama satu tahun. Gol terakhirnya di kompetisi ini tercipta pada 25 Januari 2025 saat masih membela Chelsea, meski kala itu timnya kalah dari Manchester City. Assist terakhir juga datang di periode yang sama, tepatnya saat Chelsea mengalahkan Brentford pada Desember 2024.
Beban Harga Mahal dan Harapan Bangkit
Mandeknya kontribusi Madueke jelas jadi pekerjaan rumah besar untuk Arsenal. Apalagi, ia ditebus dengan harga yang tidak kecil, sekitar 52 juta paun. Sejauh ini, Madueke baru mencatatkan tiga gol dan dua assist dari 19 pertandingan di semua ajang. Seluruh golnya hadir di Liga Champions, sementara assist datang dari Piala FA.
Arsenal tentu berharap grafik Madueke segera naik. Dengan usia yang masih muda, waktu untuk bangkit masih terbuka. Tinggal bagaimana ia menemukan kembali kepercayaan diri dan konsistensi di kerasnya Premier League.


