Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Juventus Masih Terpuruk, Lima Laga Tanpa Kemenangan Jadi Alarm Bahaya

Berita Bola – Juventus sedang berada dalam fase yang jauh dari kata ideal. Si Nyonya Tua belum juga menemukan ritme permainan terbaiknya setelah kembali menelan kekalahan, kali ini dari Como di Turin.

Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Juventus menjadi lima pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Dalam periode itu, performa mereka benar-benar menurun, baik dari sisi pertahanan maupun produktivitas serangan.

Deretan Hasil Mengecewakan

Dalam lima laga terakhir, Juventus mencatatkan empat kekalahan dan satu hasil imbang. Mereka tersingkir dari Coppa Italia usai kalah 0-3 dari Atalanta. Di Serie A, mereka takluk 2-3 dari Inter Milan dan dipermalukan Como 0-2 di kandang sendiri.

Di pentas Eropa, Juventus juga dihajar Galatasaray dengan skor telak 2-5 di ajang Liga Champions UEFA. Satu-satunya poin diraih saat bermain imbang 2-2 melawan Lazio.

Statistiknya pun mengkhawatirkan. Rata-rata mereka kebobolan tiga gol per laga dalam periode tersebut, sementara hanya mampu mencetak enam gol secara total.

Thuram Akui Performa Belum Memuaskan

Gelandang Juventus, Khephren Thuram, mengakui bahwa timnya belum tampil sesuai harapan. Ia menyebut bahwa secara kolektif, Juventus harus bermain jauh lebih baik.

Menurutnya, dalam laga melawan Como, tim tidak menunjukkan performa yang layak untuk meraih kemenangan. Ia juga mengakui bahwa lawan bermain lebih efektif dan pantas mendapatkan tiga poin.

Pernyataan itu mencerminkan kesadaran di ruang ganti bahwa situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

Konsistensi Jadi Pertanyaan Besar

Kritik juga datang dari mantan pemain Juventus, Michele Padovano. Ia mempertanyakan inkonsistensi tim yang sempat dinilai membaik di bawah arahan Luciano Spalletti.

Menurutnya, performa Juventus sempat menunjukkan tanda perbaikan hingga laga melawan Inter. Namun setelah itu, stabilitas permainan kembali menghilang. Ia menilai tim kini justru bergerak mundur dibanding sebelumnya.

Padovano juga menyoroti minimnya peluang yang diciptakan saat melawan Como. Jika sebelumnya Juventus masih mampu menciptakan beberapa kesempatan, kini mereka terlihat tumpul dan kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Krisis yang Harus Segera Diakhiri

Lima pertandingan tanpa kemenangan jelas bukan catatan yang layak untuk klub sebesar Juventus. Dengan kebobolan 15 gol dalam periode tersebut, sektor pertahanan menjadi perhatian utama. Di sisi lain, lini depan juga gagal tampil tajam.

Jika tidak segera bangkit, posisi Juventus di klasemen Serie A bisa semakin terancam. Tekanan terhadap tim dan pelatih pun dipastikan makin besar.

Kini, tantangan terbesar bagi Juventus bukan hanya soal taktik, tetapi juga mentalitas. Mereka harus menemukan kembali kepercayaan diri dan konsistensi, sebelum musim benar-benar lepas dari kendali.