Arenabetting – Isu kursi manajer Chelsea kembali panas. Nama Liam Rosenior disebut-sebut jadi kandidat terkuat untuk menggantikan Enzo Maresca yang baru saja angkat kaki. Namun, rencana tersebut langsung memancing pro dan kontra. Salah satu suara paling lantang datang dari Jamie Carragher, yang menilai pengalaman Rosenior masih terlalu tipis untuk menangani klub sebesar Chelsea.
Chelsea Bukan Klub Biasa
Chelsea dikenal sebagai klub dengan standar tinggi. Sejak era Roman Abramovich hingga sekarang, The Blues terbiasa ditangani pelatih-pelatih berpengalaman yang sudah kenyang asam garam. Nama-nama seperti Jose Mourinho, Guus Hiddink, hingga Antonio Conte menjadi bukti bahwa Chelsea biasanya memilih sosok “jadi” untuk memimpin tim.
Inilah yang membuat Carragher merasa penunjukan Rosenior akan terasa janggal. Menurutnya, ekspektasi di Stamford Bridge sangat besar dan tak bisa disamakan dengan klub yang sedang membangun proyek jangka panjang.
Rekam Jejak Rosenior Masih Dipertanyakan
Saat ini, Rosenior berstatus sebagai pelatih Strasbourg di Ligue 1. Klub tersebut memang berada di bawah naungan BlueCo, grup yang juga memiliki Chelsea. Dari sisi struktur, hubungan ini memudahkan transisi. Namun dari sisi pengalaman, ceritanya berbeda.
Sebelum ke Prancis, Rosenior hanya melatih Hull City di Championship. Ia belum pernah merasakan kerasnya persaingan Premier League sebagai manajer. Hal inilah yang membuat Carragher ragu apakah Rosenior siap langsung terjun ke tekanan luar biasa yang selalu mengiringi Chelsea.
Terlalu Cepat untuk Tantangan Sebesar Ini?
Carragher sejatinya tak menutup mata terhadap potensi Rosenior. Ia menilai pelatih berusia 41 tahun itu punya masa depan cerah dan bisa berkembang menjadi juru taktik top. Namun, menurutnya, kesempatan melatih Chelsea datang terlalu cepat.
Chelsea bukan sekadar soal taktik di lapangan. Tekanan dari media, tuntutan suporter, dan ekspektasi hasil instan menjadi paket lengkap yang harus dihadapi. Carragher merasa, tanpa pengalaman di level elite, Rosenior bisa kesulitan memberi dampak besar dalam waktu singkat.
Tugas Berat Menanti di Stamford Bridge
Jika benar ditunjuk, Rosenior akan langsung dihadapkan pada misi berat. Chelsea saat ini berada di peringkat kelima Liga Inggris dengan 31 poin. Posisi itu belum sepenuhnya aman, apalagi persaingan papan atas sangat ketat.
Chelsea butuh stabilitas, konsistensi, dan sosok yang bisa langsung “mengendalikan ruang ganti”. Inilah alasan mengapa Carragher menilai klub sekelas Chelsea seharusnya memilih pelatih dengan jam terbang tinggi.
Apakah manajemen The Blues akan mengambil risiko dengan proyek jangka panjang bersama Rosenior, atau kembali ke pola lama dengan pelatih berpengalaman? Jawabannya akan sangat menentukan arah Chelsea ke depan.


