Arenabetting – Italia memang kembali gagal tampil di Piala Dunia 2026, tapi bukan berarti mereka benar-benar hilang dari panggung. Meski timnasnya absen, ada ‘wakil’ yang tetap membawa nama Italia di turnamen tersebut.
Kegagalan Gli Azzurri terjadi setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina di final playoff. Laga berjalan ketat hingga akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti, di mana Italia tumbang dengan skor 1-4.
Hasil ini bikin Italia mencatat rekor buruk, yakni tiga kali berturut-turut gagal lolos ke Piala Dunia setelah sebelumnya juga absen di 2018 dan 2022.
Carlo Ancelotti Bawa Brasil Lolos
Salah satu nama besar yang jadi wakil Italia di Piala Dunia 2026 adalah Carlo Ancelotti. Ia berhasil membawa Brasil lolos ke turnamen setelah ditunjuk sebagai pelatih pada 2025.
Di bawah arahannya, Brasil tampil cukup solid dan mampu mengamankan tiket ke putaran final. Ini jadi pencapaian penting mengingat ekspektasi tinggi selalu melekat pada tim Samba.
Brasil sendiri akan tergabung di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Grup ini diprediksi tetap kompetitif meski Brasil jadi unggulan.
Pengalaman Ancelotti di level klub membuatnya diharapkan mampu membawa Brasil melangkah jauh.
Vincenzo Montella Ukir Sejarah Bersama Turki
Selain Ancelotti, Vincenzo Montella juga sukses membawa timnya ke Piala Dunia. Ia mengantar Turki lolos setelah menang di final playoff melawan Kosovo.
Keberhasilan ini terasa spesial karena Turki terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 2002. Artinya, mereka akhirnya kembali setelah penantian panjang.
Montella berhasil membangun tim yang solid dan kompetitif. Performa Turki di bawah asuhannya menunjukkan peningkatan signifikan.
Kini, Turki siap tampil kembali di panggung dunia dengan semangat baru.
Fabio Cannavaro Antar Uzbekistan Debut
Nama lain yang tak kalah menarik adalah Fabio Cannavaro. Ia berhasil membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Ini jadi pencapaian besar, baik bagi Uzbekistan maupun Cannavaro sebagai pelatih. Ia sukses menorehkan sejarah bersama tim yang sebelumnya belum pernah tampil di ajang ini.
Debut Uzbekistan tentu jadi salah satu cerita menarik di Piala Dunia 2026. Banyak yang penasaran sejauh mana mereka bisa melangkah.
Peran Cannavaro akan sangat penting dalam memimpin tim menghadapi tekanan di turnamen besar.
Italia Tetap Punya Jejak di Turnamen
Meski gagal sebagai tim, Italia tetap punya pengaruh di Piala Dunia lewat para pelatihnya. Kehadiran tiga pelatih ini jadi bukti bahwa kualitas sepakbola Italia masih diakui.
Dari total 48 peserta, pelatih berasal dari 25 negara berbeda. Argentina dan Prancis jadi negara dengan jumlah pelatih terbanyak, masing-masing enam orang.
Sementara Spanyol menyusul dengan empat pelatih. Italia memang tidak masuk daftar itu, tapi tetap punya representasi lewat nama-nama besar tadi.
Dengan situasi ini, Italia mungkin tidak hadir sebagai tim, tapi tetap punya cerita di Piala Dunia 2026 lewat tangan para pelatihnya.


