Arenabetting – Legenda Arsenal, Thierry Henry, ikut angkat bicara soal kiprah Michael Carrick sebagai manajer interim Manchester United. Meski statusnya masih sementara, Carrick dinilai punya potensi besar untuk membawa Setan Merah keluar dari situasi sulit musim ini. Tapi soal laga melawan Arsenal akhir pekan nanti, Henry jelas punya sikap berbeda.
Carrick Dinilai Punya Otak Sepak Bola
Menurut Henry, Carrick sejak masih aktif bermain sudah dikenal sebagai pemain yang pintar membaca permainan. Ia menilai kecerdasan itu sekarang terbawa ke perannya sebagai pelatih. Carrick dianggap tahu bagaimana mengatur tempo, menempatkan pemain, dan membaca situasi di tengah pertandingan.
Henry juga melihat Carrick sebagai salah satu pelatih muda yang patut diperhitungkan. Selain punya pemahaman taktik, Carrick dinilai sangat mengenal karakter Manchester United karena pernah lama membela klub tersebut. Faktor ini dianggap penting dalam menangani tim besar yang penuh tekanan.
Bagi Henry, kombinasi antara pengalaman sebagai pemain dan pemahaman soal budaya klub jadi modal kuat bagi Carrick untuk membangun kembali performa MU.
Berani Ambil Risiko, Hasilnya Langsung Terlihat
Salah satu hal yang paling disorot Henry adalah keberanian Carrick dalam mengambil keputusan. Ia mencontohkan saat MU menghadapi Manchester City dan Carrick memilih memainkan Kobbie Mainoo yang sebelumnya jarang mendapat menit bermain.
Keputusan itu terbilang berani, apalagi laga tersebut merupakan pertandingan besar dengan tekanan tinggi. Namun hasilnya justru positif. Mainoo tampil solid dan mampu bekerja sama dengan Casemiro di lini tengah, membuat permainan MU lebih seimbang dan disiplin.
Bagi Henry, keberanian seperti ini menunjukkan bahwa Carrick tidak sekadar bermain aman. Ia berani mencoba sesuatu yang berbeda demi mencari formula terbaik untuk timnya, dan itu jadi tanda bahwa ia benar-benar percaya pada penilaiannya sendiri.
Dukungan, Tapi Tidak Saat Hadapi Arsenal
Meski memberi banyak pujian, Henry tetap menegaskan posisinya sebagai mantan pemain Arsenal. Ia berharap Carrick bisa mendapatkan hasil bagus bersama MU secara umum, tapi untuk laga melawan Arsenal, ia jelas tidak ingin hal itu terjadi.
Buat Henry, loyalitas pada mantan klub tetap nomor satu. Ia ingin Arsenal terus melaju di jalur kemenangan dan menjaga posisi mereka di papan atas. Jadi, meskipun ia menghormati Carrick sebagai pelatih, urusan rivalitas tetap tidak bisa dikesampingkan.
Laga Arsenal vs Manchester United nanti dipastikan jadi ujian besar bagi Carrick. Selain menghadapi tim kuat, ia juga harus membuktikan bahwa kemenangan atas Manchester City bukan cuma kebetulan.
Apakah Carrick bisa kembali memberi kejutan, atau justru Arsenal yang mempertahankan dominasi? Yang jelas, kepercayaan dari sosok seperti Thierry Henry menunjukkan bahwa Carrick mulai dipandang serius sebagai pelatih, bukan sekadar solusi sementara di kursi panas Old Trafford.


