Arenabetting – Liverpool harus puas berbagi poin saat bertandang ke markas Fulham pada pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026. Laga yang digelar di Craven Cottage, Minggu (4/1/2026) malam WIB, berakhir dengan skor 2-2. Di balik hasil imbang tersebut, satu momen menarik datang dari Florian Wirtz yang mencetak gol, tapi sempat mengira usahanya bakal dianulir.
Drama Gol Wirtz di Babak Kedua
Liverpool sempat tertinggal dan tampil kurang menggigit di babak pertama. Namun situasi berubah setelah turun minum. The Reds bermain lebih agresif dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-57 lewat Florian Wirtz. Gelandang serang asal Jerman itu menerima umpan dari Conor Bradley sebelum melepaskan tembakan ke gawang Fulham.
Masalahnya, hakim garis langsung mengangkat bendera tanda offside. Wirtz pun tak melakukan selebrasi apa pun karena merasa posisinya memang sudah melewati garis terakhir pertahanan lawan. Namun drama belum selesai. VAR turun tangan dan memeriksa ulang proses terjadinya gol.
VAR Jadi Penyelamat Liverpool
Setelah peninjauan singkat, wasit mengesahkan gol Wirtz. Keputusan tersebut mengubah suasana stadion dan membuat Liverpool kembali hidup. Gol ini tercatat sebagai gol kedua Wirtz di Premier League musim ini, setelah sebelumnya mencetak gol penting saat Liverpool menang 2-1 atas Wolverhampton Wanderers.
Bagi Wirtz sendiri, keputusan VAR itu terasa mengejutkan. Ia mengaku sudah yakin golnya akan dianulir, sehingga tak terpikir sedikit pun untuk merayakannya. Meski senang bisa kembali mencatatkan namanya di papan skor, perasaan itu bercampur dengan kekecewaan karena Liverpool gagal membawa pulang tiga poin.
Rasa Puas yang Belum Sempurna
Wirtz menilai hasil imbang ini belum ideal. Menurutnya, mencetak gol memang menyenangkan, tetapi kemenangan tetap jadi target utama. Ia juga menyoroti performa tim yang dinilai jauh lebih baik di babak kedua dibandingkan paruh pertama.
Liverpool diakui tampil kurang menekan di awal laga dan memberi Fulham terlalu banyak ruang. Intensitas baru benar-benar meningkat setelah jeda, meski itu belum cukup untuk mengamankan kemenangan.
Adaptasi Wirtz Mulai Terlihat
Musim ini sejatinya bukan perjalanan yang mudah bagi Florian Wirtz. Sejak bergabung dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2025, ia sempat kesulitan beradaptasi dengan kerasnya Premier League. Tempo cepat, duel fisik, dan tuntutan konsistensi sempat jadi tantangan besar.
Namun perlahan, tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat. Gol ke gawang Fulham menjadi sinyal bahwa Wirtz mulai menemukan ritmenya bersama Liverpool. Jika proses adaptasi ini terus berjalan positif, Wirtz berpotensi jadi salah satu kunci permainan The Reds di sisa musim.

