Arenabetting – Real Madrid resmi meminjamkan Endrick ke Lyon dengan skema yang cukup unik dan penuh strategi. Los Blancos memang melepas striker mudanya itu bukan untuk cari cuan, melainkan demi satu hal penting: jam terbang. Biaya peminjaman dipatok 1 juta euro, tapi ada klausul menarik yang bikin angka itu bisa hangus total.
Endrick dilepas ke klub Prancis tersebut pada bursa musim dingin. Lyon wajib membayar sekitar Rp19,5 miliar untuk meminjam penyerang 19 tahun itu. Namun, kesepakatan ini jelas menunjukkan bahwa Madrid justru berharap Endrick sering main, bukan sekadar jadi pelapis.
Skema Peminjaman yang “Menguntungkan” Lyon
Dalam perjanjian tersebut, Lyon punya peluang besar untuk mengurangi bahkan menghapus biaya peminjaman. Setiap kali Endrick tampil sebagai starter, nilai pinjaman akan berkurang 200 ribu euro. Pengurangan ini bisa terjadi hingga lima kali.
Menariknya lagi, jika Endrick mampu mencatatkan lebih dari 20 penampilan dan menembus angka 25 laga bersama Lyon, maka klub Prancis itu tak perlu membayar biaya peminjaman sama sekali. Artinya, makin sering Endrick main, makin ringan beban Lyon.
Jadwal Padat Jadi Peluang Emas
Kesempatan Endrick untuk memenuhi klausul itu terbilang besar. Lyon masih punya 17 pertandingan tersisa di Ligue 1. Selain itu, mereka juga masih berlaga di Liga Europa dan Coupe de France. Jika ditotal, setidaknya masih ada lebih dari 20 pertandingan potensial yang bisa dimainkan Endrick.
Manajemen Lyon sendiri terlihat sangat optimistis. Mereka yakin Endrick bakal mendapat menit bermain yang cukup, bahkan lebih dari target minimal. Dengan jadwal sepadat itu, peluang Endrick jadi bagian penting tim terbuka lebar.
Fokus Madrid Bukan Uang, Tapi Progres
Real Madrid sejak awal memang tak terlalu memikirkan soal biaya pinjaman. Klub ibu kota Spanyol itu hanya ingin Endrick berkembang lewat pengalaman bermain reguler. Di bawah arahan Xabi Alonso, Endrick belum mendapat kepercayaan penuh, sehingga opsi “sekolah” ke klub lain dianggap paling ideal.
Madrid menilai, usia muda Endrick lebih butuh menit bermain ketimbang duduk di bangku cadangan. Ligue 1 dipandang sebagai tempat yang pas untuk mengasah fisik, mental, dan naluri gol sang striker.
Endrick Masih Bagian dari Rencana Besar
Meski dipinjamkan, Madrid sama sekali belum berpikir untuk melepas Endrick secara permanen. Pemain asal Brasil itu masih masuk dalam rencana jangka panjang klub. Harapannya, setelah pulang dari Lyon, Endrick datang dengan versi yang lebih matang dan siap bersaing di lini depan.
Bagi Endrick, masa peminjaman ini bukan langkah mundur, melainkan jalan memutar untuk melompat lebih jauh. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Madrid bisa punya striker masa depan yang benar-benar siap tempur.


