Arenabetting – Kehadiran Lionel Messi benar-benar mengubah wajah Inter Miami CF. Klub yang dulu sempat terseok-seok itu kini menjelma jadi kekuatan baru, bukan cuma di lapangan, tapi juga dari sisi bisnis. Bahkan, Vice City sekarang tercatat sebagai klub dengan valuasi tertinggi di Major League Soccer.
Inter Miami sendiri baru berdiri pada 2018. Klub milik David Beckham tersebut sempat menjalani masa-masa sulit di awal keikutsertaannya di MLS. Performanya kurang konsisten dan sempat mendapat label sebagai salah satu tim terlemah di liga. Namun semuanya berubah drastis pada 2023.
Datangnya Messi, Datangnya Era Baru
Perubahan besar dimulai ketika Messi resmi bergabung dan bermarkas di Chase Stadium. Sejak saat itu, sorotan dunia langsung tertuju pada Inter Miami. Efeknya terasa instan. Tim yang sebelumnya kurang diperhitungkan mulai tampil kompetitif dan mengoleksi prestasi.
Messi disebut berhasil mengangkat performa tim secara keseluruhan. Puncaknya, Inter Miami sukses meraih trofi MLS pertama dalam sejarah klub. Keberhasilan di atas lapangan itu berjalan seiring dengan lonjakan finansial yang signifikan.
Menurut laporan Forbes, pendapatan klub melonjak hingga empat kali lipat sejak kedatangan sang megabintang. Jika pada 2023 pemasukan mereka berada di angka 56 juta dolar AS, maka pada 2025 nilainya sudah menyentuh sekitar 200 juta dolar AS. Lonjakan ini dinilai sebagai bukti nyata dampak komersial seorang Messi.
Jadi Klub Paling Bernilai di MLS
Tak hanya dari sisi pendapatan, valuasi Inter Miami juga meroket tajam. Saat ini, nilai klub disebut mencapai 1,35 miliar dolar AS. Angka tersebut menempatkan mereka di posisi teratas daftar klub paling bernilai di MLS, menggeser Los Angeles FC yang sebelumnya memimpin selama tiga tahun terakhir.
Di bawah Inter Miami dan Los Angeles FC, ada LA Galaxy dengan valuasi 1,08 miliar dolar AS, lalu New York City FC di angka 1,02 miliar dolar AS. Atlanta United FC melengkapi lima besar dengan valuasi 1 miliar dolar AS.
Sementara itu, klub-klub seperti Seattle Sounders FC, Austin FC, Columbus Crew, FC Cincinnati, dan San Diego FC juga masuk jajaran 10 besar dengan valuasi ratusan juta dolar.
Masa Depan Masih Cerah
Kontrak Messi di Inter Miami diketahui masih berlaku hingga 2028. Selama LM10 masih aktif bermain di MLS, klub diperkirakan akan terus menikmati lonjakan pemasukan dan popularitas global.
Dengan kombinasi prestasi, nilai komersial, dan daya tarik global, Inter Miami kini bukan sekadar klub baru di MLS. Mereka sudah naik level menjadi ikon baru sepak bola Amerika Serikat.


