Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Eberechi Eze “Menghilang”? Arteta Kasih Kode Bakal Ada Peran Baru

Arenabetting – Eberechi Eze belakangan ini memang terasa seperti menghilang dari radar Arsenal. Gelandang serang berusia 27 tahun itu hanya jadi penonton dari bangku cadangan dalam empat laga Premier League terakhir. Padahal, statusnya sebagai rekrutan anyar sempat bikin ekspektasi fans melambung tinggi. Wajar kalau mulai muncul tanda tanya: ke mana perginya Eze?

Namun, Mikel Arteta buru-buru meredam spekulasi. Manajer Arsenal itu menegaskan bahwa situasi Eze bukan sinyal buruk soal masa depan sang pemain. Justru sebaliknya, Arteta memberi kode kuat bahwa Eze sedang disiapkan untuk peran yang lebih besar dalam waktu dekat.

Bukan Soal Kualitas, Tapi Persaingan

Menurut Arteta, minimnya menit bermain Eze sama sekali tidak ada hubungannya dengan penurunan performa. Ia menilai kualitas sang pemain tetap berada di level tinggi. Yang terjadi lebih kepada ketatnya persaingan di dalam skuad Arsenal yang kini punya banyak opsi di lini serang.

Arteta juga menyoroti sikap profesional Eze yang dinilai luar biasa. Alih-alih ngambek atau kehilangan fokus, mantan pemain Crystal Palace itu justru menunjukkan respons positif. Hasratnya untuk bermain disebut semakin besar dan terlihat jelas dalam sesi latihan harian.

Etos Kerja Jadi Modal Utama

Di mata Arteta, cara Eze menyikapi situasi ini adalah nilai plus besar. Sang pemain terus bekerja keras, berlatih dengan intensitas tinggi, dan berusaha membuktikan diri tanpa banyak drama. Arteta menilai tidak mudah menjaga mentalitas seperti itu di tengah persaingan ketat, dan Eze berhasil melakukannya dengan sangat baik.

Sikap inilah yang membuat Arteta yakin bahwa momen Eze akan segera datang. Ia percaya versi terbaik Eze bakal muncul lagi sebelum musim ini berakhir.

Kilas Balik Momen Magis

Publik Emirates tentu belum lupa aksi gila Eze saat mencetak hat-trick ke gawang Tottenham Hotspur di Derby London Utara beberapa waktu lalu. Arteta merasa performa kelas atas seperti itu bukan kebetulan semata. Dengan kualitas dan mentalitas yang dimiliki, Eze dinilai tinggal menunggu waktu untuk kembali bersinar.

Menurut Arteta, kedalaman skuad Arsenal memang menuntut semua pemain untuk bersabar. Namun, pemain dengan sikap positif seperti Eze justru menjadi aset penting, baik saat bermain maupun ketika harus menunggu giliran.

Posisi Ideal Masih Fleksibel

Soal posisi, Eze kerap dimainkan sebagai penyerang sayap kiri atau gelandang serang nomor sepuluh. Namun, Arteta tidak mau terjebak pada satu peran kaku. Penempatan Eze lebih ditentukan oleh chemistry dengan pemain di sekitarnya.

Arteta menilai kecerdasan taktis Eze membuatnya bisa tampil efektif di berbagai area lapangan, termasuk di sisi kanan. Fleksibilitas inilah yang membuat Eze tetap masuk dalam rencana besar Arsenal, meski belakangan jarang terlihat di starting XI.

Singkatnya, Eze belum habis. Justru, Arsenal mungkin sedang menunggu waktu yang pas untuk kembali melepas “Ebz” dalam versi paling berbahaya.