Arenabetting -Drama kembali menyelimuti karier Cristiano Ronaldo. Kali ini episodenya terjadi di Arab Saudi bersama Al Nassr. Sang megabintang memilih tidak bermain pada laga terakhir melawan Al Riyadh, meski timnya tetap menang tipis 1-0. Situasi ini langsung memantik perbincangan, karena pola yang sama pernah terjadi saat Ronaldo masih berseragam Juventus dan Manchester United.
Ketidakpuasan di Bursa Transfer
Absennya Ronaldo bukan tanpa alasan. Ia dikabarkan kecewa dengan langkah Al Nassr di bursa transfer musim dingin Januari 2026. Saat klub-klub lain yang juga berada di bawah naungan PIF seperti Al Hilal, Al Ittihad, dan Al Ahli sibuk belanja pemain bintang, Al Nassr justru terkesan pasif. Mereka hanya mendatangkan satu nama, Haydeer Abdulkareem, gelandang muda asal Irak.
Situasi ini makin menyulitkan bagi Ronaldo karena Al Hilal justru tampil agresif dan kini memimpin klasemen Saudi Pro League, unggul tipis satu poin dari Al Nassr. Datangnya Karim Benzema ke Al Hilal membuat rival langsung itu semakin kuat, sementara Ronaldo menilai klubnya tidak menunjukkan ambisi yang sama besar untuk meraih gelar.
Pola Lama Ronaldo Kembali Terlihat
Menariknya, ini bukan kali pertama Ronaldo bersikap seperti ini. Saat membela Juventus pada 2021, ia juga menunjukkan ketidakpuasan. Kala itu, Ronaldo merasa proyek klub tidak lagi sejalan dengan ambisinya, terutama setelah Massimiliano Allegri kembali melatih. Ia bahkan tidak bergabung dengan tim di awal musim dan meminta klub melepasnya. Tak lama kemudian, Ronaldo meninggalkan Turin dan pulang ke Manchester United.
Cerita serupa kembali terulang di Old Trafford. Bersama Manchester United, Ronaldo sempat tampil meyakinkan di awal periode keduanya. Namun situasi berubah ketika Erik ten Hag datang. Ronaldo lebih sering dicadangkan dan perannya kian terbatas. Puncaknya, ia menolak masuk sebagai pemain pengganti dalam satu pertandingan. Hubungan yang merenggang itu berakhir dengan kepergian Ronaldo dari MU.
Kini Giliran Al Nassr
Sekarang, skenario tersebut tampak kembali terjadi di Al Nassr. Ronaldo merasa klub kurang menunjukkan tekad untuk menjadi juara Saudi Pro League. Meski kontraknya masih tersisa satu musim lagi, masa depannya mulai dipertanyakan. Walau ia sudah kembali ke klub dan berlatih, belum ada kepastian apakah Ronaldo akan langsung kembali bermain dalam waktu dekat.
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Ronaldo mungkin hanya fokus menjaga kebugaran fisiknya. Target utamanya disebut mengarah ke Piala Dunia 2026 bersama Portugal. Setelah turnamen itu, pemain yang kini berusia 41 tahun tersebut dikabarkan siap membuka lembaran baru dan meninggalkan Al Nassr.
Akhir Cerita Masih Menggantung
Ronaldo dikenal sebagai pemain dengan ambisi besar dan standar tinggi. Setiap kali merasa proyek klub tidak lagi sejalan dengan keinginannya, drama pun muncul. Apakah kisah di Al Nassr akan berakhir sama seperti di Juventus dan Manchester United? Untuk saat ini, jawabannya masih menggantung. Yang jelas, setiap langkah Ronaldo selalu membawa sorotan besar, bahkan ketika ia memilih tidak turun ke lapangan.


