Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Datang sebagai Mesin Gol, Gyokeres Malah Seret di Arsenal?

Arenabetting – Viktor Gyokeres mendarat di Arsenal dengan label striker tajam dan harga mahal. Dibeli dari Sporting seharga 63,5 juta paun pada musim panas lalu, ekspektasinya jelas: jadi ujung tombak utama buat mengakhiri puasa gelar Premier League. Tapi sejauh ini, realita di lapangan belum seindah yang dibayangkan fans The Gunners.

Dari Raja Gol Portugal ke Ujian Berat di Inggris

Sebelum pindah ke London, Gyokeres tampil brutal bareng Sporting. Dalam 102 laga di semua kompetisi, ia mencetak 97 gol dan 28 assist. Angka yang bikin banyak orang yakin dia bakal langsung nyetel di Premier League. Sayangnya, sepak bola Inggris punya tingkat kesulitan yang beda jauh, baik dari sisi fisik, tempo, sampai kualitas bek.

Alih-alih jadi predator kotak penalti, Gyokeres justru terlihat sering kesulitan lepas dari penjagaan. Adaptasi yang nggak instan bikin pergerakannya kerap teredam, apalagi saat lawan tim-tim papan atas yang pertahanannya solid.

Statistik Nggak Jelek, Tapi Belum Istimewa

Hingga pekan ini, Gyokeres sudah tampil 19 kali di Premier League dan baru mengoleksi lima gol. Menariknya, lima gol itu datang cuma dari empat pertandingan, yakni saat menghadapi Leeds United, Nottingham Forest, Burnley, dan Everton. Dari situ kelihatan kalau dia masih lebih nyaman mencetak gol ke tim-tim yang pertahanannya nggak terlalu rapat.

Saat ketemu lawan berat, ceritanya beda. Dalam laga kontra Liverpool yang berakhir tanpa gol, Gyokeres turun sebagai starter tapi bahkan nggak sempat melepas satu tembakan. Ia akhirnya diganti di menit ke-64 dan posisinya diambil alih oleh Gabriel Jesus. Buat striker mahal, statistik seperti ini jelas bikin alis terangkat.

Arsenal Masih Cari Striker Penentu?

Beberapa pengamat menilai Arsenal sebenarnya belum punya striker yang benar-benar jadi pembeda di laga besar. Berbeda dengan Manchester City yang punya Erling Haaland sebagai mesin gol tanpa kompromi, Arsenal masih mengandalkan gol dari banyak pemain berbeda.

Untungnya, lini tengah dan sayap Arsenal cukup produktif, jadi tim tetap bisa menang meski striker utamanya belum gacor. Tapi kalau targetnya juara liga atau melangkah jauh di Liga Champions, keberadaan penyerang dengan sentuhan kelas dunia jelas krusial.

Masih Ada Waktu, Tapi Tekanan Makin Besar

Meski performanya belum maksimal, Gyokeres kemungkinan besar masih akan terus diberi kesempatan. Wajar sih, Arsenal sudah keluar dana besar dan tentu nggak mau buru-buru memberi label gagal. Lagipula, adaptasi striker di Premier League memang sering butuh waktu.

Masalahnya, di klub sebesar Arsenal, waktu itu mahal. Setiap laga besar jadi ajang pembuktian, dan kalau Gyokeres terus kesulitan, posisinya bisa makin terancam oleh pemain lain. Jadi sekarang, tantangannya jelas: apakah dia bisa segera naik level dan jadi striker yang diharapkan, atau justru tenggelam di kerasnya persaingan Inggris? Jawabannya bakal kelihatan dalam beberapa bulan ke depan.