Arenabetting – Nasib Dani Carvajal di Real Madrid lagi jadi sorotan. Bek senior Los Blancos itu belum juga mendapat menit bermain yang cukup sejak pulih dari cedera lutut awal Januari lalu. Situasinya kini disebut-sebut makin mengarah ke pintu keluar Santiago Bernabeu.
Secara kondisi fisik, Carvajal sebenarnya sudah dinyatakan fit. Namun realitanya, ia baru tampil total 27 menit yang terbagi dalam dua pertandingan. Di delapan laga lain, namanya hanya menghiasi bangku cadangan. Teranyar, saat Madrid menang 2-0 atas Valencia di Mestalla, ia kembali tidak mendapat kesempatan bermain.
Frustrasi yang Mulai Terlihat
Laporan media Spanyol menyebutkan bahwa Carvajal merasa kecewa karena tidak diturunkan di laga tersebut. Meski begitu, ia disebut tetap bertekad untuk merebut kembali tempatnya di starting XI. Ekspresi kesal bahkan terlihat saat ia menjalani sesi latihan pascalaga bersama pelatih fisik tim, Antonio Pintus.
Di sisi lain, pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, dikabarkan tidak ingin mengambil risiko dengan memainkan Carvajal terlalu cepat. Ia menilai sang pemain memang menunjukkan progres bagus dalam latihan, tetapi belum sepenuhnya siap untuk tampil penuh selama 90 menit. Sumber internal klub menyebutkan bahwa kondisi Carvajal saat ini baru memungkinkan bermain sekitar 60 menit saja.
Kontrak Belum Jelas, Masa Depan Menggantung
Masalahnya bukan cuma soal menit bermain. Kontrak Carvajal akan habis pada Juni mendatang, tetapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda perpanjangan. Manajemen Madrid disebut masih mempertimbangkan banyak faktor sebelum memberikan kontrak baru.
Dari kubu Carvajal sendiri, muncul keraguan apakah ia masih masuk dalam rencana jangka panjang klub. Mereka merasa belum mendapatkan penjelasan yang cukup terkait minimnya kesempatan bermain yang diberikan oleh tim pelatih.
Situasi ini jelas bikin masa depan Carvajal di Madrid makin abu-abu.
Legenda Akademi dengan Segudang Trofi
Padahal, Carvajal bukan pemain sembarangan. Ia adalah produk akademi Madrid yang sudah bergabung sejak 2002. Sempat merantau ke Bayer Leverkusen pada musim 2012/2013, ia kemudian dipulangkan kembali dan menjadi andalan di sektor bek kanan selama bertahun-tahun.
Selama berseragam Madrid, Carvajal telah mengoleksi 27 trofi, termasuk empat gelar La Liga dan enam trofi UEFA Champions League.
Dengan rekam jejak sebesar itu, sulit membayangkan Madrid tanpa Carvajal. Namun di sepak bola modern, segalanya bisa berubah cepat. Jika situasi ini tak kunjung membaik, bukan tidak mungkin sang bek akan mencari tantangan baru di tempat lain musim depan.


