Arenabetting – Laga Benfica kontra Real Madrid di Estadio da Luz, Lisbon, Rabu dini hari WIB, bukan hanya soal kemenangan. Los Blancos keluar sebagai pemenang 1-0 berkat gol Vinicius Junior, tapi pertandingan itu juga diwarnai insiden rasisme yang membuat banyak pihak geram.
Insiden Rasisme di Lisbon
Vinicius Junior sempat melakukan selebrasi ke arah bendera sudut setelah mencetak gol. Namun, selebrasinya malah diwarnai lemparan botol dari tribun. Selain itu, pemain Benfica Gianluca Prestianni dituduh mengejek Vinicius dengan sebutan monyet, memicu kemarahan publik dan media internasional.
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menanggapi insiden tersebut dengan mengatakan bahwa hal serupa sering terjadi di banyak stadion sepak bola. Pernyataan itulah yang kemudian memicu kritik keras dari Clarence Seedorf, mantan pemain Madrid dan Timnas Belanda.
Seedorf Tidak Setuju Dengan Reaksi Mourinho
Seedorf menilai Mourinho masih terbawa emosi dalam komentarnya. Menurut Seedorf, menyebut rasisme sebagai hal “biasa” atau seakan-akan wajar ketika provokasi muncul, adalah kesalahan besar. Mantan gelandang Belanda itu menegaskan bahwa pelecehan rasial tidak boleh dibenarkan dalam kondisi apapun.
Seedorf mengungkapkan bahwa meskipun Mourinho mungkin memiliki niat baik atau setuju dengan pentingnya menjaga emosi pemain, cara penyampaiannya salah dan bisa dianggap menoleransi tindakan yang sangat tidak pantas.
Pesan Keras Untuk Dunia Sepak Bola
Seedorf menekankan pentingnya sikap tegas melawan rasisme. Ia menyebut Vinicius sudah mengalami banyak perlakuan tidak terpuji dan seharusnya semua pihak mengambil langkah tegas, bukan justru menormalisasi insiden tersebut. Mantan pemain Milan dan Madrid itu menambahkan, apa yang terjadi pada Vinicius di Lisbon seharusnya jadi pelajaran untuk klub, pemain, dan suporter.
“Tidak ada kondisi apapun yang bisa membenarkan pelecehan rasis. Vinicius sudah cukup menghadapi perilaku buruk tersebut, dan kita semua harus memastikan sepak bola menjadi lingkungan yang aman dan adil,” tutur Seedorf.
Reaksi Dunia Sepak Bola
Insiden ini kembali menyoroti masalah rasisme yang masih ada di sepak bola Eropa. Meski Madrid menang, atmosfer pertandingan tetap memanas karena kontroversi tersebut. Banyak pihak menunggu langkah tegas dari UEFA dan klub terkait agar insiden serupa tidak terulang.
Dengan kritik Seedorf, dunia sepak bola diingatkan bahwa masalah rasisme tidak bisa ditoleransi dan harus ditangani secara serius. Vinicius pun mendapat dukungan luas dari pemain, legenda, dan komunitas sepak bola internasional.


