Arenabetting – Chelsea harus pulang dengan kepala tertunduk usai kalah 1-2 dari Fulham pada pekan ke-21 Liga Inggris 2025/2026, Kamis (08/01/2026) dini hari WIB. Duel bertajuk derbi London Barat ini langsung panas sejak awal dan berubah jadi mimpi buruk bagi The Blues bahkan sebelum laga berjalan setengah jam.
Datang dengan semangat baru bersama pelatih anyar, Chelsea justru terjebak masalah klasik: disiplin. Petaka datang di menit ke-22 ketika Marc Cucurella harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Sejak momen itu, arah pertandingan terasa makin berat untuk tim tamu.
Fulham bermain lebih sabar setelah unggul jumlah pemain. Mereka tak terburu-buru, tapi konsisten menekan hingga akhirnya berhasil memanfaatkan situasi. Chelsea sempat melawan, namun malam di Craven Cottage tetap berakhir pahit.
Kartu Merah Cucurella Ubah Arah Laga
Masalah Chelsea berawal dari satu kesalahan antisipasi di lini belakang. Umpan panjang kiper Fulham, Bernd Leno, lolos dari pengawasan dan membuat Cucurella tertinggal langkah dari Harry Wilson. Dalam posisi genting, bek asal Spanyol itu menarik lawannya hingga terjatuh.
Wasit langsung mengambil keputusan tegas dengan mengeluarkan kartu merah. VAR kemudian mengonfirmasi bahwa pelanggaran tersebut termasuk kategori menggagalkan peluang emas mencetak gol. Chelsea pun dipaksa bermain dengan 10 orang sejak awal laga.
Setelah insiden itu, Fulham makin percaya diri. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan gol pembuka di babak kedua lewat Raul Jimenez yang memaksimalkan kelengahan lini belakang Chelsea.
Sempat Bangkit, Tapi Akhirnya Tumbang
Chelsea sebenarnya sempat memberi harapan. Liam Delap muncul sebagai pembeda dengan gol penyeimbang yang membuat laga kembali hidup. Namun bermain dengan sepuluh orang jelas menguras tenaga dan fokus.
Fulham tetap tenang dan terus mencari celah. Upaya mereka terbayar ketika Harry Wilson mencetak gol penentu kemenangan, sekaligus mengunci tiga poin untuk tuan rumah. Chelsea pun harus menerima kenyataan pahit tanpa membawa satu poin pun.
Amarah Fans Tak Terbendung
Kartu merah Cucurella langsung memicu reaksi keras dari para pendukung Chelsea, terutama di media sosial. Banyak fans menilai insiden tersebut sebagai kesalahan fatal yang seharusnya bisa dihindari oleh pemain berpengalaman.
Sejumlah pendukung menyayangkan reaksi para pemain Chelsea yang dinilai lebih sibuk memprotes wasit ketimbang menjaga fokus permainan. Ada pula yang menilai Cucurella seharusnya lebih tenang membaca situasi, mengingat pengalamannya di level tertinggi.
Tak sedikit fans yang menyebut kartu merah itu sebagai salah satu keputusan paling merugikan Chelsea musim ini. Kekalahan di Craven Cottage pun kembali menegaskan bahwa masalah disiplin masih menjadi PR besar bagi The Blues jika ingin bersaing lebih konsisten di Premier League.


