Cesc Fabregas Akui COVID-19 Jadi Awal Karier Cepatnya Sebagai Pelatih
Arenabetting – Nama Cesc Fabregas sekarang lagi naik daun di dunia kepelatihan. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu sukses bikin banyak orang kagum setelah membawa Como tampil mengejutkan di Serie A musim ini. Namun siapa sangka, perjalanan cepat Fabregas sebagai pelatih ternyata bermula dari situasi pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu. Saat dunia sepak bola berhenti karena pandemi, banyak pemain bingung harus melakukan apa. Jadwal pertandingan kacau, latihan terbatas, dan suasana sepak bola berubah total. Di momen itulah Fabregas mulai berpikir serius soal masa depannya setelah pensiun sebagai pemain. COVID-19 Ubah Jalan Hidup Fabregas Dalam pengakuannya, Cesc Fabregas mengatakan pandemi COVID-19 punya pengaruh besar terhadap keputusan kariernya. Saat kompetisi banyak berhenti dan aktivitas sepak bola melambat, Fabregas memilih mengambil kursus kepelatihan dan mulai mengejar lisensi UEFA. Menurutnya, tanpa pandemi tersebut dirinya mungkin tidak akan bergerak secepat itu untuk masuk ke dunia pelatih. Keputusan tersebut akhirnya jadi titik awal perjalanan baru Fabregas yang sekarang mulai menarik perhatian banyak klub besar Eropa. Sempat Cedera dan Mulai Kehilangan Semangat Bermain Sebelum serius jadi pelatih, Fabregas masih bermain bersama AS Monaco di Liga Prancis. Namun cedera membuat dirinya cukup sering absen pada musim 2021. Situasi itu perlahan membuatnya mulai memikirkan akhir karier sebagai pemain. Pada Agustus 2022, Fabregas kemudian pindah ke Como yang saat itu masih bermain di Serie B Italia. Ia mengaku sebenarnya cuma ingin mengakhiri karier bermain dengan tenang dan tetap berada di lapangan, bukan duduk di bangku cadangan atau ruang medis. Mulai Nyaman Jadi Pelatih Tim Muda Perjalanan Fabregas di Como ternyata berubah cukup cepat. Setelah pensiun di akhir musim 2022/2023, dirinya langsung masuk ke dunia kepelatihan. Awalnya, ia menangani tim Primavera atau tim muda Como. Dari situ Fabregas mulai sadar kalau dirinya menikmati peran baru sebagai pelatih. Ia bahkan sempat mengaku kepada istrinya bahwa performanya di akhir karier sebagai pemain sudah jauh menurun dan dirinya tidak lagi menikmati latihan seperti dulu. Momen itu akhirnya membuat Fabregas benar-benar yakin untuk gantung sepatu dan fokus membangun karier baru di pinggir lapangan. Kini Jadi Salah Satu Pelatih Muda Menarik di Italia Karier kepelatihan Cesc Fabregas berkembang sangat cepat bersama Como. Dari melatih tim muda, dirinya sempat dipercaya jadi pelatih interim sebelum akhirnya resmi menjadi pelatih kepala setelah mendapatkan lisensi UEFA Pro. Musim ini Como tampil cukup mengejutkan di Serie A dan bahkan masih punya peluang mengejar tiket Liga Champions. Gaya bermain agresif dan modern yang diterapkan Fabregas juga mulai banyak mendapat pujian dari pengamat sepak bola Eropa. Tidak heran kalau sekarang namanya mulai dikaitkan dengan beberapa klub besar, termasuk dari Premier League. Kalau melihat perkembangan sejauh ini, pandemi COVID-19 ternyata tanpa disangka jadi awal dari lahirnya versi baru Cesc Fabregas di dunia sepak bola.
Cesc Fabregas Akui COVID-19 Jadi Awal Karier Cepatnya Sebagai Pelatih Read More »





