Arenabetting – Casemiro lagi menikmati musim yang cukup spesial bersama Manchester United. Gelandang asal Brasil itu bukan cuma sibuk memotong serangan lawan, tapi juga makin rajin muncul di papan skor. Dengan lima gol di Liga Inggris musim ini, muncul pertanyaan menarik: apakah ini bakal jadi musim tersubur Casemiro sepanjang kariernya?
Kontribusi Gol yang Tak Biasa
Bersama Manchester United di musim 2025/2026, Casemiro sudah mencetak lima gol dari 22 penampilan di Premier League. Catatan ini terbilang istimewa untuk pemain yang dikenal sebagai gelandang bertahan murni.
Biasanya, Casemiro lebih identik dengan tekel keras, intersepsi krusial, dan menjaga keseimbangan lini tengah. Namun musim ini, ia kerap muncul di momen yang tepat di kotak penalti lawan. Gol-golnya banyak datang dari situasi bola mati atau second ball, memanfaatkan insting dan pengalaman membaca permainan.
Peran Baru di Era Carrick
Perubahan peran Casemiro tak lepas dari pendekatan taktik Michael Carrick. Di bawah pelatih anyar itu, MU tampil lebih fleksibel. Casemiro tetap jadi jangkar utama, tapi diberi ruang untuk naik membantu serangan ketika situasi memungkinkan.
Skema ini membuat Casemiro lebih sering berada di area berbahaya lawan. Ketika Bruno Fernandes sibuk mengatur tempo dan lini depan menarik perhatian bek, Casemiro justru datang dari lini kedua tanpa banyak penjagaan. Hasilnya, peluang emas pun sering jatuh ke kakinya.
Peluang Pecahkan Rekor Pribadi
Jika melihat statistik kariernya, lima gol di liga sudah mendekati catatan terbaik Casemiro dalam satu musim domestik. Saat masih membela Real Madrid, ia jarang mencapai angka tersebut, karena perannya memang lebih defensif dan fokus menjaga struktur tim.
Dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak di Premier League, peluang Casemiro menambah koleksi gol jelas terbuka lebar. Jika ia mampu mencetak dua atau tiga gol tambahan, musim ini hampir pasti menjadi yang paling produktif dalam kariernya di level liga.
Dampak Besar untuk Manchester United
Produktivitas Casemiro memberi keuntungan besar bagi MU. Gol dari lini kedua membuat Setan Merah tidak terlalu bergantung pada penyerang. Dalam beberapa laga ketat, kehadiran Casemiro justru jadi pembeda ketika lini depan buntu.
Selain itu, kontribusi gol ini juga meningkatkan kepercayaan dirinya. Casemiro terlihat lebih berani mengambil posisi menyerang dan tak ragu melepaskan tembakan ketika ada ruang.
Bisa Konsisten sampai Akhir Musim?
Tantangan terbesarnya sekarang adalah konsistensi dan kebugaran. Jadwal padat Premier League menuntut fisik ekstra, apalagi untuk pemain yang tugas utamanya bertahan. Namun jika Casemiro mampu menjaga kondisi dan perannya tetap stabil, peluang mencetak gol tambahan masih sangat realistis.
Musim masih panjang, tapi satu hal sudah jelas. Casemiro bukan sekadar pemotong serangan. Di musim ini, ia menjelma jadi ancaman nyata dari lini tengah, dan bisa saja menutup kompetisi sebagai musim paling subur dalam kariernya.


