Arenabetting – Liverpool memang sukses melaju ke babak keempat Piala FA usai membantai Barnsley 4-1, tapi di balik kemenangan itu, ada satu momen yang bikin pelatih Barnsley, Conor Hourihane, naik pitam. Bukan soal skor besar, melainkan blunder Dominik Szoboszlai yang berujung gol hiburan buat tim tamu, tapi dinilai sebagai aksi yang kurang menghormati lawan.
Szoboszlai Tampil Gacor, Tapi Ada Satu Momen Apes
Secara keseluruhan, Szoboszlai tampil oke banget di laga babak ketiga Piala FA yang digelar Selasa (13/1) dini hari WIB. Gelandang asal Hungaria itu membuka keunggulan Liverpool dan terlibat dalam proses dua gol lainnya. Pergerakannya aktif, distribusi bolanya rapi, dan dia jadi salah satu motor serangan The Reds.
Tapi di tengah performa solid itu, ada satu kesalahan fatal yang langsung jadi sorotan. Di akhir babak kedua, Szoboszlai turun membantu pertahanan saat Barnsley mengirim bola ke kotak penalti.
Kesalahan di Kotak Enam Yard yang Berbuah Gol
Masalah muncul ketika Szoboszlai menerima bola di area berbahaya, tepatnya di dalam kotak enam yard, sambil ditempel ketat oleh Adam Phillips. Bukannya langsung membuang bola, Szoboszlai justru mencoba mengontrol, tapi malah kehilangan penguasaan.
Phillips yang sudah siap langsung menyambar bola dan menceploskannya ke gawang Liverpool. Gol itu memang cuma memperkecil ketertinggalan, tapi jadi momen penting buat Barnsley yang setidaknya bisa mencetak satu gol di laga besar ini.
Liverpool Tetap Lolos, Tapi Komentar Hourihane Pedas
Meski sempat kebobolan, Liverpool tetap mengunci kemenangan lewat gol Florian Wirtz dan Hugo Ekitike yang masuk sebagai pemain pengganti. Dua gol di 10 menit terakhir memastikan skor akhir 4-1 dan tiket ke babak keempat Piala FA tetap aman di tangan tuan rumah.
Namun buat Hourihane, kesalahan Szoboszlai bukan sekadar blunder biasa. Ia menilai gelandang Liverpool itu meremehkan timnya. Menurutnya, Szoboszlai tidak akan melakukan aksi serupa jika menghadapi lawan sekelas Arsenal, Chelsea, atau di laga Liga Champions.
Hourihane mengaku kecewa karena merasa gol yang didapat timnya lahir dari situasi yang seharusnya tidak terjadi di level profesional. Ia juga menilai para pemain Barnsley sudah tampil maksimal, tapi tetap kalah kelas dari Liverpool.
Dinilai Kurang Respek, Bukan Sekadar Salah Teknis
Saat ditanya apakah blunder itu bisa dianggap tidak sopan atau kurang menghormati lawan, Hourihane mengiyakan. Ia menegaskan bahwa Szoboszlai hampir pasti tak akan bermain ceroboh di situasi serupa jika lawannya tim besar.
Pernyataan ini langsung memicu perdebatan. Ada yang menganggap ini cuma kesalahan biasa yang bisa terjadi pada siapa saja. Tapi dari sudut pandang pelatih Barnsley, sikap santai di area berbahaya itu terasa seperti meremehkan tekanan lawan.
Pelajaran Penting di Tengah Kemenangan
Buat Liverpool, hasil akhir jelas memuaskan. Tapi momen ini jadi pengingat bahwa sedikit lengah bisa langsung dihukum, bahkan oleh tim dari divisi lebih bawah. Di kompetisi sekelas Piala FA, kejutan selalu bisa terjadi kalau fokus hilang.
Sementara buat Barnsley, meski tersingkir, setidaknya mereka pulang dengan satu gol dan perlawanan yang bikin pelatih mereka tetap bangga. Dan soal Szoboszlai, mungkin ini cuma satu kesalahan kecil, tapi cukup besar untuk memicu drama setelah laga.


