Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

betarena

Amorim Ingin Mengembalikan Lagi Performa Antony Seperti Saat Di Ajax

Berita Bola – Ruben Amorim menilai performa buruk Antony saat ini karena si pemain kurang percaya diri. Dia pun mau membantu Antony kembali tampil seperti semasa di Ajax Amsterdam. Karier Antony di Manchester United masih biasa-biasa saja memasuki musim ketiganya, kalau tidak boleh dibilang stagnan. Dibeli mahal 82 juta paun dari Ajax pada musim panas 2022, Antony gagal menjawab ekspektasi. Yang ada Antony malah bermasalah di luar lapangan saat terlibat kasus kekerasan kepada tiga mantan kekasihnya. Meski masalahnya sudah selesai, karier Antony tak kunjung membaik. Dia cuma bikin 12 gol dari 92 pertandingan bersama MU. Padahal Antony dibawa Erik ten Hag yang melambungkan namanya di Ajax. Wajar jika masa depan Antony kini mulai dispekulasikan. Kehadiran Ruben Amorim sebagai manajer baru disebut-sebut akan mengancam kariernya. Tapi, sejauh ini, Amorim sudah dua kali mempercayakan Antony sebagai starter, termasuk saat dikalahkan Tottenham Hotspur di Perempatfinal Carabao Cup kemarin. Meski sejauh ini peforma Antony masih angin-anginan, Amorim tidak kehilangan asa. Dia yakin bisa mengembalikan Antony sehebat saat memperkuat Ajax dengan 24 gol dan 22 assist dari 82 laga. “Dia hanya butuh lebih percaya diri. Jika Anda ingat Antony versi Ajax yang saya lawan, dia cuma sedikit kurang pede saat situasi satu lawan satu. Tapi, dia pasti bisa lebih baik kok,” ujar Amorim seperti dilansir Daily Mail. “Dia sudah bekerja begitu keras dan berusaha. Dia lebih sering menusuk ke dalam ketimpan bermain melebar, khususnya di laga ini (lawan Tottenham), dan dia hanya perlu mempertahankan itu; bekerja keras dan saya akan membantunya jadi pemain yang lebih baik.”

Amorim Ingin Mengembalikan Lagi Performa Antony Seperti Saat Di Ajax Read More »

Perasaan Joshua Zirkzee Campur Aduk Usai Cetak Gol Lagi Buat MU

Berita Bola – Penyerang milik Manchester United, Joshua Zirkzee mengomentari gol yang ia cetak ke gawang Tottenham. Ia mengaku perasaannya campur aduk dengan gol tersebut. Kemarin, Manchester United bertandang ke markas Tottenham untuk pertandingan perempat final Carabao Cup 2024/2025. Di laga ini, Joshua Zirkzee masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Penyerang Timnas Belanda itu tidak butuh waktu lama untuk memberikan dampak bagi Setan Merah. Ia berhasil mencetak gol pertama Manchester United di laga ini. Meski mencetak gol, Zirkzee tidak terlalu bahagia dengan gol tersebut. “Jujur saya cukup kecewa hari ini,” ujar Zirkzee kepada Sky Sports. Menurut Zirkzee, ia merasa kecewa dengan hasil pertandingan yang didapatkan timnya di laga itu. Ia menilai Setan Merah seharusnya bisa keluar sebagai pemenang di laga itu, sehingga ia kecewa Manchester United tumbang di laga melawan Tottenham ini. “Menelan kekalahan itu tidak pernah menyenangkan, terutama ketika anda bermain di turnamen yang bisa memberikan anda trofi juara. Namun saya pribadi merasa kami telah menunjukkan daya juang yang bagus di laga ini,” sambung sang striker. Zirkzee menyebut bahwa gol yang ia cetak itu tidak membuatnya bahagia. Pasalnya gol itu tidak mampu menyelamatkan Setan Merah dari kekalahan kontra The Lillywhites. “Ketika saya masuk sebagai pemain pengganti, saya mencoba untuk memberikan energi bagi tim ini. Saya sudah melakukan itu, namun sayangnya saya tidak bisa mengubah keadaan,” pungkas sang striker. Manchester United mencoba untuk bangkit dari keterpurukan usai kalah dari Tottenham. Mereka membidik kemenangan saat menjamu Bournemouth di Old Trafford pada lanjutan Liga Inggris 2024/2025.

Perasaan Joshua Zirkzee Campur Aduk Usai Cetak Gol Lagi Buat MU Read More »

Mikel Arteta Tak Mau Menanggapi Spekulasi Transfer Rashford Ke Arsenal

Berita Bola – Rumor kepindahan Marcus Rashford dari Manchester United terus bergulir setelah sang pemain mengisyaratkan keinginan untuk mencari tantangan baru. Namun, Mikel Arteta, manajer Arsenal, dengan tegas menolak menanggapi spekulasi transfer striker berusia 27 tahun tersebut. Situasi ini mencuat setelah Rashford melakukan wawancara dengan Henry Winter, di mana ia secara implisit menyatakan kesiapannya meninggalkan Old Trafford. “Ketika saya pergi, tidak akan ada perasaan buruk. Anda tidak akan mendengar komentar negatif dari saya tentang Manchester United,” ungkap Rashford. Para bandar taruhan menempatkan Arsenal sebagai kandidat ketiga tujuan Rashford, di bawah Paris Saint-Germain dan klub-klub Liga Pro Saudi. Namun, Arteta memilih bersikap profesional dengan menghindari diskusi tentang pemain dari klub lain. Arsenal sendiri memang sedang mencari penguatan di lini serang. Kebutuhan ini semakin mendesak mengingat persaingan ketat di Liga Premier dan ambisi klub untuk bersaing di berbagai kompetisi. Rashford, dengan pengalamannya di level tertinggi dan kemampuan bermain di berbagai posisi serangan, bisa menjadi solusi yang menarik. Namun, faktor finansial dan relasi antar klub menjadi pertimbangan penting dalam potensi transfer ini. Arteta sendiri memiliki rekam jejak positif dalam mengembangkan pemain muda dan membantu pemain yang sedang mengalami penurunan performa. Hal ini menjadi pertimbangan menarik mengingat Rashford sedang mencari momentum kebangkitan karier. United saat ini berada dalam masa transisi di bawah kepemimpinan Ruben Amorim. Kehilangan Rashford di tengah musim tentu akan mempengaruhi rotasi tim, meski sang pemain absen dalam kekalahan 4-3 dari Tottenham di Piala Liga. Sementara bagi Arsenal, kedatangan Rashford bisa memberikan opsi taktis baru. Kemampuannya bermain di sayap dan sebagai striker utama akan menambah fleksibilitas skema serangan Arsenal yang sudah cukup tajam. Meski begitu, fokus utama kedua tim saat ini adalah pertandingan akhir pekan. United akan menjamu Bournemouth, sementara Arsenal berkonsentrasi mempertahankan posisi kompetitif mereka di papan atas klasemen Liga Premier.

Mikel Arteta Tak Mau Menanggapi Spekulasi Transfer Rashford Ke Arsenal Read More »

Performa Belum Memuaskan, Joshua Zirkzee Bakal Jadi Pemain Flop Di Manchester United?

Berita Bola – Performa Joshua Zirkzee sejak bergabung dengan Manchester United dianggap belum cukup memuaskan. Striker Belanda tersebut belum mampu memenuhi ekspektasi setelah transfer musim panas lalu. MU memang melakukan perombakan skuad signifikan dengan mendatangkan beberapa pemain seperti Leny Yoro, Noussair Mazraoui, Matthijs De Ligt, dan Zirkzee. Namun, dari semua rekrutan tersebut, performa Zirkzee menjadi sorotan khusus mengingat posisinya yang vital di lini serang. Meski mencetak gol dalam debutnya di Liga Premier Agustus lalu, Zirkzee kemudian mengalami paceklik gol selama tiga bulan. Dua gol terakhirnya melawan Everton dan Tottenham juga belum cukup. Lawrenson, legenda Liverpool, merasa bahwa Zirkzee belum konsisten sejak bergabung ke Old Trafford. “Joshua Zirkzee sedikit mengecewakan sejak bergabung dengan Manchester United musim panas ini. Saya tidak suka menggunakan kata itu, tapi dia belum konsisten, sering masuk-keluar tim tanpa performa yang stabil,” ujar Lawrenson. Ia juga menyoroti persaingan ketat di lini depan Manchester United yang membuat para pemain sulit mengamankan posisi reguler. “Pemain depan di United semuanya bersaing memperebutkan tempat. Jika Anda tidak bermain luar biasa, tidak ada jaminan Anda akan dimainkan di pertandingan berikutnya.” Lawrenson menilai manajer Ruben Amorim menghadapi tantangan besar dalam menentukan komposisi terbaik untuk timnya. “Amorim masih mencoba mencari tahu tim terbaiknya. Setiap kali ia memilih tim, komposisinya berbeda. Ini menunjukkan betapa besar pekerjaan yang harus ia lakukan,” tambah Lawrenson. Meski kritik mengemuka, Zirkzee masih memiliki peluang untuk membuktikan kapasitasnya sebagai rekrutan yang layak bagi Manchester United. Dengan waktu yang cukup dan dukungan dari Amorim, konsistensi dan produktivitas penyerang Belanda ini menjadi kunci kebangkitan kariernya di Old Trafford.

Performa Belum Memuaskan, Joshua Zirkzee Bakal Jadi Pemain Flop Di Manchester United? Read More »

Sebulan Tukangi MU, Ruben Amorim Anggap Setan Merah Semakin Membaik Di Aspek Ini

Berita Bola – Manajer Manchester United, Ruben Amorim dimintai tanggapan seputar perkembangan timnya. Ia menyebut bahwa ada perkembangan yang positif dalam skuad Setan Merah terutama saat menyerang. Seperti yang sudah diketahui, Amorim baru satu bulan menangani Manchester United. Ia menggantikan Erik Ten Hag yang dipecat manajemen MU di akhir Oktober 2024 kemarin. Selama satu bulan ditangani Amorim, penampilan MU masih tergolong belum stabil. Mereka masih beradaptasi dengan gaya bermain Ruben Amorim yang jauh berbeda dari gaya bermain Erik Ten Hag. Baru-baru ini Amorim dimintai pendapatnya mengenai satu bulan ia melatih Manchester United. Ia menyebut bahwa sudah mulai ada perubahan yang positif di skuad MU. Dalam konferensi persnya, Amorim menyebut bahwa salah satu masalah MU adalah mereka kerap tidak tahu apa yang harus dilakukan di kotak penalti. Itulah mengapa ia menyebut para pemain MU kerap kesulitan mencetak gol padahal sudah membawa bola di kotak penalti. “Kami sudah sangat berkembang saat masuk ke kotak penalti lawan. Kami sempat menjalani periode ketika kami tidak cukup mengancam ketika berada di kotak penalti lawan,” buka Amorim. Dalam konferensi persnya, Amorim menilai bahwa Manchester United mulai menunjukkan progress yang bagus saat menyerang. Ia menyebut penempatan posisi MU saat menyerang sudah lebih bagus sehingga mereka bisa lebih produktif mencetak gol. “Anda bisa lihat bahwa situasinya kini sudah jauh berbeda. Anda bisa melihat bahwa ketika kami masuk ke kotak penalti lawan, kami bisa melepaskan tembakan dan anda bisa merasakan bahwa kami sanggup mencetak gol,” pungkasnya. Amorim sendiri berharap timnya bisa menunjukkan performa yang apik di akhir pekan ini. Ia ingin timnya bisa tampil klinis saat berhadapan dengan Bournemouth di ajang Premier League 2024/2025.

Sebulan Tukangi MU, Ruben Amorim Anggap Setan Merah Semakin Membaik Di Aspek Ini Read More »

Hakim Ziyeh Menyesal Gabung Galatasaray Karena Jarang Dimainkan

Berita Bola – Hakim Ziyech, membuat pernyataan mengejutkan mengenai masa depannya di Galatasaray. Setelah bergabung dari Chelsea pada musim panas 2023, Ziyech kini secara terbuka mengungkapkan penyesalannya atas kepindahannya ke klub Turki tersebut. Ziyech sempat mencuri perhatian sepak bola dunia pada Juli 2020, ketika dia menandatangani kontrak dengan Chelsea. Di sana, ia berkontribusi dalam perjalanan tim menjuarai Liga Champions 2020/2021. Meski begitu, menit bermain yang terbatas mendorongnya untuk mencari peluang lain. Pada Agustus 2023, Ziyech bergabung dengan Galatasaray, raksasa Turki. Meskipun awalnya disambut dengan antusiasme besar, Ziyech baru-baru ini mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan klub pada Januari, mengkritik pelatih Okan Buruk dan menyatakan penyesalannya bergabung dengan Galatasaray. Ziyech disambut dengan antusiasme luar biasa saat diperkenalkan sebagai pemain Galatasaray pada Agustus 2023. Dalam momen yang ikonik, ia muncul di tengah kelompok suporter ultra di Stadion Rams Park usai kemenangan 2-0 atas Trabzonspor, mengomando sorakan para pendukung yang menyambutnya dengan sukacita. Musim debutnya bersama Galatasaray terbilang sukses. Ziyech tampil dalam 23 pertandingan, mencetak delapan gol dan memberikan empat assist, membantu klub meraih gelar juara Liga Super Turki dengan torehan 102 poin. Hal ini membuat statusnya diubah dari pemain pinjaman menjadi permanen. Namun, meski awal kariernya di Turki terlihat menjanjikan, situasi berubah drastis pada musim keduanya. Pada musim ini, Ziyech hanya tampil dalam delapan pertandingan dari total 24 laga yang dimainkan Galatasaray, dengan tujuh di antaranya sebagai pemain pengganti. Berbicara kepada jurnalis Turki Haluk Yurekli, Ziyech mengungkapkan rasa frustrasi terhadap pelatih Galatasaray, Okan Buruk. “Galatasaray sudah selesai bagi saya. Saya tidak ingin bermain di sini lagi. Saya akan pergi pada Januari,” ujarnya. “Saya tidak pernah melihat pelatih dengan level serendah ini. Saya tidak peduli lagi … Saya hanya ingin dibiarkan sendiri, apapun yang terjadi. Saya menyesal datang ke sini.” Meski kritik Ziyech terhadap Buruk cukup tajam, prestasi Galatasaray musim ini berbicara sebaliknya. Tim asuhan Okan Buruk saat ini memimpin klasemen Liga Super Turki dengan keunggulan enam poin dari pesaing terdekat, Fenerbahce, yang dilatih oleh Jose Mourinho. Situasi ini memunculkan pertanyaan: apakah kritik Ziyech terhadap Buruk benar-benar berdasarkan kualitas pelatih atau lebih kepada rasa frustrasinya karena kurang mendapat waktu bermain? Dengan pernyataan tegasnya, Ziyech tampaknya sudah memutuskan untuk meninggalkan Galatasaray pada bursa transfer Januari mendatang.

Hakim Ziyeh Menyesal Gabung Galatasaray Karena Jarang Dimainkan Read More »