Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

betarena

Debut Resmi Luka Modric Di AC Milan, Rossoneri Menang Berkat Gol Leao Dan Pulisic

Berita Bola – AC Milan melangkah mantap ke babak 32 besar Coppa Italia setelah menundukkan Bari dengan skor 2-0 dala laga di San Siro, Senin (18/8/2025) dini hari WIB. Rafael Leao membuka keunggulan sebelum Christian Pulisic memastikan kemenangan Rossoneri. Namun, kabar cedera Leao sedikit mencemaskan jelang lanjutan Serie A. Hasil ini memastikan Milan bertemu Lecce di babak berikutnya Coppa Italia pada September nanti. Stefano Pioli kini hanya berharap kabar positif terkait kondisi Leao, yang masih diragukan tampil saat melawan Cremonese di Serie A. Kemenangan atas Bari menjadi sinyal awal bahwa Rossoneri serius memburu prestasi ganda musim ini: bersaing di liga dan berusaha menambah trofi dari ajang domestik. Jalannya Laga : Sejak menit awal, Bari berani tampil menekan. Gabriele Moncini sempat membuat publik tuan rumah terdiam lewat sepakan jarak jauhnya, meski bola akhirnya melebar tipis dari sasaran. Milan baru bisa menguasai permainan setelah itu. Umpan silang Fikayo Tomori sukses disambut Leao dengan sundulan keras untuk membuka skor. Gol ini seakan menjadi pesta awal, namun segera berubah jadi kekhawatiran karena sang bintang harus ditarik keluar akibat masalah betis. Meski kehilangan Leao, Milan tetap mendominasi. Christian Pulisic hampir menggandakan keunggulan sebelum jeda. Satu tendangannya diblok pemain belakang, sementara percobaan lainnya hanya mengenai mistar gawang. Bari mencoba memberi perlawanan melalui Giuseppe Sibilli. Tendangan jarak jauhnya terlihat berbahaya, tetapi Mike Maignan menunjukkan refleks brilian untuk mengamankan gawang. Hanya butuh dua menit babak kedua berjalan, Pulisic akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Bermula dari kerja sama Santiago Gimenez, winger asal Amerika Serikat itu menuntaskan peluang dengan dingin setelah dua percobaan sebelumnya gagal. Gol kedua membuat permainan Milan lebih nyaman. Mereka mampu mengendalikan tempo sekaligus menjaga jarak aman dari tekanan Bari hingga laga berakhir. Sorakan meriah terdengar pada menit ke-65. Dua rekrutan anyar, Luka Modric dan Ardon Jashari, mendapat kesempatan debut di depan lebih dari 65 ribu penonton San Siro. Skor 2-0 untuk keunggulan Milan tetap tak berubah hingga peluit panjang berbunyi. Milan pun menutup laga dengan kemenangan.

Debut Resmi Luka Modric Di AC Milan, Rossoneri Menang Berkat Gol Leao Dan Pulisic Read More »

Inilah Alasan Gol Eberechi Eze Di Laga Chelsea vs Crystal Palace Dianulir Wasit

Berita Bola – Chelsea mengawali perjalanan mereka di Premier League 2025/2026 dengan menjamu Crystal Palace di Stamford Bridge, Minggu (17/8/2025) malam WIB. Sejak menit awal, pertandingan berlangsung intens dengan kedua tim sama-sama tampil agresif di pekan perdana musim ini. Crystal Palace sempat mengejutkan publik tuan rumah ketika Eberechi Eze melepaskan eksekusi tendangan bebas indah. Bola hasil sepakan melengkungnya melewati pagar hidup Chelsea dan menaklukkan Robert Sánchez. Namun, kegembiraan itu hanya sesaat karena gol tersebut dianulir oleh wasit. Keputusan pembatalan sempat menimbulkan tanda tanya, mengingat Eze dikenal sebagai salah satu eksekutor bola mati terbaik di Premier League. Akan tetapi, setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit Darren England memberikan penjelasan resmi mengenai alasan gol itu tidak disahkan. Insiden terjadi pada menit ke-15 saat Palace mendapat tendangan bebas di dekat kotak penalti Chelsea. Eze yang terkenal memiliki teknik tendangan jitu langsung mengambil alih eksekusi. Sepakan kaki kanannya melesat mulus ke gawang tanpa bisa dihalau Sánchez. Namun, VAR yang dipimpin James Bell segera meninjau ulang proses terjadinya gol. Bukan karena offside, melainkan adanya pelanggaran dalam momen tendangan bebas. Marc Guéhi dinilai terlalu dekat dengan pagar hidup Chelsea, dengan jarak kurang dari satu meter, sehingga melanggar aturan IFAB. Mengacu pada Hukum 13 IFAB, tertulis jelas bahwa: “Jika, saat tendangan bebas dilakukan, pemain tim penyerang berjarak kurang dari 1 m (1 yd) dari ‘pagar pemain’ yang dibentuk oleh tiga atau lebih pemain tim bertahan, tendangan bebas tidak langsung diberikan.” Dengan demikian, posisi Guéhi yang terlalu dekat dengan pagar Chelsea menjadi alasan utama pembatalan gol Eze. Premier League juga merilis pernyataan resmi: “Setelah peninjauan VAR, wasit membatalkan keputusan awal gol untuk Crystal Palace. Setelah peninjauan, pemain tandang nomor enam (Marc Guehi) berjarak kurang dari satu meter dari pagar pemain saat tembakan dilakukan. Oleh karena itu, itu adalah tendangan bebas tidak langsung dan gol dianulir.” Keputusan ini menunjukkan betapa detailnya regulasi sepak bola modern, terutama dengan bantuan teknologi VAR. Meski terasa mengecewakan bagi pihak Palace, aturan tersebut berlaku universal dan mencerminkan konsistensi penerapan hukum permainan di Premier League.

Inilah Alasan Gol Eberechi Eze Di Laga Chelsea vs Crystal Palace Dianulir Wasit Read More »

Diam-diam Manchester United Tertarik Buat Memulangkan David De Gea Ke Old Trafford

Berita Bola – Manchester United (MU) dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk melakukan pembelian pemain mengejutkan dan sensasional untuk seorang pemain yang meninggalkan klub hanya beberapa musim lalu. Musim lalu, MU menempati posisi ke-15 atau berstatus posisi terburuk mereka sepanjang sejarah di Liga Inggris. Musim ini, untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, tidak akan ada kompetisi sepak bola Eropa di Old Trafford. Setan Merah gagal bermain di Liga Champions karena kalah 0-1 di final Liga Europa musim lalu melawan Tottenham Hotspur. Menjelang musim baru, MU telah memperkuat lini depan mereka. Amorim kini memiliki Matheus Cunha yang datang dari Wolves plus Bryan Mbeumo yang bergabung dari Brentford. Keduanya diharapkan bermain sebagai nomor 10 di belakang penyerang utama. Mereka juga menambah ancaman untuk pemain belakang lawan di dalam diri Benjamin Sesko dari RB Leipzig dalam kesepakatan senilai 74 juta paun. MU masih dapat memperkuat beberapa posisi lain musim panas ini, terutama lini tengah dan posisi penjaga gawang. Saat ini, Amorim memiliki pilihan Andre Onana, Altay Bayindir, dan Tom Heaton. Onana yang datang dari Inter Milan pada 2023 dengan biaya awal 43,8 juta paun belum mampu memberikan pembuktian yang cukup memuaskan. Andre Onana datang untuk menggantikan David De Gea yang telah lama menjadi penjaga gawang utama. De Gea meninggalkan MU pada musim panas sebelumnya setelah kontraknya habis dan negosiasi perpanjangan kontrak dengan pelatih sebelumnya Ten Hag tidak berhasil. Setelah menjadi pemain bebas transfer selama satu musim, De Gea bergabung dengan Fiorentina pada Agustus tahun lalu. Ia bahkan baru-baru ini kembali ke Old Trafford bersama tim barunya untuk pertandingan persahabatan pra-musim sebagai perpisahan kepada penggemar United. Namun, apakah De Gea benar-benar telah mengucapkan selamat tinggal? Laporan terbaru menyebutkan bahwa MU sedang menjajaki kemungkinan mendatangkan kembali De Gea ke Old Trafford. Menurut The Sun, MU sedang melakukan pemeriksaan diam-diam tentang kembalinya De Gea karena mengetahui bahwa kontraknya di Fiorentina memiliki klausul yang memungkinkan dia pergi dengan biaya yang relatif kecil. Niatan ini muncul setelah De Gea memberikan kesan baik dalam pertandingan pra-musim versus MU. David De Gea bergabung dengan MU dari Atletico Madrid pada 2011 dan menghabiskan 12 musim di Old Trafford dengan 545 penampilan. Selama waktu itu, ia memenangkan gelar Liga Inggris, Piala FA, dua Piala Liga, dan Liga Europa.

Diam-diam Manchester United Tertarik Buat Memulangkan David De Gea Ke Old Trafford Read More »

Hansi Flick Mengaku Belum Puas Dengan Debut Marcus Rashford Bersama Barcelona Di LaLiga

Berita Bola – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, belum puas dengan kemenangan timnya atas Real Mallorca di laga pembuka LaLiga. Barca menang 3-0 di San Moix, Minggu (17/8/2025) dini hari berkat gol-gol dari Raphinha, Ferran Torres, dan Lamine Yamal. Tuan rumah harus kehilangan Manu Morlanes dan Vedat Muriqi yang diusir wasit sebelum turun minum. Baca Juga: VIDEO: Ander Herrera Sebut Rashford Akan Bersinar di Barcelona, Hingga Prediksi Mbappe Pasti Top Skorer! “Saya tidak suka pertandingan ini. Itu tiga poin penting, tapi saya tidak menyukainya. Setelah tertinggal 2-0 dan dua kartu merah, saya pikir tim bermain dengan 50 persen, dan saya tidak menyukainya. Kami bisa bermain lebih baik lagi,” kata Flick. Kemenangan ini tak hanya memberi awal manis bagi Barcelona dalam misi mempertahankan gelar, tetapi juga menandai penampilan gemilang Lamine Yamal yang menjadi bintang di laga pembuka penuh drama tersebut. “Saya tidak suka mereka lengah. Kami harus menguasai bola dan permainan. Kami harus mencetak gol. Bermain dengan 50 atau 60 persen melawan sembilan pemain itu mustahil. Kami harus bermain lebih cepat, harus memperbaiki beberapa situasi.” Tentang debut Marcus Rashford sebagai pemain pengganti di babak kedua, Flick memberikan komentar. “Babak kedua tidak berjalan baik bagi Rashford, karena tidak ada ruang. Para pemain bermain dengan 50 persen.” Rashford berhasil debut setelah proses pendaftarannya sebagai pemain baru tuntas. Sebelumnya, sempat terhambat karena aturan ketat La Liga terkait pembatasan gaji. Namun, manajemen Los Cules bergerak cepat agar sang striker bisa segera diturunkan. Kedatangan Marcus Rashford dianggap sebagai tambahan vital, terutama karena Robert Lewandowski sedang menepi akibat cedera. Dengan begitu, peluangnya tampil sebagai starter di lini depan kian terbuka lebar.

Hansi Flick Mengaku Belum Puas Dengan Debut Marcus Rashford Bersama Barcelona Di LaLiga Read More »

Liverpool Kasih Ultimatum Buat Newcastle United Soal Transfer Alexander Isak

Berita Bola – Liverpool membuka musim Premier League 2025/2026 dengan kemenangan 4-2 atas Bournemouth, Sabtu (16/8/2025) dini hari WIB. Sejumlah pemain anyar tampil apik, tapi sorotan terhadap langkah The Reds merekrut Alexander Isak belum berakhir. Dalam laga melawan Bournemouth, rekrutan baru Liverpool, seperti Hugo Ekitike, langsung mencuri perhatian dengan mencetak gol pembuka dan memberikan satu assist. Meski sempat kehilangan keunggulan dua gol, The Reds akhirnya mengunci tiga poin berkat gol Federico Chiesa dan Mohamed Salah. Namun, di balik start impresif tersebut, perhatian publik tetap tertuju pada langkah Liverpool di bursa transfer, khususnya usaha mereka merekrut bintang Newcastle United, Alexander Isak. Menurut laporan jurnalis Sacha Tavolieri, Liverpool menegaskan Alexander Isak tetap menjadi target nomor satu di bursa transfer musim panas ini. Meski begitu, kesabaran The Reds memiliki batas. Klub asal Merseyside tersebut kini telah menetapkan batas waktu dalam negosiasi. Jika tidak ada kesepakatan yang tercapai pekan depan, Liverpool akan segera mengalihkan perhatian ke opsi striker lain yang sudah masuk daftar incaran tim pencari bakat mereka. Newcastle United tidak berada dalam tekanan untuk menjual. Isak dianggap sebagai pilar utama proyek jangka panjang di bawah asuhan Eddie Howe. The Magpies menuntut biaya transfer yang sangat tinggi, sebanding dengan kontribusi serta potensi besar Isak untuk menjadi salah satu striker top Eropa. Liverpool, di sisi lain, berhati-hati agar tidak melakukan pengeluaran berlebihan, terutama karena masih membutuhkan tambahan kekuatan di sektor lain. Keputusan Liverpool menetapkan tenggat waktu dinilai sebagai bentuk determinasi agar tidak terjebak dalam drama transfer berkepanjangan yang bisa mengganggu rencana mereka di musim baru. Situasi ini juga menekan Newcastle untuk segera membuat keputusan: apakah mereka akan melepas Isak dengan nilai besar, atau mempertahankan sang striker dengan risiko menimbulkan ketidakpuasan dalam skuad. Dengan hanya dua pekan tersisa sebelum bursa transfer ditutup, kisah transfer Alexander Isak kini menjadi salah satu yang paling dinanti di Premier League. Liverpool berharap ultimatum ini dapat mempercepat proses, sementara Newcastle masih berusaha menjaga ambisi sekaligus kestabilan proyek jangka panjang mereka.

Liverpool Kasih Ultimatum Buat Newcastle United Soal Transfer Alexander Isak Read More »

Bek Baru Liverpool Ini Ungkap Kegagumanya pada Virgil van Dijk

Berita Bola – Liverpool kembali membuat gebrakan di bursa transfer musim panas. Kali ini, The Reds sukses mengamankan tanda tangan bek muda berbakat asal Italia, Giovanni Leoni. Pemain berusia 18 tahun itu didatangkan dari Parma dengan biaya transfer sekitar 35 juta euro. Nama Leoni sejatinya bukan hanya diminati Liverpool seorang. Klub besar Italia seperti AC Milan dan Juventus juga sempat gencar memburunya. Namun, kecepatan Liverpool dalam menuntaskan negosiasi membuat mereka keluar sebagai pemenang. Di Anfield, Leoni langsung disiapkan untuk proyek jangka panjang. Kontrak berdurasi panjang yang disodorkan menunjukkan keyakinan penuh klub pada potensi sang bek muda. Ia dipandang sebagai investasi masa depan lini pertahanan Liverpool. Meski baru berusia belia, Leoni sudah memancarkan rasa percaya diri tinggi. Menariknya, ia langsung mengungkap kekagumannya terhadap sosok pemimpin lini belakang The Reds, Virgil van Dijk. Dalam wawancara perdana bersama situs resmi klub, Leoni tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Ia mengaku sangat menantikan momen berlatih dan bertanding bersama Virgil van Dijk. Baginya, kapten asal Belanda itu adalah role model sempurna bagi seorang bek tengah. Leoni menilai Van Dijk bukan hanya bek tangguh, tetapi juga punya aura kepemimpinan yang luar biasa. Ketenangannya dalam menguasai bola serta kemampuan membaca permainan membuatnya tampak berbeda. Hal itu, menurut Leoni, menjadi nilai tambah yang membuat sang kapten begitu berpengaruh. “Sangat. Bagi saya, ia bek terbaik di dunia,” jawab Leoni di liverpoolfc.com ketika ditanya mengenai kesempatan main bersama Van Dijk. “Kepribadiannya fantastis saat bermain, ia sangat nyaman menguasai bola maupun tanpa bola. Ia seorang pemimpin.” Selain kisah transfer dan rasa kagum pada Van Dijk, ada cerita unik lain soal Leoni. Sang bek muda sudah lama disapa dengan julukan “Leoncino”, yang dalam bahasa Italia berarti “singa kecil”. Julukan itu sudah melekat sejak awal perjalanannya di dunia sepak bola. Leoni bercerita bahwa panggilan tersebut berasal dari pelatih pertamanya. Karena dirasa sesuai dengan gaya bermainnya yang berani, nama itu terus digunakan hingga kini. Seiring kariernya menanjak, sebutan “singa kecil” makin dikenal luas. Bagi Leoni, julukan itu lebih dari sekadar panggilan. Ia merasa “Leoncino” mencerminkan semangat juang serta keberaniannya di lapangan. Kini, identitas itu ikut ia bawa ke Anfield, menjadi bagian dari perjalanan barunya bersama Liverpool. “Ya, singa kecil! Pelatih pertama saya, ia memanggil saya seperti ini dan sekarang ia selalu memanggil saya leoncino,” beber Leoni.

Bek Baru Liverpool Ini Ungkap Kegagumanya pada Virgil van Dijk Read More »