Arenabetting – Kekalahan Arsenal di final Carabao Cup jadi pukulan telak bagi ambisi besar mereka musim ini. Harapan meraih quadruple pun langsung pupus setelah takluk 0-2 dari Manchester City di Wembley. Hasil tersebut bukan cuma soal kehilangan trofi, tapi juga memunculkan keraguan soal peluang Arsenal di kompetisi lain.
Mantan pemain Arsenal, Paul Merson, ikut memberikan pandangannya. Ia menilai peluang The Gunners kini mulai terbatas, bahkan hanya tersisa realistis di satu kompetisi saja.
Kekalahan yang Buka Banyak Pertanyaan
Arsenal disebut tampil kurang meyakinkan saat menghadapi Manchester City di final. Terutama di babak kedua, performa mereka dinilai menurun drastis.
Merson mengungkapkan bahwa dari apa yang ia lihat di laga tersebut, Arsenal tampak kesulitan mengimbangi permainan lawan. Hal ini menjadi sinyal bahwa tim masih punya kekurangan.
Kekalahan itu juga memperlihatkan bahwa Arsenal belum sepenuhnya siap menghadapi tekanan di laga besar. Padahal, partai final adalah momen yang seharusnya jadi pembuktian.
Dari situ, muncul keraguan apakah Arsenal mampu bersaing di kompetisi lain yang juga penuh tantangan.
Premier League Jadi Harapan Terbesar
Meski gagal di Carabao Cup, Arsenal masih punya peluang di beberapa ajang. Namun, Merson menilai Premier League adalah satu-satunya kompetisi yang paling realistis untuk dimenangkan.
Ia berpendapat bahwa Arsenal masih terlalu kuat untuk tim-tim lain di liga domestik. Konsistensi mereka sepanjang musim jadi alasan utama.
Dibandingkan dengan kompetisi lain, jalur di Premier League dinilai lebih jelas dan bisa dikontrol oleh performa tim sendiri.
Karena itu, peluang Arsenal untuk mengangkat trofi liga dianggap masih sangat terbuka lebar.
Piala FA dan Liga Champions Diragukan
Untuk Piala FA, Merson memprediksi Manchester City akan kembali jadi penghalang utama. Ia bahkan menilai akan sulit bagi Arsenal untuk mengalahkan City jika kembali bertemu.
Penilaian tersebut didasarkan pada performa kedua tim saat final Carabao Cup. City terlihat lebih siap dan matang dalam menghadapi laga besar.
Sementara di Liga Champions, tantangan yang dihadapi Arsenal juga tidak kalah berat. Jika berhasil melewati perempatfinal, mereka kemungkinan akan bertemu Barcelona.
Menurut Merson, gaya bermain Barcelona dengan garis pertahanan tinggi bisa jadi masalah besar bagi Arsenal.
Kurang Kecepatan Jadi Masalah
Merson menyoroti lini depan Arsenal yang dinilai kurang memiliki kecepatan eksplosif. Hal ini dianggap bisa menjadi kelemahan fatal saat menghadapi tim seperti Barcelona.
Ia membandingkan Arsenal dengan tim lain yang memiliki pemain cepat dan agresif. Tipe pemain seperti itu dinilai mampu memberi tekanan pada lini belakang lawan.
Arsenal disebut belum memiliki karakter tersebut secara maksimal. Akibatnya, mereka bisa kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Merson bahkan mengaku khawatir dengan potensi yang bisa dilakukan Barcelona jika benar-benar bertemu Arsenal.
Pada akhirnya, kekalahan di final Carabao Cup bukan hanya soal gagal juara. Lebih dari itu, hasil tersebut membuka diskusi besar soal seberapa siap Arsenal bersaing di level tertinggi musim ini.


