Arenabetting – Alvaro Arbeloa mengambil alih kursi pelatih Real Madrid pada 13 Januari 2026, menggantikan Xabi Alonso yang memutuskan berpisah lebih awal dari klub. Salah satu fokus Arbeloa sejak awal adalah membangun kedekatan dengan para pemain, agar ruang ganti tetap harmonis dan suasana tim tetap positif.
Arbeloa menekankan bahwa pintunya selalu terbuka bagi para pemain. Ia ingin para pemain merasa nyaman berbicara dan berdiskusi soal sepakbola maupun hal-hal lain yang berhubungan dengan tim. Pendekatan ini diambilnya karena pengalaman pribadi saat masih menjadi pemain, di mana ia menghargai hubungan baik dengan pelatihnya.
Pintu Selalu Terbuka untuk Pemain
Arbeloa menjelaskan bahwa dirinya senang bisa berbicara langsung dengan setiap pemain, mendengarkan aspirasi mereka, dan memberikan arahan. Menurutnya, semakin dekat hubungan antara pelatih dan pemain, semakin mudah komunikasi dan semakin baik kinerja tim di lapangan.
Ia menambahkan bahwa pendekatan ini bukan sekadar soal memberi informasi atau instruksi, melainkan juga membangun kepercayaan. Arbeloa mengaku sering memanggil pemain untuk berdiskusi, dan sering pula pemain sendiri yang mendatanginya. Hal ini menjadi salah satu pondasi bagi dinamika tim yang sehat.
Catatan Arbeloa Bersama Madrid
Sejauh ini, Madrid sudah menjalani tujuh pertandingan di bawah asuhan pelatih berusia 43 tahun itu. Hasilnya cukup positif dengan lima kemenangan dan dua kekalahan. Di LaLiga, Madrid belum pernah kalah dengan kemenangan atas Valencia, Rayo Vallecano, Villarreal, dan Levante.
Sementara itu, kemenangan lain diraih di ajang Eropa saat menghadapi AS Monaco. Namun Arbeloa juga merasakan kekalahan, yakni ketika Madrid dijamu Benfica di Liga Champions dan tumbang melawan Albacete di Copa del Rey. Meski begitu, pelatih asal Spanyol ini tetap fokus menjaga komunikasi dan kedekatan dengan para pemainnya.
Strategi Arbeloa untuk Tim
Pendekatan Arbeloa menekankan pada hubungan interpersonal yang baik, bukan sekadar strategi di lapangan. Ia percaya, tim yang kompak di ruang ganti akan lebih siap menghadapi tekanan dalam laga-laga penting.
Selain itu, Arbeloa ingin menciptakan atmosfer di mana pemain bisa mengungkapkan pendapat dan masukan tanpa merasa takut atau canggung. Dengan cara ini, ia berharap kualitas individu dan kolektif Madrid bisa meningkat, sekaligus menjaga stabilitas tim sepanjang musim.
Pendekatan yang humanis ini membedakan Arbeloa dari pelatih sebelumnya dan menunjukkan bahwa membangun kepercayaan di ruang ganti sama pentingnya dengan taktik di lapangan. Madrid kini memiliki pelatih yang tidak hanya fokus pada skor, tapi juga menjaga hubungan baik dengan para pemain.


