Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Alonso Tanpa Klub, Petit Yakin Liverpool Jadi Pelabuhan Berikutnya

Berita Bola – Xabi Alonso kini berstatus tanpa klub setelah kebersamaannya dengan Real Madrid resmi berakhir pada 13 Januari lalu. Keputusan itu datang tak lama setelah kekalahan dramatis 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026. Sejak saat itu, masa depan Alonso langsung jadi bahan spekulasi.

Nama pelatih asal Spanyol tersebut disebut-sebut masuk radar sebagai calon suksesor Pep Guardiola di Manchester City, yang kabarnya akan meninggalkan Etihad Stadium pada akhir musim. Namun di sisi lain, aroma reuni dengan Liverpool juga makin terasa kuat.

Liverpool Punya Ikatan Emosional

Mantan gelandang Chelsea dan Arsenal, Emmanuel Petit, meyakini bahwa jika dua pintu itu terbuka bersamaan, Alonso akan condong ke Anfield.

Petit berpandangan bahwa hubungan emosional Alonso dengan Liverpool bukan hal sepele. Ia pernah membela The Reds pada periode 2004-2009 dan turut mempersembahkan gelar Liga Champions. Menurut Petit, ikatan sejarah seperti itu sering kali menjadi faktor penentu dalam mengambil keputusan besar.

Ia juga menilai bahwa kesempatan kembali ke klub lama biasanya sulit ditolak, apalagi jika hubungan antara pemain dan suporter masih hangat. Dalam pandangannya, peluang tersebut akan lebih menarik dibandingkan menerima tantangan baru di Manchester City.

Situasi Slot dan Peluang Reuni

Saat ini, kursi pelatih Liverpool memang masih ditempati oleh Arne Slot yang terikat kontrak hingga musim panas 2027. Namun dinamika sepak bola selalu berubah cepat. Jika performa tim tak sesuai ekspektasi, opsi perubahan bisa saja muncul lebih awal.

Petit menilai bahwa situasi semacam ini membuka celah bagi Alonso untuk kembali. Ia percaya bahwa kesulitan Alonso selama menangani Real Madrid tidak otomatis menutup pintu kariernya di level atas. Banyak pelatih hebat yang pernah mengalami tekanan besar di Santiago Bernabeu.

Catatan di Madrid dan Masa Depan

Selama menangani Madrid sejak Mei 2025, Alonso mencatatkan 34 pertandingan dengan 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan. Angka itu sebenarnya cukup solid. Namun dalam tiga bulan terakhir, performa tim disebut menurun tajam.

Setelah kemenangan meyakinkan 4-0 atas Valencia pada awal November, konsistensi Los Blancos merosot. Dalam 14 laga berikutnya, hanya tujuh kemenangan yang mampu diraih. Penurunan tersebut akhirnya berujung pada keputusan manajemen untuk mengakhiri kerja sama.

Kini Alonso berada di persimpangan penting. Apakah ia akan menunggu panggilan dari Manchester City sebagai penerus Guardiola, atau justru memilih kembali ke Anfield untuk menulis bab baru bersama Liverpool? Jika melihat faktor emosional dan sejarah, banyak yang sepakat bahwa Merseyside bisa jadi destinasi paling masuk akal.