Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Mourinho Puji Mental Baja Real Madrid Usai Menang Dramatis atas AEK Athens

Arenabetting – Real Madrid kembali meraih kemenangan dramatis di Liga Champions 2026/2027. Kali ini, Los Blancos berhasil mengalahkan AEK Athens dengan skor 3-2 pada pertandingan matchday keempat yang berlangsung Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Madrid harus dua kali mengejar ketertinggalan sebelum akhirnya memastikan tiga poin melalui gol Federico Valverde pada masa tambahan waktu.

Pelatih Jose Mourinho mengakui bahwa dirinya lebih menyukai kemenangan dengan situasi yang tidak terlalu menegangkan. Namun, ia menegaskan bahwa komentarnya mengenai kemampuan Madrid bangkit dari kondisi sulit bukan bermaksud menunjukkan kesombongan.

Real Madrid Kembali Menang Lewat Gol Menit Akhir

Pertandingan melawan AEK Athens berjalan ketat sejak awal. Real Madrid bahkan harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan setelah dua kali tertinggal dari tuan rumah.

Koita lebih dahulu membawa AEK Athens unggul. Madrid kemudian memberikan respons melalui gol Jude Bellingham yang membuat kedudukan kembali seimbang dan menjaga peluang tim tamu untuk mengendalikan pertandingan.

Namun, AEK Athens kembali mencetak gol melalui Pilios. Situasi tersebut membuat Madrid harus sekali lagi mengejar ketertinggalan sebelum Kylian Mbappe berhasil mencatatkan namanya di papan skor untuk menyamakan kedudukan.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan hasil imbang, Valverde muncul sebagai penentu kemenangan. Gelandang asal Uruguay itu melepaskan tembakan keras pada menit ke-90+2 yang membawa Madrid menang 3-2.

Mourinho Tidak Bermaksud Menyombongkan Diri

Hasil melawan AEK Athens menambah catatan kemenangan Madrid di Liga Champions. Tim asuhan Mourinho kembali menunjukkan kemampuan untuk membalikkan keadaan meskipun sempat berada dalam posisi tertinggal.

Sebelumnya, Madrid juga berhasil melewati pertandingan sulit ketika menghadapi AS Roma. Mereka menang 4-3 dalam laga tersebut setelah mencetak tiga gol pada 10 menit terakhir pertandingan.

Dua kemenangan itu memperlihatkan bagaimana Madrid mampu menjaga peluang hingga pertandingan mendekati akhir. Meski demikian, Mourinho mengakui bahwa dirinya sebenarnya lebih memilih tim menang dengan cara yang lebih nyaman tanpa harus terus mengejar ketertinggalan.

Dalam wawancara bersama Movistar, Mourinho menegaskan bahwa pernyataannya mengenai kemampuan Madrid memenangi pertandingan sulit bukan dimaksudkan sebagai bentuk kesombongan. Ia hanya ingin menggambarkan kepercayaan diri yang dimiliki timnya ketika menghadapi situasi pertandingan yang tidak menguntungkan.

Mentalitas Pemain Jadi Kunci Kebangkitan Madrid

Mourinho juga menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki formula khusus untuk membuat para pemain tetap fokus hingga menit-menit akhir. Menurutnya, kemampuan Madrid membalikkan keadaan lebih banyak berkaitan dengan mentalitas dan keyakinan para pemain.

Ia menilai para pemain memiliki kepercayaan bahwa mereka masih bisa meraih kemenangan meskipun pertandingan berjalan sulit. Keyakinan tersebut menjadi salah satu hal yang membantu Madrid tetap berusaha sampai peluang terakhir.

Keberanian para pemain juga mendapat perhatian dari Mourinho. Mereka tidak kehilangan kepercayaan diri ketika harus kembali mengejar ketertinggalan setelah AEK Athens mencetak gol kedua.

Pelatih asal Portugal itu merasa beruntung memiliki skuad dengan kualitas seperti yang dimiliki Madrid. Ia memberikan apresiasi kepada para pemain karena mampu menunjukkan mentalitas kuat dan keberanian dalam pertandingan penting.

Kemenangan Dramatis Jadi Catatan Positif Madrid

Kemenangan atas AEK Athens membuat Madrid kembali membawa pulang tiga poin dari pertandingan Liga Champions. Hasil tersebut juga melanjutkan catatan kemenangan mereka setelah sebelumnya mengatasi perlawanan AS Roma dengan skor 4-3.

Dua pertandingan itu memiliki kesamaan karena Madrid harus menunggu hingga fase akhir untuk memastikan hasil positif. Gol-gol pada menit-menit terakhir menjadi penentu keberhasilan mereka melewati perlawanan lawan.

Meski Mourinho lebih menyukai kemenangan yang diraih dengan situasi lebih nyaman, ia tetap mengapresiasi mentalitas para pemain. Bagi sang pelatih, keyakinan, kualitas, dan keberanian skuad menjadi alasan Madrid mampu bangkit ketika menghadapi tekanan.