Arenabetting – Como 1907 menciptakan kejutan besar dalam lanjutan Liga Champions setelah menghancurkan Lens dengan skor telak 9-1. Kemenangan luar biasa tersebut diraih saat Como bertandang ke Stade Bollaert-Delelis, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.
Tim asuhan Cesc Fabregas tampil sangat dominan dan mampu mencetak tiga gol pada babak pertama. Anastasios Douvikas menjadi salah satu pemain paling menonjol setelah menyumbangkan dua gol, sementara Nico Paz turut mencatatkan namanya di papan skor.
Como semakin menggila setelah turun minum dengan menambah enam gol. Lens hanya mampu membalas melalui Ruben Aguilar, sehingga pertandingan berakhir dengan kemenangan telak bagi wakil Italia tersebut.
Como Langsung Tampil Menyerang Sejak Babak Pertama
Bermain di kandang Lens tidak membuat Como kehilangan kepercayaan diri. Mereka langsung memperlihatkan permainan menyerang dan mampu memanfaatkan peluang untuk menekan pertahanan tuan rumah sejak awal pertandingan.
Hasilnya terlihat dari tiga gol yang berhasil dicetak Como sebelum babak pertama berakhir. Anastasios Douvikas menjadi pencetak dua gol, sedangkan Nico Paz ikut menyumbangkan satu gol untuk membawa tim tamu unggul 3-0.
Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Como untuk melanjutkan pertandingan. Sebaliknya, Lens harus menghadapi tekanan besar karena tertinggal tiga gol di hadapan pendukung sendiri.
Como Tambah Enam Gol Setelah Turun Minum
Memasuki babak kedua, Como tidak mengendurkan serangan. Mereka justru semakin agresif dan berhasil menambah enam gol untuk memperlebar jarak dengan Lens.
Lucas Da Cunha menjadi salah satu pemain yang menyumbangkan gol bagi Como. Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan Matteo Papaccioli juga ikut mencatatkan nama mereka di papan skor.
Douvikas kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol tambahan. Tambahan gol tersebut membuat penyerang Como itu mengakhiri pertandingan dengan torehan tiga gol sekaligus melengkapi penampilan impresifnya.
Lens hanya mampu memberikan satu balasan melalui Ruben Aguilar. Gol tersebut tidak banyak mengubah keadaan karena Como sudah unggul jauh dan tetap mampu mengendalikan pertandingan hingga peluit akhir.
Como Catat Sejarah dengan Kemenangan 9-1
Kemenangan 9-1 atas Lens menjadi salah satu hasil paling mencolok dalam sejarah Liga Champions. Como berhasil masuk dalam catatan tim yang mampu mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan kompetisi tersebut.
Dalam 10 tahun terakhir, Bayern Munchen juga pernah mencatatkan kemenangan besar di Liga Champions. Die Roten mengalahkan Barcelona dengan skor 8-2 pada 2020, kemudian menghancurkan Dinamo Zagreb 9-2 pada 2024.
Namun, pencapaian Como memiliki keistimewaan tersendiri karena kemenangan tersebut diraih di kandang lawan. Berdasarkan catatan Opta, Como menjadi tim kedua yang mampu mencetak sembilan gol dalam pertandingan tandang Liga Champions sejak Feyenoord membantai Olympiakos Nicosia pada September 1971.
Como Semakin Dekat dengan Persaingan Papan Atas
Hasil luar biasa ini terasa semakin istimewa karena Como berstatus sebagai debutan di Liga Champions. Mereka juga baru promosi ke Serie A pada 2024, sehingga kemenangan besar atas Lens menjadi pencapaian penting dalam perkembangan klub.
Tambahan tiga poin membawa Como naik ke posisi keempat klasemen sementara Liga Champions dengan koleksi sembilan poin. Mereka kini berada dalam posisi yang menjanjikan untuk melanjutkan persaingan di kompetisi tersebut.
Sementara itu, Lens harus menerima kekalahan telak di hadapan pendukung sendiri. Hasil tersebut membuat wakil Prancis itu turun ke posisi ke-33 dengan tiga poin dan harus segera memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya.


