Arenabetting – Fabian Hurzeler dikabarkan tidak tertarik menjadi manajer baru Manchester United. Pelatih Brighton & Hove Albion tersebut masih nyaman menangani The Seagulls dan kabarnya akan menolak jika mendapat tawaran dari Setan Merah.
Nama Hurzeler masuk dalam daftar kandidat pengganti Michael Carrick yang posisinya mulai terancam. Manchester United sedang mengalami periode sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan beruntun di seluruh kompetisi.
Di tengah masalah tersebut, Hurzeler justru membawa Brighton tampil impresif. Timnya berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 16 poin dari tujuh pertandingan, sehingga belum ada alasan kuat baginya untuk meninggalkan proyek yang sedang berjalan.
Posisi Michael Carrick di Manchester United Terancam
Manchester United sedang menghadapi tekanan besar akibat hasil pertandingan yang kurang memuaskan. Kegagalan meraih kemenangan dalam tujuh laga berturut-turut membuat masa depan Michael Carrick sebagai pelatih mulai dipertanyakan.
Di Liga Inggris, MU baru mengumpulkan tujuh poin dari tujuh pertandingan. Catatan tersebut membuat posisi klub belum sesuai dengan harapan dan menambah tekanan terhadap tim pelatih.
Situasi di Liga Champions juga belum membaik. Manchester United baru mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan, sehingga klub perlu segera memperbaiki performa jika ingin menjaga peluang bersaing di kompetisi tersebut.
Fabian Hurzeler Masuk Daftar Kandidat Pelatih MU
Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi manajer Manchester United apabila klub memutuskan mengganti Carrick. Antonio Conte dan Fabian Hurzeler menjadi dua sosok yang masuk dalam pembicaraan mengenai calon pelatih baru Setan Merah.
Hurzeler menarik perhatian berkat perkembangan Brighton di bawah arahannya. Pelatih berusia 33 tahun itu berhasil membawa timnya bersaing di papan atas Liga Inggris, sekaligus membangun reputasi sebagai salah satu pelatih muda yang patut diperhitungkan.
Menurut laporan The Telegraph, Hurzeler tidak berminat mengambil pekerjaan di Manchester United. Ia dikabarkan akan menolak tawaran yang datang karena masih ingin melanjutkan pekerjaannya bersama Brighton.
Brighton Tampil Impresif di Bawah Hurzeler
Brighton saat ini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 16 poin dari tujuh pertandingan. Mereka tertinggal lima poin dari Manchester City yang berada di puncak klasemen.
Performa lini serang Brighton juga menjadi salah satu kekuatan tim. Dalam laporan tersebut, The Seagulls bahkan digambarkan sebagai tim tersubur kedua di Eropa, sebuah pencapaian yang memperlihatkan efektivitas permainan mereka.
Kondisi tersebut membuat Hurzeler memiliki alasan untuk bertahan. Brighton sedang berada dalam jalur positif dan memberinya kesempatan melanjutkan perkembangan tim tanpa harus menghadapi tantangan besar untuk membangun ulang klub lain.
Kontrak Panjang Membuat MU Sulit Merekrut Hurzeler
Hurzeler masih terikat kontrak bersama Brighton hingga musim panas 2029. Durasi kontrak tersebut memberikan posisi tawar yang kuat bagi klub jika ada tim lain yang ingin merekrut sang pelatih.
Brighton juga dikabarkan tidak berniat melepas Hurzeler dalam waktu dekat. Karena kontraknya tidak memiliki klausul pelepasan, klub memiliki keleluasaan untuk menentukan nilai kompensasi apabila ada tawaran dari pihak lain.
Menurut laporan yang beredar, Brighton bisa meminta biaya di atas 21,7 juta poundsterling untuk melepas pelatihnya. Angka itu melampaui biaya yang pernah dibayarkan Bayern Munich kepada RB Leipzig untuk merekrut Julian Nagelsmann, yang menjadi rekor transfer manajer.
Dengan situasi tersebut, Manchester United menghadapi tantangan jika ingin mendatangkan Hurzeler. Selain harus meyakinkan sang pelatih, MU juga perlu menghadapi sikap Brighton yang tidak ingin kehilangan sosok penting dalam proyek mereka.


