Arenabetting – Egy Maulana Vikri masih menyimpan ambisi besar untuk membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia. Kegagalan menembus putaran final Piala Dunia 2026 tidak membuat pemain Dewa United itu menyerah mengejar impian yang sudah dipegang sejak lama.
Timnas Indonesia sebelumnya berjuang keras dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, langkah Garuda terhenti pada ronde keempat setelah menelan dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak. Hasil tersebut membuat kesempatan Indonesia tampil di putaran final belum terwujud.
Egy menjadi salah satu pemain yang ikut memperjuangkan target tersebut bersama tim nasional. Ia berharap masih mendapat kesempatan membela Indonesia dalam kualifikasi berikutnya dan membantu Garuda melangkah lebih jauh menuju panggung sepak bola dunia.
Egy Maulana Vikri Belum Menyerah Mengejar Mimpi
Egy mengungkapkan kebanggaannya bisa memperkuat Timnas Indonesia. Baginya, mengenakan seragam tim nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk mewujudkan cita-cita besar dalam karier sepak bolanya.
Pemain yang kini membela Dewa United itu juga ingin merasakan pengalaman tampil di Piala Dunia bersama Indonesia. Ia menyadari target tersebut tidak mudah dicapai, tetapi tetap ingin bekerja keras agar impiannya bisa menjadi kenyataan.
Keinginan itu disampaikan Egy dalam wawancara dengan detikSport di Kantor FIFA, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Ia menegaskan bahwa bermain di Piala Dunia bersama tim nasional masih menjadi salah satu tujuan terpenting dalam perjalanan kariernya.
Kegagalan di Kualifikasi 2026 Jadi Pelajaran
Perjalanan Indonesia menuju Piala Dunia 2026 sempat membangkitkan harapan besar masyarakat. Dukungan dari berbagai daerah mengiringi perjuangan Garuda, tetapi tantangan pada ronde keempat akhirnya menghentikan langkah tim.
Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dan Irak dalam dua pertandingan penentuan. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi skuad yang berusaha membawa Indonesia mencatatkan sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Meski gagal, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi kualifikasi berikutnya. Egy berharap para pemain bisa mengambil pelajaran dari pertandingan sebelumnya dan mempersiapkan diri lebih baik ketika kesempatan baru datang.
Konsistensi dan Dukungan Keluarga Jadi Pegangan Egy
Egy mengakui perjalanan seorang pemain sepak bola tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada masa ketika ia merasa tidak berada di jalur yang diinginkan, tetapi mengingat kembali tujuan awal membantunya menjaga semangat untuk terus berkembang.
Dukungan keluarga juga memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya. Menurut Egy, dorongan dari orang-orang terdekat membantunya tetap fokus dan kembali bekerja keras ketika menghadapi kesulitan.
Sejak kecil, Egy sudah tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan sepak bola. Karena itu, membela tim nasional menjadi bagian dari tujuan hidup yang ingin terus ia perjuangkan. Ia berharap konsistensi dan kerja kerasnya bisa membuka jalan menuju impian tampil di Piala Dunia.
Timnas Indonesia Mulai Menatap Kualifikasi 2030
Timnas Indonesia kini memiliki kesempatan untuk kembali mengejar tiket Piala Dunia melalui edisi 2030. PSSI telah mencanangkan target tersebut, dengan perjuangan kualifikasi dijadwalkan dimulai dari ronde kedua pada September 2027.
Calon lawan Indonesia pada fase itu akan diketahui melalui undian yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Desember 2026. Persiapan menuju kualifikasi menjadi penting agar tim memiliki waktu membangun kekuatan dan meningkatkan konsistensi permainan.
Egy berharap masih bisa menjadi bagian dari skuad Garuda dalam perjuangan mendatang. Ambisinya belum berubah, yakni membantu Indonesia meraih hasil terbaik dan membuka peluang tampil di panggung terbesar sepak bola dunia. Bagi Egy, kegagalan sebelumnya bukan alasan untuk berhenti bermimpi, melainkan pengalaman untuk terus berusaha.


