Arenabetting – Arsenal punya target besar pada musim 2026/2027. Gelandang Mikel Merino yakin The Gunners mampu menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions setelah tampil mengesankan pada musim lalu. Ia menilai timnya sudah semakin dekat dengan gelar-gelar besar dan siap mengambil langkah berikutnya.
Pada musim 2025/2026, Arsenal berhasil menjuarai Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun. Mereka juga mencapai final Carabao Cup dan Liga Champions, meski harus puas menjadi runner-up di kedua kompetisi tersebut. Arsenal kalah 0-2 dari Manchester City di Carabao Cup dan takluk dari Paris Saint-Germain melalui adu penalti di final Liga Champions.
Hasil itu menjadi motivasi bagi Arsenal untuk meraih lebih banyak gelar. Mereka juga mengawali musim ini dengan catatan positif. Dari 10 pertandingan di semua kompetisi, Arsenal berhasil meraih sembilan kemenangan dan kini bersaing di papan atas berbagai ajang.
Arsenal Tampil Kuat pada Awal Musim
Arsenal mengawali musim 2026/2027 dengan performa yang menjanjikan. Di Liga Inggris, mereka menempati posisi kedua klasemen dan hanya terpaut tiga poin dari Manchester City yang berada di puncak.
Di Carabao Cup, Arsenal juga berhasil melaju ke babak keempat. Sementara di Liga Champions, mereka berada di peringkat ketujuh klasemen setelah menjalani pertandingan awal musim.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Arsenal mampu bersaing di berbagai kompetisi. Tim asuhan Mikel Arteta punya peluang untuk melanjutkan tren positif, meski perjalanan menuju akhir musim masih panjang.
Kemenangan 3-0 atas Lille pada tengah pekan ini menambah kepercayaan diri mereka. Hasil tersebut juga memperpanjang catatan kemenangan Arsenal menjadi 14 pertandingan beruntun di fase grup Liga Champions.
Merino Pasang Target Juara
Mikel Merino menilai catatan kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Arsenal. Gelandang asal Spanyol itu menyadari bahwa mempertahankan hasil positif di Liga Champions bukan perkara mudah.
Namun, Arsenal tidak ingin berhenti sampai di situ. Merino menegaskan bahwa target timnya adalah meraih gelar sebanyak mungkin, termasuk Premier League dan Liga Champions.
Menurutnya, ambisi tersebut sejalan dengan keinginan manajer, para pemain, dan suporter. Arsenal ingin mengubah performa bagus menjadi gelar juara, bukan sekadar mencapai babak akhir kompetisi.
Merino juga yakin Arsenal punya kemampuan untuk mewujudkan target tersebut. Ia menilai pengalaman pada musim lalu menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi persaingan kali ini.
Arsenal Belajar dari Kegagalan Musim Lalu
Meski berhasil menjuarai Liga Inggris musim lalu, Arsenal masih gagal meraih gelar Carabao Cup dan Liga Champions. Mereka harus menerima kekalahan pada dua final yang dijalani, sehingga peluang meraih tiga trofi sekaligus tidak terwujud.
Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi skuad Arteta. Arsenal sudah membuktikan mampu bersaing hingga tahap akhir, tetapi mereka masih perlu memperbaiki sejumlah detail agar bisa memenangi pertandingan penentuan.
Merino menilai jarak Arsenal dengan kesuksesan besar sudah semakin dekat. Menurutnya, tim hanya perlu menjaga kesiapan dan memanfaatkan kesempatan saat momen penting datang.
Keyakinan itu menjadi salah satu modal Arsenal untuk menghadapi musim ini. Mereka tidak hanya ingin mengulang pencapaian sebelumnya, tetapi juga berusaha melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa.
Arsenal Ingin Menangkan Semua Gelar
Arsenal kini berusaha menjaga konsistensi di tengah padatnya jadwal pertandingan. Persaingan dengan Manchester City di Liga Inggris dan klub-klub besar Eropa di Liga Champions akan menjadi tantangan sepanjang musim.
Merino percaya target juara bukan sesuatu yang mustahil. Arsenal sudah menunjukkan kualitasnya pada musim lalu dan memulai musim ini dengan hasil yang menjanjikan.
Meski begitu, mereka tetap harus membuktikan kemampuan tersebut hingga akhir kompetisi. Konsistensi, kesiapan pemain, dan kemampuan menghadapi pertandingan penting akan menentukan hasil yang diraih.
Bagi Arsenal, targetnya sudah jelas: menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions. Kini, Merino dan rekan-rekannya harus menerjemahkan keyakinan tersebut menjadi prestasi nyata di lapangan.


