Arenabetting – Alphadjo Cisse tampil sensasional saat membawa AC Milan menang 4-0 atas RB Salzburg pada matchday kedua Liga Europa. Penyerang berusia 19 tahun itu mencetak hat-trick dalam kemenangan di Red Bull Arena, Kamis (15/10/2026) malam WIB, sekaligus mengukir rekor bersejarah di kompetisi Eropa.
Cisse mencetak tiga gol dalam pertandingan tersebut sebelum Goncalo Ramos menambah keunggulan Milan pada menit ke-72. Penampilan gemilang itu membuat nama pemain timnas Italia U-21 tersebut menjadi sorotan, terutama karena usianya yang masih sangat muda.
Hat-trick tersebut juga menempatkan Cisse dalam catatan rekor Liga Europa. Ia menjadi pemain Italia termuda yang mencetak tiga gol dalam satu pertandingan kompetisi Eropa, sekaligus masuk daftar pencetak hat-trick termuda sepanjang sejarah Liga Europa.
Cisse Ukir Rekor Bersejarah di Kompetisi Eropa
Cisse mencatatkan rekor tersebut saat berusia 19 tahun 358 hari. Pencapaian itu menjadikannya pemain Italia termuda yang mampu mencetak hat-trick di kompetisi Eropa, sebuah catatan istimewa bagi penyerang muda AC Milan tersebut.
Menurut catatan Squawka, Cisse juga menjadi pencetak hat-trick termuda ketiga dalam sejarah Liga Europa. Ia hanya kalah muda dari Joao Felix yang mencatatkannya pada usia 19 tahun 152 hari dan Marko Pjaca pada usia 19 tahun 219 hari.
Catatan tersebut semakin menegaskan kualitas Cisse di level Eropa. Di tengah persaingan yang melibatkan banyak pemain berpengalaman, ia mampu tampil efektif dan membantu Milan meraih kemenangan dengan skor meyakinkan.
Tiga Gol Bawa Milan Menang Telak
Milan membuka keunggulan melalui sundulan Cisse pada menit ke-15 setelah menerima umpan silang Omari Hutchinson. Gol tersebut menjadi awal dari penampilan impresif sang penyerang yang terus memberikan ancaman kepada pertahanan Salzburg.
Cisse kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32. Kali ini, ia menyelesaikan umpan tarik Davide Bartesaghi dari depan gawang untuk menggandakan keunggulan Rossoneri menjadi 2-0.
Hat-trick kemudian disempurnakan pada menit ke-49. Umpan silang cepat Adrien Rabiot dari sisi kiri berhasil dituntaskan Cisse, membuat Milan unggul tiga gol pada awal babak kedua.
Goncalo Ramos menutup pesta gol Milan pada menit ke-72 setelah memanfaatkan kesalahan Dawid Mazurek. Kemenangan 4-0 tersebut memperlihatkan efektivitas serangan tim tamu sekaligus menempatkan Cisse sebagai pemain paling menonjol dalam pertandingan.
Lima Gol dalam Tujuh Penampilan Musim Ini
Tambahan tiga gol ke gawang Salzburg membuat Cisse kini mengoleksi lima gol dalam tujuh penampilan bersama Milan musim ini. Dua gol lainnya tercipta di Serie A ketika Rossoneri menang 2-1 atas Torino dan bermain imbang 1-1 melawan Juventus.
Produktivitas tersebut menjadi catatan positif bagi pemain muda yang sedang mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama. Cisse mampu memberikan kontribusi nyata di dua kompetisi berbeda, baik di level domestik maupun Eropa.
Meski tampil tajam, Cisse tidak menyelesaikan pertandingan hingga akhir. Pelatih Ruben Amorim menariknya keluar pada menit ke-60, setelah sang pemain memberikan kontribusi besar dalam membangun keunggulan Milan.
Statistik Cisse Saat Menghadapi Salzburg
Selama berada di lapangan, Cisse mencatatkan 26 sentuhan, dengan enam di antaranya berlangsung di dalam kotak penalti lawan. Ia juga menyelesaikan 15 dari 16 percobaan umpan, menunjukkan akurasi distribusi bola yang tinggi.
Dalam urusan penyelesaian akhir, Cisse melepaskan empat tembakan dan seluruhnya mengarah tepat ke gawang. Catatan tersebut memperlihatkan efektivitasnya dalam memanfaatkan peluang sekaligus menjelaskan mengapa ia mampu mencetak tiga gol.
Penampilan melawan Salzburg menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan Cisse bersama AC Milan. Selain membantu tim meraih kemenangan telak, ia juga mengukir rekor yang membuat namanya semakin diperhitungkan di panggung sepak bola Eropa.


