Arenaabetting – Timnas Inggris mendapat ujian berat saat menghadapi Kroasia dalam lanjutan UEFA Nations League. Thomas Tuchel menilai lawannya punya kualitas yang bisa membuat pertandingan berjalan ketat sejak awal.
Inggris akan bertandang ke Stadion HNK Rijeka untuk melakoni laga Grup A3. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, dengan Inggris berada di posisi kedua karena unggul selisih gol dari Kroasia yang menempati urutan ketiga.
Situasi klasemen membuat pertandingan ini semakin penting. Inggris dan Kroasia masih tertinggal tiga poin dari Spanyol di puncak grup, sehingga hasil pertemuan mereka bisa berpengaruh pada persaingan menuju posisi teratas.
Kroasia punya kombinasi pemain yang berbahaya
Tuchel menilai Kroasia bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Menurutnya, negara tersebut memiliki tradisi sepak bola kuat dan mampu menghadirkan pertandingan dengan intensitas tinggi ketika bertemu Inggris.
Pelatih asal Jerman itu juga melihat kekuatan Kroasia terletak pada perpaduan pemain muda dengan sejumlah sosok berpengalaman. Kombinasi tersebut membuat mereka memiliki energi sekaligus ketenangan dalam menghadapi tekanan pertandingan.
Salah satu pemain muda yang mendapat perhatian Tuchel adalah Martin Baturina. Kehadirannya berpotensi memberikan kreativitas tambahan di lini tengah Kroasia, terutama jika dimainkan bersama pemain senior seperti Luka Modric dan Mateo Kovacic.
Inggris punya pengalaman dari pertemuan terakhir
Inggris sebenarnya memiliki modal positif dari pertemuan terakhir melawan Kroasia. Kedua negara bertemu pada fase grup Piala Dunia 2026 dan ketika itu The Three Lions berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 4-2.
Meski menang, pertandingan tersebut tidak berjalan mudah bagi Inggris. Kroasia mampu memberikan perlawanan kuat dan bahkan membuat skor tetap imbang 2-2 hingga babak pertama berakhir.
Pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa keunggulan Inggris di atas kertas tidak otomatis membuat laga berjalan nyaman. Kroasia sudah menunjukkan kemampuan untuk menekan dan menyulitkan pertahanan Inggris.
Karena itu, Tuchel memandang pertandingan kali ini berpotensi kembali berlangsung sengit. Ia bahkan melihat atmosfer laga tersebut bisa terasa seperti pertandingan fase gugur turnamen besar.
Tuchel kagumi kualitas pemain Kroasia
Tuchel menaruh respek tinggi terhadap para pemain Kroasia. Ia melihat tim lawan memiliki kemampuan teknis yang bagus serta karakter kompetitif yang bisa menjadi masalah bagi Inggris sepanjang pertandingan.
Keberadaan pemain senior menjadi salah satu kekuatan penting Kroasia. Modric dan Kovacic memiliki pengalaman besar di level internasional, sementara pemain muda seperti Baturina dapat memberikan energi baru dalam permainan.
Kondisi tersebut membuat Inggris harus mampu mengantisipasi berbagai pendekatan permainan. Pengalaman para pemain senior Kroasia bisa membantu mereka mengontrol situasi, sedangkan pemain muda berpotensi menghadirkan kejutan lewat pergerakan yang lebih agresif.
Di sisi lain, Kroasia juga sedang berada dalam masa awal kepemimpinan pelatih baru Slaven Bilic. Tuchel memperkirakan para pemain akan memiliki motivasi tinggi untuk memberikan hasil positif sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik bersama pelatih tersebut.
Inggris dituntut tampil maksimal di Rijeka
Pertandingan di Rijeka menjadi kesempatan bagi Inggris untuk menjaga posisi mereka di papan atas Grup A3. Tiga poin akan sangat berarti dalam persaingan dengan Spanyol dan Kroasia yang juga mengincar posisi terbaik.
Tuchel pun memahami bahwa kemenangan sebelumnya tidak bisa dijadikan alasan untuk meremehkan lawan. Perlawanan Kroasia pada pertemuan terakhir menunjukkan bahwa Inggris harus tampil fokus selama 90 menit.
Dengan kombinasi pemain muda dan senior, Kroasia memiliki banyak opsi untuk memberikan tekanan. Inggris perlu mengantisipasi kreativitas Baturina sekaligus pengalaman Modric dan Kovacic jika ketiganya berada di lapangan.
Pertandingan ini akhirnya menjadi ujian menarik bagi pasukan Tuchel. Inggris membawa kepercayaan diri dari kemenangan sebelumnya, tetapi Kroasia punya kualitas serta pengalaman untuk membuat The Three Lions kembali menghadapi laga yang sulit.


