Arenaabetting – Jerman akhirnya meraih kemenangan perdana sejak berada di bawah asuhan Juergen Klopp. Nationalelf tampil dominan saat menjamu Serbia dalam lanjutan Grup A2 UEFA Nations League 2026/2027 di Allianz Arena, Jumat (2/10/2026) dini hari WIB.
Tuan rumah mampu mengendalikan permainan sejak awal pertandingan. Tekanan yang terus diberikan Jerman akhirnya membuahkan hasil sebelum turun minum melalui Tom Bischof, lalu Florian Wirtz menggandakan keunggulan pada babak kedua.
Di pertandingan Grup A2 lainnya, Belanda harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan. Sempat tertinggal dua gol dari Yunani, De Oranje bangkit setelah jeda dan memaksakan hasil imbang 2-2 berkat gol Tijjani Reijnders menjelang laga berakhir.
Jerman Dominan Sejak Awal
Jerman langsung mengambil kendali permainan ketika menghadapi Serbia. Tim asuhan Klopp terus memberikan tekanan dan berusaha mencari celah di pertahanan tim tamu sepanjang babak pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-39. Florian Wirtz mendapatkan ruang di dalam kotak penalti dan mampu melepaskan tembakan meski berada di tengah kepungan pemain Serbia.
Tembakan Wirtz memang tidak langsung menghasilkan gol karena bola membentur tiang. Namun, bola pantul jatuh ke arah Tom Bischof yang sigap menyambarnya dan membawa Jerman unggul 1-0.
Wirtz Tambah Keunggulan
Selepas turun minum, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Jerman masih memegang kendali dan terus berusaha memperbesar keunggulan atas Serbia yang kesulitan mengembangkan permainan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-61. Wirtz menerima umpan dari Maximilian Mittelstädt di area penalti dan berhasil mengontrol bola dengan baik sebelum melewati satu pemain lawan.
Setelah mendapatkan ruang untuk menembak, Wirtz melepaskan sepakan yang mengarah ke gawang Dorde Petkovic. Bola berhasil bersarang di jala Serbia dan membuat skor berubah menjadi 2-0.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan Jerman hingga pertandingan selesai. Tidak ada gol tambahan setelah itu, sehingga Nationalelf mengamankan kemenangan 2-0 sekaligus meraih tiga poin.
Yunani Unggul Dua Gol
Pada pertandingan lainnya, Yunani menjamu Belanda di Toumba Stadium. Tuan rumah tampil efektif dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui Fotis Ioannidis.
Ioannidis mendapatkan ruang di sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar. Bola melaju tanpa mampu dijangkau kiper Belanda, Bert Verbruggen.
Yunani kembali mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama. Umpan Ioannidis dari sisi kanan berhasil disontek Giorgos Masouras pada menit ke-45+2 untuk membawa tuan rumah unggul 2-0.
Belanda kemudian bangkit setelah jeda. Virgil van Dijk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-59 melalui sundulan setelah memanfaatkan bola dari sepak pojok yang dikirim Joey Veerman.
Reijnders Selamatkan Belanda
Gol Van Dijk membuat Belanda semakin percaya diri untuk mengejar ketertinggalan. Tekanan De Oranje akhirnya membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Reijnders menjadi penyelamat Belanda pada menit ke-89. Gelandang tersebut mendapatkan bola liar di dalam kotak penalti dan langsung melepaskan penyelesaian untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Yunani yang sebelumnya berada dalam posisi unggul dua gol harus puas berbagi angka dengan Belanda. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mendapatkan tambahan satu poin.
Yunani tetap berada di puncak klasemen Grup A2 dengan tujuh poin. Belanda menempati posisi kedua dengan lima poin, sedangkan Jerman berada di urutan ketiga dengan empat poin dan Serbia menjadi juru kunci tanpa raihan poin.


