Arenaabetting – Manu Kone mendapat pengalaman istimewa selama mengikuti latihan Timnas Prancis. Gelandang AS Roma itu bisa melihat langsung kemampuan teknis Zinedine Zidane yang kini ikut menangani Les Bleus.
Kone mengaku terkejut melihat kualitas teknik Zidane masih begitu terjaga. Meski sudah berusia 54 tahun, sang legenda tetap mampu menunjukkan sentuhan dan akurasi ketika memberikan umpan maupun melakukan crossing dalam sesi latihan.
Bagi Kone, pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami betapa hebatnya Zidane ketika masih aktif bermain. Ia bahkan merasa kemampuan yang ditunjukkan sang pelatih saat ini menjadi gambaran kecil dari kualitas yang dimilikinya pada masa kejayaan.
Kone Terpukau Melihat Teknik Zidane
Kone melihat kemampuan teknis Zidane sebagai hal yang paling menarik selama pekan pertamanya berlatih bersama Prancis. Ia menilai sang pelatih masih memiliki kualitas yang nyaris tidak berubah ketika memainkan bola.
Pengalaman itu terasa semakin spesial karena Kone bisa menyaksikannya dari jarak dekat. Saat Zidane masih berada di penghujung karier sebagai pemain, Kone masih sangat muda sehingga tidak banyak kesempatan untuk benar-benar memahami kehebatannya secara langsung.
Kini situasinya berbeda. Kone justru berada di bawah arahan mantan gelandang yang pernah menjadi idolanya. Ia pun merasa beruntung bisa mendapatkan pelajaran langsung dari sosok yang memiliki pengalaman luar biasa di lini tengah.
Zidane Beri Peran Lebih Besar
Kone tidak hanya mendapatkan kesempatan berlatih bersama Zidane. Pelatih Prancis itu juga memberikan kepercayaan dan tanggung jawab lebih besar kepada pemain berusia 25 tahun tersebut di lapangan.
Dalam kemenangan 1-0 Prancis atas Turki pada laga pembuka Nations League 2026/2027, Kone dimainkan lebih dalam di lini tengah. Peran tersebut membuatnya harus membantu menjaga keseimbangan tim sekaligus memberikan perlindungan bagi pertahanan.
Zidane juga mendorong Kone untuk bermain lebih bebas dan percaya pada kemampuannya sendiri. Sebagai sesama gelandang, Kone sangat memperhatikan arahan yang diberikan karena posisi tersebut menjadi area yang sangat ia pahami.
Masukan Zidane turut membantunya memahami cara bermain dengan tanggung jawab yang lebih besar. Kone pun berusaha menjalankan setiap instruksi yang diberikan di tengah persaingan ketat dalam skuad Prancis.
Modal Positif dari AS Roma
Kone datang ke pemusatan latihan Prancis dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Sebelumnya, ia tampil apik bersama AS Roma dengan mencetak dua gol ketika menghadapi Inter Milan di Serie A.
Namun, kontribusinya bersama Les Bleus masih belum menghasilkan gol. Dari 21 penampilan bersama Prancis, Kone belum pernah mencatatkan namanya di papan skor.
Meski begitu, ia tidak menjadikan catatan tersebut sebagai beban. Kone lebih memilih fokus menjalankan tugas yang diberikan Zidane karena menurutnya kesempatan mencetak gol akan datang pada waktunya.
Kini perhatian beralih ke pertandingan Prancis melawan Italia di Stade de France. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Kone untuk kembali menunjukkan perkembangan sekaligus merasakan atmosfer spesial saat Zidane mendapat sambutan publik Prancis.
Zidane Jadi Sorotan Utama
Pertandingan melawan Italia juga menjadi momen penting bagi Zidane. Setelah mulai terlibat langsung dalam latihan dan pertandingan, perhatian publik Prancis kini semakin tertuju kepada sang legenda.
Bagi Kone, melihat sambutan untuk Zidane menjadi pengalaman tersendiri. Ia merasa perjalanan karier mantan bintang Prancis itu memang layak mendapatkan apresiasi besar dari publik.
Sementara itu, Kone punya kesempatan melanjutkan proses belajarnya bersama Zidane. Dengan kepercayaan dan tanggung jawab yang sudah diberikan, gelandang AS Roma tersebut kini memiliki peluang untuk terus berkembang bersama Timnas Prancis.


