Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Arsenal Dibantai 0-3 Oleh Brighton, Shearer Soroti Buruknya Performa The Gunners

Arenabetting – Arsenal pulang dari markas Brighton & Hove Albion dengan hasil yang mengejutkan. The Gunners kalah telak 0-3 dalam lanjutan Premier League di Stadion Amex, Sabtu (19/9/2026) malam WIB.

Kekalahan tersebut terasa makin pahit karena Arsenal kesulitan memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. Meski lebih banyak menguasai bola, tim asuhan Mikel Arteta justru gagal menciptakan peluang berbahaya secara konsisten.

Legenda sepakbola Inggris, Alan Shearer, bahkan menilai hasil pertandingan bisa saja jauh lebih buruk. Menurutnya, Brighton memiliki cukup banyak kesempatan untuk mencetak gol tambahan jika mampu memaksimalkan peluang yang ada.

Arsenal Kehilangan Kendali Permainan

Brighton tampil agresif sejak pertandingan berjalan. Pascal Gross membuka keunggulan tuan rumah, sebelum Charalampos Kostoulas dan Chema Andres menambah dua gol yang membuat Arsenal semakin sulit mengejar.

Penguasaan bola Arsenal tidak banyak membantu permainan mereka. Bola memang lebih sering berada di kaki pemain The Gunners, tetapi serangan yang dibangun tidak cukup efektif untuk mengancam pertahanan Brighton.

Situasi tersebut membuat Arsenal terlihat kehilangan arah ketika memasuki area pertahanan lawan. Brighton justru mampu memanfaatkan ruang dan kesalahan yang muncul untuk menciptakan peluang lebih berbahaya.

Shearer Nilai Skor Bisa Lebih Telak

Shearer menilai Arsenal benar-benar berada dalam masalah sepanjang laga. Ia melihat Brighton tampil jauh lebih efektif dan mampu membuat tim London Utara tersebut kesulitan hampir di setiap lini.

Menurut Shearer, skor 0-3 bahkan belum menggambarkan sepenuhnya dominasi Brighton. Ia menilai tuan rumah berpeluang mencetak enam atau tujuh gol jika beberapa kesempatan mereka berakhir dengan penyelesaian yang lebih baik.

Kekecewaan Arsenal juga terlihat dari sikap Declan Rice menjelang pertandingan berakhir. Gelandang tersebut frustrasi dan sempat melakukan tindakan keras terhadap Malick Yalcouye.

Bagi Shearer, reaksi Rice menunjukkan betapa beratnya pertandingan yang harus dilewati Arsenal. Kekalahan tersebut bukan hanya soal skor, tetapi juga tentang performa yang jauh di bawah harapan.

Tekanan Mulai Muncul untuk Arsenal

Arsenal datang ke musim ini dengan ekspektasi tinggi setelah menjadi juara Premier League 2025/2026. Hasil tersebut membuat mereka kembali masuk dalam pembicaraan sebagai salah satu tim yang berpeluang mempertahankan gelar.

Namun, kekalahan dari Brighton menjadi pengingat bahwa perjalanan musim masih panjang dan persaingan tetap ketat. Brighton berhasil memperlihatkan bahwa Arsenal bisa dibuat tidak nyaman ketika permainan mereka tidak berjalan sesuai rencana.

Meski begitu, Shearer tidak melihat alasan untuk langsung panik. Ia menilai perolehan 12 poin dari lima pertandingan musim ini masih menjadi modal yang cukup untuk melihat perkembangan Arsenal secara lebih luas.

Yang menjadi perhatian adalah konsistensi performa. Jika penampilan seperti saat menghadapi Brighton kembali terjadi, Arsenal akan menghadapi masalah lebih besar dalam persaingan papan atas.

Arteta Punya Pekerjaan Besar

Arteta kini perlu mencari cara agar kekalahan di Amex tidak menjadi pola yang berulang. Arsenal harus mampu mengubah dominasi penguasaan bola menjadi serangan yang lebih tajam dan peluang yang lebih nyata.

Kekalahan tersebut juga menunjukkan pentingnya menjaga ketenangan ketika permainan tidak berjalan sesuai harapan. Frustrasi seperti yang terlihat pada Rice tidak boleh mengganggu fokus tim dalam pertandingan berikutnya.

The Gunners masih memiliki kesempatan memperbaiki keadaan karena musim baru berjalan lima pertandingan. Namun, performa buruk melawan Brighton menjadi sinyal bahwa Arsenal perlu segera berbenah jika ingin kembali bersaing dalam perebutan gelar.