Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Cristiano Ronaldo Dikritik, Al Nassr Dinilai Seperti Main 10 Pemain

Situs Bola Online – Cristiano Ronaldo kembali mendapat sorotan setelah penampilannya bersama Al Nassr dinilai menurun. Kritik kali ini datang setelah Al Nassr harus bekerja keras untuk mengalahkan Al Ettifaq dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga Arab Saudi di Stadion Prince Mohamed bin Fahd, Rabu (26/8/2026).

Al Nassr sebenarnya menghadapi situasi sulit sejak awal pertandingan. Mereka harus bermain dengan 10 pemain setelah kiper Bento menerima kartu merah pada menit ke-12. Kondisi tersebut membuat Al Ettifaq mampu mencetak dua gol melalui Ondrej Duda dan Alvaro Medran pada babak pertama.

Ange Postecoglou kemudian mengambil keputusan berani dengan menarik Ronaldo pada awal babak kedua. Abdulla Al Khaibari masuk menggantikan kapten Portugal tersebut dan perubahan itu membantu Al Nassr bangkit. Sadio Mane mencetak dua gol untuk membawa tim tamu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan.

Ronaldo Ditarik Keluar Lebih Cepat

Ronaldo hanya bermain selama 45 menit ketika menghadapi Al Ettifaq. Keputusan Postecoglou menariknya keluar menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan karena Al Nassr justru tampil lebih baik setelah perubahan tersebut.

Menurut data SofaScore, Ronaldo hanya mencatat tujuh sentuhan bola sepanjang babak pertama. Ia juga hanya melepaskan dua tembakan dan satu di antaranya mengarah ke gawang.

Kontribusinya dalam distribusi bola juga sangat terbatas. Ronaldo hanya membuat lima umpan dan dua di antaranya tidak mencapai sasaran, sehingga perannya di lini depan tidak terlalu terlihat.

Al Nassr Bangkit Setelah Ronaldo Keluar

Al Nassr mampu menunjukkan perubahan permainan setelah Ronaldo meninggalkan lapangan. Meski kehilangan satu pemain sejak awal, mereka mulai memberikan tekanan lebih besar kepada pertahanan Al Ettifaq.

Sadio Mane menjadi pemain penting dalam kebangkitan tersebut. Penyerang asal Senegal itu mencetak dua gol yang membawa Al Nassr menyamakan kedudukan setelah sebelumnya tertinggal 0-2.

Gol kedua Mane tercipta pada menit-menit akhir pertandingan. Momen tersebut memastikan Al Nassr membawa pulang tiga poin meski harus bermain dengan 10 pemain hampir sepanjang laga.

Keberhasilan comeback membuat keputusan Postecoglou semakin mendapatkan perhatian. Pergantian Ronaldo memang tidak otomatis menjadi penyebab kemenangan, tetapi perubahan permainan Al Nassr terlihat cukup jelas setelah jeda.

Otaif Kritik Kondisi Ronaldo

Legenda sepakbola Arab Saudi Ahmed Otaif memberikan kritik keras terhadap kondisi Ronaldo. Ia menilai kemampuan teknis dan fisik pemain Portugal tersebut sudah mengalami penurunan yang cukup drastis.

Otaif juga merasa Ronaldo kini tidak lagi cocok menjadi starter dalam pertandingan besar. Menurutnya, Al Nassr bisa menghadapi masalah ketika bertemu Al Ahli, Al Hilal, atau Al Qadsiah jika masih terlalu mengandalkan Ronaldo.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah minimnya pressing Ronaldo ketika Al Nassr kehilangan bola. Dalam pertandingan melawan tim kuat, tekanan dari seluruh pemain menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan permainan.

Karena itu, Otaif menilai Al Nassr bisa terlihat seperti bermain dengan 10 pemain ketika Ronaldo berada di lapangan tetapi tidak ikut melakukan tekanan. Pandangan tersebut tentu menjadi kritik serius terhadap salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepakbola.

Ronaldo Harus Segera Merespons

Ronaldo kini menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu memberikan kontribusi besar bagi Al Nassr. Usianya memang tidak lagi muda, tetapi pengalaman dan kemampuan mencetak gol tetap menjadi aset penting.

Postecoglou juga harus menentukan cara terbaik memanfaatkan Ronaldo. Pelatih asal Australia itu perlu menemukan peran yang sesuai agar sang penyerang tetap memberikan dampak tanpa mengurangi keseimbangan tim.

Kemenangan atas Al Ettifaq menjadi bukti bahwa Al Nassr masih mampu bangkit dalam situasi sulit. Namun, performa Ronaldo akan terus menjadi perhatian jika kontribusinya kembali minim pada pertandingan berikutnya.