Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Gabriel Martinelli Terancam Pergi, Arsenal Diingatkan Jangan Salah Langkah

Situs Bola Online – Gabriel Martinelli sedang berada dalam situasi sulit di Arsenal. Penyerang asal Brasil itu tidak masuk skuad ketika The Gunners tampil di Community Shield maupun pertandingan pertama Liga Inggris 2026/2027, sehingga masa depannya di Emirates Stadium mulai dipertanyakan.

Kondisi tersebut memunculkan kabar bahwa Martinelli berpeluang meninggalkan Arsenal dan melanjutkan karier di Liga Arab Saudi. Al Hilal menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan pemain berusia 25 tahun tersebut setelah posisinya dalam rencana Mikel Arteta semakin tidak jelas.

Padahal Martinelli masih memberikan kontribusi penting pada musim lalu. Ia mencatatkan 10 gol dan tujuh assist di berbagai kompetisi serta ikut membantu Arsenal meraih gelar Liga Inggris. Situasi itu membuat Alan Smith meminta klub mempertimbangkan kembali keputusan melepasnya.

Martinelli Mulai Tersisih

Martinelli tidak mendapatkan tempat dalam skuad Arsenal pada dua kesempatan awal musim ini. Absennya pemain Brasil tersebut menjadi indikasi bahwa Arteta belum memasukkannya sebagai bagian penting dari rencana utama tim.

Situasi itu cukup mengejutkan karena Martinelli sebelumnya menjadi salah satu pilihan di lini depan Arsenal. Kecepatan dan kemampuannya dalam melakukan penetrasi membuatnya memiliki peran penting dalam permainan menyerang.

Jika kondisi tersebut terus berlanjut, Martinelli tentu membutuhkan solusi untuk kariernya. Kesempatan bermain menjadi faktor penting bagi pemain berusia 25 tahun yang masih berada dalam periode produktif.

Arsenal Masih Cari Penyerang Sayap

Ironisnya, Arsenal justru masih mencari tambahan pemain untuk posisi sayap. Setelah Leandro Trossard pergi, klub London Utara tersebut membutuhkan pemain baru untuk memperkuat sektor kiri.

Arsenal sebelumnya sempat mengejar Vinicius Junior sebelum mengalihkan perhatian kepada Bradley Barcola. Mereka juga sudah mendatangkan Tzolis, tetapi kebutuhan di sektor sayap tampaknya belum sepenuhnya selesai.

Kondisi tersebut membuat keputusan terkait Martinelli semakin menarik. Arsenal berpotensi kehilangan pemain yang sudah memahami sistem klub ketika mereka sendiri masih membutuhkan pemain dengan karakter serupa.

Alan Smith menilai situasi tersebut tidak ideal. Menurutnya, Martinelli bukan pemain biasa karena sudah memberikan kontribusi selama beberapa tahun dan masih memiliki kemampuan untuk membantu Arsenal.

Smith Ingatkan Arsenal

Smith juga menilai Martinelli sebenarnya masih memiliki kualitas untuk berada dalam skuad utama. Ia melihat penyerang Brasil itu mungkin sempat kehilangan arah, tetapi hal tersebut tidak menghapus kemampuan yang sudah ditunjukkannya bersama Arsenal.

Martinelli juga memiliki reputasi positif di dalam tim. Sikapnya di ruang ganti dan kemauan memberikan usaha maksimal menjadi nilai tambahan yang membuat keputusan melepasnya semakin sulit dipahami.

Jika Martinelli benar-benar merasa tidak mendapatkan kesempatan bermain, kepindahan ke Arab Saudi bisa menjadi salah satu pilihan. Pada usia 25 tahun, ia masih memiliki waktu panjang untuk menentukan arah karier berikutnya.

Namun, Smith memperkirakan kepergian Martinelli dapat membuat sebagian suporter Arsenal kecewa. Para pendukung sudah merasakan kehilangan Trossard dan bisa kembali kecewa jika Martinelli juga meninggalkan klub.

Arsenal Harus Berhati-hati

Arsenal perlu mempertimbangkan seluruh faktor sebelum membuat keputusan akhir mengenai Martinelli. Melepas pemain yang sudah berpengalaman bersama klub bisa memberikan ruang di skuad, tetapi juga berisiko mengurangi kedalaman lini depan.

Apalagi kebutuhan terhadap pemain sayap masih terlihat jelas. Jika Martinelli pergi sementara penggantinya belum datang, Arteta bisa menghadapi masalah ketika jadwal pertandingan semakin padat.

Martinelli kini menunggu kepastian mengenai masa depannya. Jika Arsenal memberinya kesempatan kembali, ia masih bisa menjadi pilihan penting. Namun, jika klub memilih melepasnya, keputusan tersebut harus diikuti rencana yang matang agar tidak menjadi penyesalan di kemudian hari.