Arenabetting – Enzo Maresca memberikan pujian kepada para pemain Manchester City setelah melihat perkembangan positif selama tur pramusim di Asia. Sang manajer menilai skuadnya memiliki sikap terbuka terhadap perubahan dan mulai memahami pola permainan yang ingin diterapkan.
Maresca telah memimpin Manchester City dalam tiga pertandingan uji coba sejak menggantikan Pep Guardiola. Hasilnya cukup positif dengan City bermain imbang melawan Inter Milan, kemudian meraih kemenangan atas K-League All Stars dan Atletico Madrid.
Permainan dari sisi sayap menjadi salah satu perubahan yang paling terlihat. Antoine Semenyo tampil menonjol dengan mencatat empat assist dalam tiga pertandingan, termasuk dua assist untuk gol Omar Marmoush ketika City mengalahkan Atletico Madrid 3-1 di Seoul World Cup Stadium pada Minggu (9/8/2026).
Maresca Senang dengan Perkembangan Tim
Maresca merasa puas melihat para pemain Manchester City menerima perubahan dengan sikap positif. Menurutnya, para pemain tidak hanya menjalankan instruksi, tetapi juga berusaha memahami alasan di balik setiap perubahan yang diterapkan.
Sikap tersebut menjadi modal penting bagi Maresca untuk membangun gaya permainan baru. Pergantian pelatih tentu membutuhkan proses karena para pemain harus beradaptasi dengan pola dan pendekatan berbeda.
Maresca menilai proses adaptasi sejauh ini berjalan sesuai harapan. Ia melihat para pemain mulai menerapkan materi latihan ketika berada di lapangan.
Perkembangan tersebut membuat Maresca semakin percaya diri. Namun, ia juga memahami bahwa perjalanan untuk mencapai permainan ideal masih panjang.
Serangan Sayap Jadi Senjata Baru
Permainan Manchester City dari sisi sayap terlihat semakin agresif selama pramusim. Semenyo menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian karena mampu memberikan empat assist dari tiga pertandingan.
Kontribusi Semenyo terlihat jelas ketika City menghadapi Atletico Madrid. Dua umpan terakhirnya berhasil dimanfaatkan Marmoush untuk mencetak gol dalam kemenangan 3-1.
Pola tersebut memberikan variasi baru bagi serangan City. Tim tidak hanya mengandalkan kombinasi dari tengah, tetapi juga mampu menciptakan peluang melalui sisi lapangan.
Maresca tentu berharap perkembangan tersebut terus berlanjut ketika pertandingan resmi dimulai. Konsistensi menjadi tantangan berikutnya bagi para pemain Manchester City.
Pemain Mulai Memahami Ide Maresca
Maresca membutuhkan waktu untuk membuat seluruh pemain memahami sistem yang diinginkannya. Namun, tiga pertandingan pramusim memberikan gambaran bahwa proses tersebut mulai menunjukkan hasil.
Para pemain terlihat semakin nyaman menjalankan pola yang diberikan dalam sesi latihan. Hal itu menjadi tanda positif bagi Maresca menjelang pertandingan kompetitif pertama.
Meski demikian, Maresca tidak ingin terburu-buru menyimpulkan bahwa City sudah mencapai level terbaik. Ia masih memiliki banyak pekerjaan untuk memperbaiki detail permainan.
Perubahan yang dilakukan juga membutuhkan konsistensi dari seluruh pemain. Karena itu, laga-laga berikutnya akan menjadi ujian penting untuk melihat sejauh mana perkembangan Manchester City.
Arsenal Jadi Ujian Berikutnya
Manchester City akan menghadapi Arsenal dalam laga Community Shield. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Millennium Stadium, Cardiff, Wales, pada Minggu (16/8/2026) malam WIB.
Laga ini menjadi kesempatan bagi Maresca untuk melihat perkembangan tim dalam pertandingan yang lebih kompetitif. Arsenal juga bisa memberikan tekanan berbeda dibandingkan lawan-lawan City di pramusim.
Jika mampu tampil sesuai rencana, Manchester City bisa mendapatkan modal kepercayaan diri sebelum memasuki musim baru. Maresca pun berpeluang melihat bagian mana yang masih perlu diperbaiki.
The Citizens kini mulai menunjukkan wajah baru di bawah Maresca. Namun, perjalanan menuju permainan yang benar-benar sesuai keinginannya masih membutuhkan waktu dan kerja keras.


