Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

FIFA Cabut Transfer Ban Persib, Maung Bandung Kini Bebas Daftarkan Pemain Baru

Arenabetting – Persib Bandung akhirnya mendapat kabar baik menjelang bergulirnya musim 2026/2027. FIFA resmi mencabut sanksi larangan pendaftaran pemain atau transfer ban yang sebelumnya dijatuhkan kepada klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

Dengan keputusan ini, Persib kini dapat mendaftarkan seluruh pemain baru yang direkrut pada bursa transfer musim panas. Langkah tersebut menjadi angin segar bagi tim asuhan Igor Tolic yang akan menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik maupun Asia.

Pencabutan sanksi juga memastikan Persib bisa memaksimalkan seluruh kekuatan skuadnya sejak awal musim. Sebelumnya, klub hanya dapat merekrut pemain tanpa bisa mendaftarkan mereka untuk tampil di pertandingan resmi.

Nama Persib Hilang dari Daftar Sanksi FIFA

Per Kamis (23/7/2026), nama Persib Bandung sudah tidak lagi tercantum dalam daftar klub yang dikenai larangan transfer di laman resmi FIFA. Hal tersebut menandai berakhirnya sanksi yang sempat membatasi aktivitas administrasi klub.

Selain Persib, beberapa klub Indonesia lainnya juga berhasil terbebas dari hukuman serupa. PSIS Semarang, Adhyaksa, dan PSM Makassar kini juga sudah keluar dari daftar klub yang terkena transfer ban FIFA.

Keputusan ini menjadi kabar positif bagi sepak bola Indonesia karena semakin banyak klub yang berhasil menyelesaikan persoalan administratif maupun sengketa yang menjadi penyebab dijatuhkannya sanksi.

Persib pun kini dapat fokus mempersiapkan tim tanpa lagi dibayangi persoalan registrasi pemain menjelang dimulainya kompetisi musim baru.

Sengketa Daisuke Sato Jadi Awal Mula Sanksi

Transfer ban yang diterima Persib bermula dari sengketa dengan mantan pemainnya, Daisuke Sato. FIFA menjatuhkan sanksi tersebut pada akhir Mei 2026 setelah proses penyelesaian kasus berlangsung.

Sato sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya dilepas Persib ketika masih memiliki sisa kontrak selama setengah musim. Bek Timnas Filipina itu kemudian mengajukan tuntutan atas hak kontraknya yang belum selesai.

Kasus tersebut akhirnya berujung pada sanksi larangan pendaftaran pemain bagi Persib hingga seluruh kewajiban yang berkaitan dengan sengketa tersebut diselesaikan.

Setelah proses penyelesaian rampung, FIFA resmi mencabut hukuman sehingga Persib kembali memperoleh hak penuh untuk mendaftarkan pemain baru.

Kini Seluruh Rekrutan Bisa Didaftarkan

Meski sedang menjalani transfer ban, Persib tetap aktif bergerak di bursa transfer. Manajemen terus membangun kekuatan tim dengan merekrut sejumlah pemain baru demi menghadapi musim yang penuh tantangan.

Klub asal Bandung itu bahkan telah melengkapi kuota pemain asing, termasuk mendatangkan Mariano Peralta dan beberapa rekrutan lainnya untuk memperkuat berbagai sektor permainan.

Selama masa sanksi, Persib memang masih diperbolehkan mengikat kontrak pemain. Namun, seluruh nama tersebut belum dapat didaftarkan hingga FIFA mencabut larangan transfer.

Kini, seluruh pemain anyar tersebut sudah bisa didaftarkan secara resmi sehingga pelatih Igor Tolic memiliki lebih banyak pilihan dalam menyusun komposisi terbaik tim.

Persib Siap Hadapi Empat Kompetisi Musim Ini

Pencabutan transfer ban datang pada waktu yang sangat tepat bagi Persib. Maung Bandung akan menghadapi empat ajang berbeda sepanjang musim 2026/2027 sehingga membutuhkan kedalaman skuad yang mumpuni.

Selain tampil di Super League, Persib juga dijadwalkan berlaga di AFC Champions League Two (ACL Two), ASEAN Club Championship, serta League Cup atau Piala Indonesia. Padatnya jadwal membuat seluruh pemain baru diproyeksikan memiliki peran penting.

Di sisi lain, masih terdapat empat klub Indonesia yang belum terbebas dari sanksi FIFA, yakni Kalteng Putra, Persiwa Wamena, PSBS Biak, dan Semen Padang. Kalteng Putra serta Persiwa menjadi dua klub yang paling lama menjalani larangan transfer karena belum menyelesaikan sengketa dengan mantan anggota tim.

Dengan seluruh persoalan administrasi yang telah beres, Persib kini bisa sepenuhnya fokus menatap musim baru dan berupaya bersaing meraih prestasi di kompetisi domestik maupun level Asia.