Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Argentina Kembali Apes! Pemain Pengganti Jadi Mimpi Buruk di Final Piala Dunia

Arenabetting – Argentina kembali harus menelan kekecewaan di partai final Piala Dunia. Tim Tango gagal mempertahankan gelar juara setelah kalah 0-1 dari Spanyol dalam laga final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berjalan sengit hingga babak perpanjangan waktu. Ketika laga tampak mengarah ke adu penalti, Spanyol justru berhasil memecah kebuntuan melalui Ferran Torres pada menit ke-106.

Gol tersebut tidak hanya mengantarkan La Furia Roja menjadi juara dunia, tetapi juga menghadirkan kembali kenangan pahit bagi Argentina. Tim Tango kembali kebobolan oleh pemain pengganti pada partai final Piala Dunia.

Ferran Torres Jadi Penentu Kemenangan

Ferran Torres memulai pertandingan dari bangku cadangan sebelum masuk menggantikan Mikel Oyarzabal pada menit ke-62. Pergantian itu terbukti menjadi keputusan yang sangat tepat.

Pada babak tambahan waktu, Torres memanfaatkan umpan matang dari Nico Williams untuk mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan. Penyelesaian akhirnya membuat Emiliano Martinez tidak mampu menyelamatkan gawang Argentina.

Gol tersebut memastikan Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026 sekaligus mengakhiri perjuangan Argentina yang tampil sebagai juara bertahan.

Mimpi Buruk Argentina Terulang

Kekalahan kali ini menghadirkan catatan yang tidak diinginkan bagi Tim Tango. Untuk kedua kalinya dalam sejarah, Argentina kebobolan oleh pemain pengganti pada partai final Piala Dunia.

Sebelumnya, kejadian serupa terjadi pada final Piala Dunia 2014 saat Argentina menghadapi Jerman di Stadion Maracana. Ketika itu, Mario Goetze yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol kemenangan Jerman.

Goetze masuk menggantikan Miroslav Klose sebelum akhirnya menjadi pahlawan melalui gol pada babak tambahan waktu. Kini, Ferran Torres mengulang cerita yang hampir sama untuk membawa Spanyol menjadi juara.

Dua kejadian tersebut sama-sama berakhir dengan kekalahan Argentina di laga final.

Argentina Samai Rekor Runner-up Jerman

Kegagalan mengalahkan Spanyol membuat Argentina kembali harus puas sebagai runner-up Piala Dunia. Hasil ini menjadi kekalahan keempat mereka di partai final sepanjang sejarah turnamen.

Dengan catatan tersebut, Tim Tango kini menyamai rekor Jerman sebagai negara dengan empat kali finis di posisi kedua Piala Dunia.

Meski gagal mempertahankan gelar, perjalanan Argentina sepanjang turnamen tetap patut diapresiasi. Mereka berhasil melaju hingga final setelah melalui berbagai pertandingan sulit.

Namun, partai puncak kembali menjadi ujian yang gagal mereka lewati setelah dihukum oleh gol pemain pengganti lawan.

Gelar Lepas, Sejarah Tetap Bertambah

Kekalahan dari Spanyol memang menjadi akhir yang pahit bagi Argentina. Selain gagal mempertahankan trofi, mereka juga kembali mengalami nasib buruk akibat gol pemain yang masuk dari bangku cadangan.

Ferran Torres mengikuti jejak Mario Goetze sebagai supersub yang menjadi pembeda dalam final Piala Dunia melawan Argentina. Kedua gol tersebut sama-sama lahir pada babak tambahan waktu dan mengubur harapan Tim Tango menjadi juara.

Meski hasil akhir tidak berpihak kepada mereka, Argentina tetap membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia dengan kembali mencapai partai final. Kini, Tim Tango harus bangkit dan menjadikan pengalaman pahit tersebut sebagai bekal untuk menghadapi turnamen besar berikutnya.