Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Akhir Pahit Didier Deschamps! Prancis Kalah Dramatis di Laga Perpisahan

Arenabetting – Didier Deschamps harus mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Prancis dengan hasil yang mengecewakan. Les Bleus kalah 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB.

Pertandingan tersebut menjadi penampilan terakhir Deschamps sebagai pelatih Prancis setelah memimpin tim selama 14 tahun. Meski anak asuhnya sempat bangkit di babak kedua, mereka gagal mengejar ketertinggalan dan harus puas mengakhiri turnamen tanpa medali.

Kekalahan itu terasa semakin menyakitkan karena menjadi penutup karier Deschamps bersama Les Bleus. Pelatih berusia 57 tahun tersebut mengakui dirinya melakukan kesalahan dalam menyusun strategi pada babak pertama.

Prancis Tertinggal Sejak Babak Pertama

Les Bleus menjalani awal pertandingan yang sangat sulit saat menghadapi Inggris. Tim lawan tampil agresif dan berhasil mencetak empat gol tanpa balas sebelum turun minum.

Kondisi tersebut membuat Prancis berada dalam tekanan besar. Meski mencoba memperbaiki permainan setelah jeda, selisih gol yang terlalu jauh membuat situasi semakin sulit.

Di babak kedua, Prancis sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil memperkecil ketertinggalan. Namun, upaya mereka tidak cukup untuk menghindari kekalahan 4-6 dari Tim Tiga Singa.

Deschamps Akui Salah Strategi

Usai pertandingan, Didier Deschamps mengakui bahwa dirinya bertanggung jawab atas buruknya penampilan Prancis pada babak pertama. Ia menilai strategi yang diterapkan tidak berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, tim tampil jauh di bawah harapan sebelum akhirnya menunjukkan reaksi positif setelah turun minum. Meski demikian, kebangkitan tersebut datang terlalu terlambat.

Deschamps juga mengungkapkan bahwa Prancis sebenarnya sempat memiliki peluang untuk menyamakan skor menjadi 4-4. Namun kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik.

Ia menerima hasil tersebut dengan lapang dada dan menegaskan kekalahan itu menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih.

Perjalanan Panjang yang Penuh Prestasi

Didier Deschamps resmi mengakhiri masa baktinya setelah menangani Timnas Prancis sejak 2012. Selama 14 tahun, ia memimpin Les Bleus dalam 187 pertandingan di berbagai ajang.

Selama periode tersebut, Deschamps mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2021. Ia juga membawa Prancis menjadi finalis Piala Eropa 2016 serta Piala Dunia 2022.

Secara keseluruhan, Deschamps mencatatkan 121 kemenangan, 35 hasil imbang, dan 31 kekalahan bersama Les Bleus. Catatan tersebut menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Prancis.

Meski dua pertandingan terakhir berakhir dengan kekalahan, kontribusinya tetap dikenang sebagai bagian penting dari kebangkitan Timnas Prancis di level internasional.

Prancis Bersiap Memulai Era Baru

Setelah laga melawan Inggris, Federasi Sepak Bola Prancis memberikan penghormatan kepada Deschamps atas dedikasinya selama lebih dari satu dekade memimpin tim nasional.

Prancis kini bersiap memasuki era baru dengan mencari pelatih yang akan melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun Deschamps. Nama Zinedine Zidane menjadi kandidat terdepan untuk mengambil alih posisi tersebut.

Pergantian pelatih diharapkan mampu membawa Les Bleus kembali bersaing memperebutkan gelar pada turnamen besar berikutnya. Sementara bagi Deschamps, meski perpisahannya diwarnai kekalahan, warisan prestasi yang ditinggalkannya akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola Prancis.