Arenabetting – Daftar tim terbaik Liga Champions musim ini akhirnya resmi diumumkan. Namun, ada satu hal yang langsung bikin publik terkejut.
Nama besar yang tampil tajam sepanjang kompetisi justru tidak terlihat dalam susunan tersebut. Hal ini langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar.
Banyak yang mempertanyakan keputusan tersebut, apalagi melihat kontribusi sang pemain di lapangan. Situasi ini pun jadi topik panas di dunia sepak bola.
UEFA Rilis 11 Pemain Terbaik
UEFA akhirnya mengumumkan susunan 11 pemain terbaik Liga Champions musim 2025/2026. Daftar ini diisi oleh pemain-pemain dengan performa menonjol.
Menariknya, komposisi tim didominasi oleh pemain dari Paris Saint-Germain. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan mereka meraih gelar juara.
Beberapa nama dari klub lain juga turut masuk dalam daftar. Pemain dari Arsenal dan klub top Eropa lainnya ikut melengkapi susunan tim.
Pemilihan ini didasarkan pada performa sepanjang kompetisi. Statistik dan kontribusi di lapangan jadi faktor utama.
Namun, tetap saja ada keputusan yang dianggap mengejutkan banyak pihak.
Susunan Pemain yang Dipilih
Di posisi penjaga gawang, David Raya dipercaya mengisi tempat. Ia tampil solid dengan catatan clean sheet yang impresif.
Lini belakang diisi kombinasi pemain dari berbagai klub top. Nama seperti Marquinhos dan Gabriel masuk dalam pilihan.
Untuk sektor sayap, pemain seperti Nuno Mendes dan Llorente turut menghuni posisi tersebut. Mereka dinilai tampil konsisten sepanjang turnamen.
Di lini tengah, ada duet Declan Rice dan Vitinha yang dianggap dominan. Sementara lini depan diisi oleh Harry Kane dan Dembele.
Susunan ini mencerminkan kekuatan tim juara dan beberapa pemain kunci dari klub lain.
Mbappe Justru Tidak Masuk
Yang paling mengejutkan adalah absennya Kylian Mbappe dalam daftar tersebut. Padahal, ia tampil sangat tajam sepanjang kompetisi.
Mbappe berhasil menjadi top skor dengan jumlah gol yang mengesankan. Ia bahkan unggul dari pesaing terdekatnya.
Namun, performa individu tersebut tidak cukup untuk membawanya masuk tim terbaik. Hal ini memicu banyak pertanyaan dari publik.
Beberapa pihak menilai bahwa pencapaian tim juga jadi faktor penting. Hal ini kemungkinan memengaruhi keputusan tersebut.
Absennya Mbappe pun jadi sorotan utama dalam pengumuman ini.
Faktor Kegagalan Madrid di UCL
Real Madrid harus tersingkir lebih awal dari kompetisi. Mereka gagal melaju jauh setelah kalah di babak perempat final.
Kegagalan tersebut dinilai berpengaruh pada penilaian pemainnya. Termasuk Mbappe yang tampil di tim tersebut.
Meski tampil tajam, hasil tim tetap jadi pertimbangan penting. Hal ini membuat kontribusinya kurang mendapat pengakuan di level penghargaan.
Situasi ini membuat Mbappe harus kembali menunda ambisi meraih gelar Liga Champions. Sementara itu, PSG justru sukses mempertahankan gelar mereka.
Kini, perdebatan soal keputusan ini masih terus berlanjut di kalangan penggemar sepak bola.


