Arenabetting – Chelsea harus pulang dengan rasa kecewa setelah kalah dari Manchester City pada final FA Cup. Duel yang berlangsung di Wembley itu berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan The Citizens.
Chelsea sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan. The Blues tampil disiplin dan sukses meredam tekanan Manchester City selama sebagian besar laga berjalan.
Namun situasi berubah pada babak kedua ketika Antoine Semenyo berhasil mencetak gol pada menit ke-72. Gol tersebut akhirnya menjadi penentu kemenangan Manchester Biru sekaligus menggagalkan harapan Chelsea meraih trofi.
Chelsea Merasa Dirugikan Wasit
Usai pertandingan, pelatih interim Calum McFarlane meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit. Ia merasa Chelsea seharusnya mendapatkan hadiah penalti dalam pertandingan tersebut.
Momen yang paling disorot terjadi ketika Jorrel Hato terjatuh di area kotak penalti usai mendapat kontak dari Abdukodir Khusanov.
Menurut McFarlane, situasi itu sangat jelas memperlihatkan adanya pelanggaran. Ia menilai pemain Manchester City datang dari belakang dan melakukan tabrakan yang seharusnya cukup untuk menghasilkan penalti.
Keputusan wasit yang membiarkan permainan tetap berjalan membuat kubu Chelsea merasa frustrasi. Apalagi situasi tersebut terjadi ketika pertandingan masih berjalan ketat.
McFarlane Bandingkan dengan Insiden Sebelumnya
Calum McFarlane juga membandingkan kejadian itu dengan pelanggaran lain yang pernah dialami Chelsea musim ini. Ia merasa standar keputusan wasit tidak konsisten.
Pelatih interim Chelsea itu menyinggung insiden yang melibatkan João Pedro saat menghadapi Liverpool beberapa waktu lalu. Dalam laga tersebut, Chelsea merasa situasinya hampir sama.
McFarlane menilai pelanggaran terhadap Joao Pedro kala itu juga layak menghasilkan penalti. Ia bahkan menyebut kontak dari Jeremie Frimpong memiliki kemiripan dengan insiden di final Piala FA.
Karena itu, ia merasa Chelsea sedang kurang beruntung dalam beberapa keputusan penting musim ini. Situasi tersebut menurutnya cukup merugikan tim dalam momen-momen besar.
Tidak Ada Penjelasan dari Ofisial
Kekecewaan McFarlane semakin bertambah karena dirinya mengaku tidak mendapatkan penjelasan dari perangkat pertandingan. Ia merasa komunikasi dari ofisial berjalan minim setelah laga selesai.
Pelatih asal Inggris itu mengaku percuma mempertanyakan keputusan tersebut karena tidak ada respons yang benar-benar menjelaskan alasan penalti tidak diberikan.
Situasi itu membuat suasana kubu Chelsea semakin emosional setelah pertandingan. Para pemain juga terlihat kecewa karena merasa sudah bekerja keras sepanjang laga.
Meski tampil cukup solid menghadapi tekanan Manchester City, The Blues akhirnya tetap gagal membawa pulang trofi Piala FA musim ini.
Chelsea Kini Fokus ke Akhir Musim
Kekalahan di final membuat Chelsea harus segera bangkit untuk menyelesaikan sisa musim Liga Inggris. The Blues masih berusaha menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Posisi Chelsea di klasemen sementara belum sepenuhnya aman. Persaingan papan tengah Liga Inggris musim ini masih sangat ketat hingga pekan terakhir.
Calum McFarlane kini memiliki tugas berat untuk mengembalikan mental para pemain setelah kegagalan di Wembley. Atmosfer ruang ganti dipastikan masih dipenuhi rasa kecewa.
Meski demikian, Chelsea tetap harus bergerak cepat. Mereka tidak punya banyak waktu untuk larut dalam hasil final karena perjuangan di liga masih belum selesai.


