Arenabetting – Perjalanan panjang John Stones bersama Manchester City akhirnya mendekati garis akhir. Bek asal Inggris itu dipastikan bakal meninggalkan The Citizens setelah memutuskan tidak memperpanjang kontraknya musim panas ini.
Momen perpisahan Stones terasa makin emosional setelah City sukses menjuarai Piala FA usai mengalahkan Chelsea 1-0 di Wembley.
Bahkan kapten tim Bernardo Silva sampai memberi kesempatan khusus kepada Stones untuk pertama kali mengangkat trofi Piala FA bersama tim. Gestur itu langsung bikin suasana terasa lebih haru di tengah perayaan juara City.
Stones Tinggalkan Warisan Besar di City
Sejak datang dari Everton pada tahun 2016, Stones memang jadi salah satu bagian penting dalam era kejayaan Manchester City.
Selama 10 tahun di Etihad, ia tampil lebih dari 250 pertandingan dan membantu City meraih banyak gelar besar.
Mulai dari enam trofi Premier League, satu Liga Champions, tiga Piala FA, sampai lima Carabao Cup berhasil ia menangkan bersama The Citizens.
Meski sempat sering dikritik di awal kedatangannya, Stones akhirnya berkembang jadi salah satu bek paling penting dalam sistem permainan Pep Guardiola.
Musim Terakhir Berjalan Sulit
Sayangnya, musim terakhir Stones di Manchester City tidak berjalan semanis tahun-tahun sebelumnya.
Cedera yang datang sejak Desember membuat dirinya kesulitan mendapatkan menit bermain secara konsisten.
Bahkan di final Piala FA melawan Chelsea, Stones hanya duduk di bangku cadangan.
Padahal setelah pulih, ia berharap bisa kembali mendapat kesempatan bermain lebih banyak bersama tim utama.
Stones Akui Berat Tinggalkan City
Dalam wawancara setelah final, Stones terlihat cukup emosional membahas perjalanannya bersama City.
Ia mengaku tidak pernah membayangkan bisa bertahan selama 10 tahun dan mendapat cinta sebesar itu dari fans Manchester Biru.
Menurutnya, semua dukungan yang diterima selama di Etihad terasa sangat spesial dan sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Namun di sisi lain, ia sadar harus mengambil keputusan besar untuk masa depannya sendiri.
Sulit Dapat Menit Bermain Jadi Faktor
Walau masih merasa nyaman di City, Stones mengaku musim ini terasa sangat berat secara pribadi.
Setelah pulih dari cedera, ia ternyata tetap kesulitan kembali masuk dalam rotasi utama tim.
Situasi itu akhirnya membuat bek berusia 31 tahun tersebut mulai mempertimbangkan langkah baru dalam kariernya.
Apalagi persaingan di lini belakang City sekarang memang semakin ketat dengan banyak pemain muda yang mulai berkembang.
City Kehilangan Sosok Senior Penting
Kepergian John Stones jelas jadi kehilangan besar buat Manchester City.
Bukan cuma karena kualitasnya di lapangan, tapi juga pengaruhnya sebagai salah satu pemain senior di ruang ganti.
Selama satu dekade terakhir, Stones jadi bagian penting dalam perjalanan paling sukses City sepanjang sejarah klub.
Kini fans tinggal menunggu ke mana langkah berikutnya sang bek Inggris setelah resmi mengakhiri cerita panjangnya bersama The Citizens.


