Arenabetting – Real Madrid dipastikan menutup musim 2025/2026 tanpa satu pun trofi setelah kalah dari Barcelona dalam El Clasico. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri peluang terakhir Los Blancos untuk meraih gelar musim ini.
Bermain di Camp Nou dalam lanjutan LaLiga pekan ke-35, Madrid tumbang 0-2 dari Blaugrana pada Senin dini hari WIB. Hasil itu memastikan Barcelona resmi menjadi juara Liga Spanyol musim ini.
Dengan tiga pertandingan tersisa, Real Madrid yang mengoleksi 77 poin sudah tidak mungkin lagi mengejar Barcelona yang melesat dengan 91 poin di puncak klasemen.
Barcelona Akhiri Harapan Madrid
El Clasico kali ini menjadi pertandingan penentu dalam perebutan gelar LaLiga. Real Madrid datang ke Camp Nou dengan tekanan besar karena wajib menang demi menjaga peluang juara.
Namun Blaugrana tampil jauh lebih siap di hadapan pendukung sendiri. Barcelona mampu mengontrol jalannya pertandingan dan sukses mengamankan kemenangan penting.
Kekalahan tersebut membuat perjalanan Madrid musim ini resmi berakhir tanpa trofi. Situasi itu tentu menjadi pukulan besar bagi klub sebesar Los Blancos.
Bagi Barcelona, kemenangan di El Clasico terasa semakin spesial karena memastikan gelar juara diraih di depan rival abadi mereka sendiri. Atmosfer Camp Nou pun berubah menjadi pesta besar Blaugrana.
Musim Sulit untuk Los Blancos
Kegagalan di LaLiga melengkapi deretan hasil mengecewakan Real Madrid sepanjang musim 2025/2026. Los Blancos gagal tampil konsisten di berbagai kompetisi penting.
Di Copa del Rey, Madrid sudah tersingkir sejak babak 16 besar. Sementara di Piala Super Spanyol, mereka hanya mampu finis sebagai runner-up.
Perjalanan Madrid di Liga Champions juga tidak berjalan mulus. Tim ibu kota Spanyol itu harus terhenti di babak perempatfinal meski datang dengan skuad bertabur bintang.
Kehadiran Kylian Mbappe ternyata belum cukup membawa Madrid mendominasi kompetisi musim ini. Los Blancos justru terlihat kesulitan menjaga kestabilan performa sepanjang musim.
Arbeloa Akui Kekecewaan Besar
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa tidak menutupi rasa kecewanya usai pertandingan. Meski sempat menyinggung insiden kontroversial di kotak penalti Barcelona, ia tetap memberikan ucapan selamat kepada rivalnya.
Arbeloa mengakui musim Madrid praktis selesai setelah kekalahan di Camp Nou. Namun ia meminta seluruh pemain tetap menjaga harga diri klub sampai akhir kompetisi.
Menurut mantan bek Los Blancos itu, Real Madrid membawa simbol besar yang harus terus dihormati. Karena itu timnya tidak boleh kehilangan semangat meski gagal meraih gelar.
Arbeloa juga memahami rasa frustrasi yang dirasakan para suporter. Ia menilai kritik dan kemarahan fans menjadi hal wajar setelah musim yang penuh kekecewaan seperti ini.
Madrid Diminta Segera Bangkit
Kegagalan musim ini diperkirakan akan memunculkan banyak evaluasi besar di internal klub. Real Madrid tentu tidak ingin terlalu lama terpuruk setelah menjalani musim tanpa trofi.
Beberapa aspek permainan dianggap perlu segera dibenahi, terutama soal konsistensi dan keseimbangan tim. Madrid beberapa kali kehilangan momentum penting dalam pertandingan besar musim ini.
Selain itu, tekanan terhadap Alvaro Arbeloa juga diperkirakan akan semakin meningkat. Banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan sang pelatih dalam menangani skuad penuh bintang.
Meski begitu, Madrid tetap diyakini akan bangkit pada musim depan. Los Blancos memiliki sejarah panjang sebagai klub yang selalu mampu kembali setelah mengalami masa sulit.


