Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Bastoni Disalahkan, Istrinya Ikut Kena Imbas Usai Italia Gagal ke Piala Dunia

Arenabetting – Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 benar-benar bikin suasana panas. Bukan cuma tim yang disorot, tapi juga individu pemain, salah satunya Alessandro Bastoni yang jadi sasaran kritik keras.

Bek Inter Milan itu dianggap sebagai salah satu penyebab utama kegagalan Gli Azzurri. Bahkan, situasinya sampai melebar ke ranah pribadi setelah sang istri ikut diserang netizen.

Kondisi ini makin memperlihatkan betapa besar tekanan yang dirasakan para pemain setelah hasil buruk tersebut.

Kartu Merah Jadi Titik Balik

Dalam laga melawan Bosnia, Italia sebenarnya sempat berada di atas angin. Mereka unggul lebih dulu lewat gol Moise Kean di menit ke-15.

Namun situasi berubah drastis saat Bastoni menerima kartu merah di menit ke-41. Ia melakukan tekel yang dinilai tidak perlu terhadap Amar Memic.

Keputusan itu membuat Italia harus bermain dengan 10 orang di sisa pertandingan.

Sejak momen itu, permainan Italia mulai goyah dan kehilangan kendali.

Bosnia Bangkit dan Menang Dramatis

Keunggulan Italia akhirnya sirna di babak kedua setelah Bosnia berhasil menyamakan skor lewat Haris Tabakovic.

Pertandingan berlanjut hingga perpanjangan waktu, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Drama berlanjut ke adu penalti, di mana Bosnia tampil jauh lebih siap dan menang dengan skor 4-1.

Hasil ini memastikan Italia kembali gagal tampil di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Media Sosial Jadi Ajang Pelampiasan

Usai pertandingan, Bastoni langsung jadi target kemarahan fans. Media sosialnya dipenuhi komentar negatif.

Yang lebih parah, sang istri, Camilla Bresciani, juga ikut jadi sasaran. Akun media sosialnya diserbu komentar pedas dari netizen.

Situasi ini membuat kolom komentarnya akhirnya dibatasi. Hanya orang-orang terdekat yang bisa berinteraksi.

Fenomena ini kembali menunjukkan sisi gelap dari dunia sepakbola modern.

Tekanan Besar untuk Sepakbola Italia

Kegagalan ini bukan hanya soal satu pemain, tapi jadi pukulan besar bagi seluruh sepakbola Italia. Kritik datang dari berbagai arah.

Bahkan Presiden Federasi Sepakbola Italia, Gabriele Gravina, ikut didesak mundur oleh pemerintah.

Italia kini menghadapi krisis yang lebih besar dari sekadar hasil pertandingan. Dibutuhkan perubahan besar untuk bangkit.

Jika tidak segera dibenahi, bukan tidak mungkin situasi seperti ini akan terus terulang di masa depan.